• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Petugas kepolisian bersama warga menyelamatkan MN saat akan bunuh diri di Jembatan Soehat, Rabu (01/09/2021). (Foto: Istimewa) jembatan suhat, tugu jatim

Petugas kepolisian bersama warga menyelamatkan MN saat akan bunuh diri di Jembatan Soehat, Rabu (01/09/2021). (Foto: Istimewa)

Sederet Pemicu Mahasiwa Hendak Lompat dari Jembatan Suhat di Malang

Gigih Mazda by Gigih Mazda
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Warga Kota Malang digemparkan oleh adanya insiden seorang mahasiswa akhir semester yang hendak melompat untuk bunuh diri dari atas Jembatan Soekarno-Hatta (Suhat atau Soehat, red). Depresi akibat tekanan masalah hidup membuatnya memilih berupaya mengakhiri hidup.

Plh. Kapolsekta Lowokwaru, AKP Sutomo membeberkan sejumlah fakta yang menjadi pemicu MN (22), warga Kecamatan Dau, Kabupaten Malang hendak mengakhiri hidupnya.

You might also like

Jemaah haji asal Malang.

Proses Pemulangan, 2 Jemaah Haji asal Malang Meninggal saat Tiba di Bandara Juanda Surabaya

05/06/2026 8:00 PM
Wakapolres Blitar.

Wakapolres Blitar Diduga Aniaya Ajudan hingga Hidung Patah, Kapolres Buka Suara

05/06/2026 7:21 PM

Salah satu pemicunya yaitu masalah perekonomian keluarga. Hal itu lantas membuat MN harus bekerja paruh waktu untuk memenuhi kebutuhan hidup dan kuliahnya.

“Dia punya permasalahan, satu di antaranya, dia ada masalah perekonomian. Itu yang membebani dia,” ungkap Sutomo, Rabu (1/9/2021).

Pemicu lain yang membuat MN depresi yaitu, baru saja ditinggal ibunda meninggal dunia. Sementara ayahnya telah menikah lagi dan menjalani hidup bersama keluarga barunya.

“Beberapa saat yang lalu, orang tuanya meninggal, ibunya. Ini menambah tekanan batin bagi dia. Jadi dia tidak punya satu sosok yang bisa diberikan curahan untuk menyampaikan sesuatu,” ujarnya.

“Dia juga kurang bisa mencari teman yang bisa diajak ngomong. Kalau dia punya teman untuk bisa diajak ngomong dan sebagainya, kemungkinan dia nggak seperti itu,” jelasnya.

Pemicu selanjutnya yaitu masalah jalinan hubungan, baik hubungan persahabatan maupun asmara. Hal ini yang juga membuatnya tak bisa mengungkapkan permasalahannya untuk sekadar berbagi.

Di samping itu, dia juga mengalami depresi dalam hubungan. Jadi begini tidak ada satu orang yang bisa diberikan curahan untuk menyampaikan sesuatu.

“Mohon maaf katakanlah pacar, dia merasa dia nggak mampu segalanya. Sehingga itu membuat dia semakin tertekan hingga ada upaya untuk mengakhiri hidupnya dengan cara melompat di jembatan tadi,” tuturnya.

Permasalahan selanjutnya adalah pemikiran takut mengalami kegagalan dalam perkuliahan terutama dalam hal menyusun skripsi. Hal itu lantaran dia tak memiliki perangkat laptop untuk menyusun skripsi.

“Dia punya pikiran begini, dia kan semester akhir, dia berpikiran harus punya laptop. Padahal tidak diharuskan oleh universitas tersebut harus punya. Tapi dia berpikiran kalau nggak punya laptop nanti nggak bisa menyelesaikan,” bebernya.

“Dari pihak kampus sudah berupaya kalau ada tugas dan sebagainya silahkan di kampus komputer bisa dipakai. Wifinya juga nggak usah bayar. Artinya sudah ada upaya upaya oleh pihak kampus,” jelasnya.

Dari permasalahan itu, pihaknya telah mendatangkan pihak kampus untuk mencari solusi. Akhirnya dari pihak kampus membebaskan biaya SPP hingga akhir semester kepada MN.

“Kita juga memberikan dorongan supaya namanya hidup ini kan memang banyak tantangan, banyak permasalahan, sehingga harus bisa tegar menghadapi,” ucapnya.

Sebagai informasi, MN diketahui hendak berupaya terjun dari Jembatan Suhat, Kota Malang pagi tadi sekitar pukul 09.00 WIB. Beruntung aparat kepolisian yang berada di Pos Polisi UB bersama warga berhasil menggagalkan upayanya.

Kontak Bantuan

Anda bisa mencari bantuan jika mengetahui ada sahabat atau kerabat, termasuk diri Anda sendiri, yang memiliki kecenderungan bunuh diri.

Informasi terkait depresi dan isu kesehatan mental bisa diperoleh dengan menghubungi dokter kesehatan jiwa di puskesmas dan rumah sakit terdekat, atau mengontak sejumlah komunitas untuk mendapat pendampingan.

Beberapa pendampingan bisa menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri via e-mail janganbunuhdiri@yahoo.com dan saluran telepon (021) 9696 9293, dan Yayasan Pulih di (021) 78842580.

Anda juga bisa menghubungi Gerakan “Into The Light” via Facebook di IntoTheLightID atau Twitter @IntoTheLightID. Anda juga bisa menghubungi via e-mail di intothelight.email@gmail.com.

Anda juga menghubungi Save yourself melalui Facebook Save Yourselves atau Instagram @saveyourselves.id, atau via Line di @vol7047h. Website layanan konseling ini bisa dilihat di saveyourselves.org

Tags: berita malangbunuh diriKota MalangMalang
Gigih Mazda

Gigih Mazda

Related Stories

Jemaah haji asal Malang.

Proses Pemulangan, 2 Jemaah Haji asal Malang Meninggal saat Tiba di Bandara Juanda Surabaya

by Dwi Linda
05/06/2026 8:00 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Seorang jemaah haji asal Kota Malang, Jawa Timur, dilaporkan meninggal dunia saat tiba di Bandara Internasional Juanda...

Wakapolres Blitar.

Wakapolres Blitar Diduga Aniaya Ajudan hingga Hidung Patah, Kapolres Buka Suara

by Dwi Linda
05/06/2026 7:21 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Publik heboh dengan beredarnya informasi dugaan tindak kekerasan yang melibatkan seorang perwira menengah di lingkungan Polres Blitar....

Desa Bulukerto.

Desa Bulukerto Wakili Kota Batu di Ajang Lomba Desa Se-Jatim, Ini Sederet Potensi dan Keunggulannya!

by Dwi Linda
05/06/2026 7:01 PM
0

BATU, Tugujatim.id - Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, terpilih mewakili Kota Batu mengikuti ajang Perlombaan Desa dan Kelurahan Provinsi Jawa Timur...

Tuban

TNI dan Warga Gotong Royong Bersihkan Pantai Boom Tuban, Sampah Plastik Masih Mendominasi

by Mochamad Abdurrochim
05/06/2026 4:48 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Suasana Pantai Boom Tuban tampak berbeda pada Jumat (05/06/2026). Ratusan prajurit Yonif Teritorial Pembangunan (TP) 932 Sunan...

Next Post
Lampu PJU di Jalan Pattimura, akses masuk ke Kota Batu sudah mulai menyala, Rabu (1/9/2021). (Foto: M Ulul Azmy/Tugu Malang/Tugu Jatim)

PPKM Level 3, Lampu PJU di Kota Batu Kembali Menyala

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID