• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Mahasiswa UM

Mahasiswa UM program Asistensi Mengajar MBKM di SMKN 1 Kediri menjadi ruang refleksi dalam mengasah soft skill, hard skill, serta kesiapan menjadi pendidik profesional. (Foto: dok UM)

Refleksi Mahasiswa UM: Tantangan dan Pembelajaran selama Program Asistensi Mengajar di SMKN 1 Kediri

Dwi Linda by Dwi Linda
5 months ago
in Advertorial, Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

KEDIRI, Tugujatim.id – Program Asistensi Mengajar (AM) yang dikemas dalam skema Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) menjadi ruang pembelajaran nyata bagi mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) untuk mengasah kompetensi sebagai calon pendidik profesional.

Selama 15 pekan, mulai 26 Agustus hingga 6 Desember 2024, mahasiswa UM menjalani kegiatan Asistensi Mengajar di SMKN 1 Kediri dan memperoleh beragam pengalaman berharga, baik di bidang akademik maupun non-akademik.

You might also like

Jatim

Dindik Jatim Tegaskan Kepala Sekolah Dilarang Terima Titipan Siswa pada SPMB 2026

03/06/2026 3:53 PM
LPPM UM.

Kolaborasi LPPM UM X Direktorat Inovasi UM Dorong Hilirisasi Riset Global melalui Pameran AFRASIA 2026

03/06/2026 3:16 PM

Baca Juga: Asistensi Mengajar, UM Hadirkan Edukasi Cyberbullying bagi Siswa SMAN 2 Kota Batu

Salah satu mahasiswa UM, Ahmad Naufal Effendi, mengungkapkan bahwa pengalaman perkuliahan yang diperoleh di bangku kuliah sangat membantu selama menjalani program di sekolah. Menurut dia, program Asistensi Mengajar tidak hanya memperkuat pemahaman teori, tetapi juga melatih kesiapan mahasiswa dalam menghadapi situasi nyata di kelas.

Manfaat yang dirasakan mahasiswa tidak hanya terbatas pada pengembangan soft skills, seperti kemampuan berkolaborasi dengan guru dan tenaga kependidikan, peningkatan kepercayaan diri saat berinteraksi dengan siswa, serta sikap kemandirian dalam menyelesaikan berbagai permasalahan di sekolah.

Mahasiswa Identifikasi Kelebihan dan Kekurangan Pembelajaran

Program ini juga mendorong pengembangan hard skills, di antaranya keterampilan mengajar, manajemen kelas, perencanaan pembelajaran, hingga pemilihan metode dan media pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik.

Mahasiswa UM di Kediri.
Mahasiswa UM foto bersama dalam program Asistensi Mengajar MBKM di SMKN 1 Kediri. (Foto: dok UM)

Selain itu, mahasiswa juga dilatih untuk melakukan refleksi diri dengan mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan selama proses pembelajaran berlangsung. Pengalaman tersebut menjadi bahan evaluasi penting dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif ke depannya.

Berbagai tantangan yang muncul di kelas, seperti kurangnya fokus siswa, penggunaan gawai saat pembelajaran, hingga rasa malu siswa untuk bertanya, dijadikan sebagai pembelajaran untuk mencari solusi yang tepat.

Baca Juga: Program Asistensi Mengajar, Potret Aktivitas Harian Mahasiswa UM di SMA Laboratorium Malang

Mahasiswa UM juga menyadari pentingnya pendekatan personal dalam pengelolaan kelas. Dengan memahami karakter masing-masing siswa, pendidik dapat menentukan strategi dan tindakan yang lebih tepat sasaran. Melalui kegiatan bimbingan belajar yang lebih intensif, siswa pun diberikan ruang yang lebih nyaman untuk menyampaikan pertanyaan maupun kesulitan dalam memahami materi.

Melalui Program Asistensi Mengajar ini, mahasiswa UM tidak hanya memperdalam pemahaman materi Biologi, tetapi juga memperoleh pengalaman nyata dalam mengelola dinamika kelas. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting dalam membentuk pribadi yang lebih matang, reflektif, dan siap terjun ke dunia pendidikan sebagai pendidik profesional di masa mendatang. (adv)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Feni Yusnia

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Asisten Mengajar mahasiswa UMberita Kediri hari iniKediriKediri hari iniMahasiswa Asistensi Mengajar UMMahasiswa UM di KediriProgram Asistensi Mengajar Universitas Negeri Malang
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Jatim

Dindik Jatim Tegaskan Kepala Sekolah Dilarang Terima Titipan Siswa pada SPMB 2026

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 3:53 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim menegaskan seluruh kepala sekolah SMA, SMK, dan SLB negeri di wilayah setempat dilarang...

LPPM UM.

Kolaborasi LPPM UM X Direktorat Inovasi UM Dorong Hilirisasi Riset Global melalui Pameran AFRASIA 2026

by Dwi Linda
03/06/2026 3:16 PM
0

MALANG, Tugujatim.id — Pusat Sains dan Rekayasa (PSR) di bawah naungan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri...

DPRD Surabaya.

Predikat Kota Layak Anak Tercoreng, DPRD Surabaya Desak Penutupan Spa Terlibat TPPO

by Dwi Linda
02/06/2026 7:00 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya bereaksi keras terhadap kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan...

Pegadaian Surabaya.

Rencanakan Keuangan Keluarga, Pegadaian Surabaya Edukasi 100 Anggota Muslimat NU Tuban lewat Investasi Emas

by Dwi Linda
02/06/2026 3:41 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Komitmen tinggi PT Pegadaian Kanwil XII Surabaya terus diperkuat dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat melalui...

Next Post
Pernikahan anak.

Gedung Kosong, Layanan Mandek: Mimpi Jember Bebas Pernikahan Anak Terancam Pupus

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID