• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pasar Besar.

Paguyuban Hippama saat menolak revitalisasi Pasar Besar Kota Malang. (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang)

Revitalisasi Gagal, Paguyuban Hippama Senang Cuma Minta Perbaikan Pasar Besar Malang

Dwi Linda by Dwi Linda
5 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Diskopindag Kota Malang memastikan revitalisasi Pasar Besar gagal terlaksana pada 2026. Gagal revitalisasi, paguyuban Himpunan Pedagang Pasar Besar Kota Malang (Hippama) bersyukur dan senang.

Wakil Ketua Hippama Agus Priambodo mengatakan bersyukur karena pedagang hanya minta perbaikan.

You might also like

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM
Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

04/06/2026 1:57 PM

“Bersyukur banget. Sejak awal, kami cuma meminta perbaikan,” kata Agus Priambodo pada Jumat (16/01/2026).

Baca Juga: Pedagang Menolak, Rencana Revitalisasi Pasar Besar Malang 2026 Batal 

Untuk diketahui, diskopindag menginformasikan rencana revitalisasi Pasar Besar batal pada 2026. Penyebab batal karena sebagian pedagang masih ada yang menolak.

Agus mengatakan, suara pegang memang menjadi salah satu syarat penting agar pembiayaan revitalisasi Pasar Besar lewat APBN.

“Suara pedagang itu menentukan, meski pasar ini aset pemkot. Karena dari 2.600 pedagang, itu 85 persen menolak,” ungkapnya.

Pedagang Ingin 20 Persen Perbaikan Bangunan

Agus menyebut para pedagang tidak anti pembenahan. Para pedagang, dia mengatakan, tidak menginginkan pembongkaran total ataupun revitalisasi.

“Pasar ini kan masih layak, yang rusak parah itu mungkin hanya 20 persen nggak sampai, itu dari kajian akademisi ITS. Kenapa yang 20 persen itu saja yang diperbaiki,” ucapnya.

Dia menilai, para pedagang khawatir dengan rencana revitalisasi Pasar Besar peluang mengubah ukuran bedak hingga lebih sempit. Dia juga takut nantinya akan ada konflik perebutan saat pembagian bedak baru.

“Revitalisasinya kan rencana pengerjaan sekitar 2-3 tahun. Lalu nasib pedagang nanti gimana. Jangan hanya bicara ada tempat penampungan, apa bisa hidup,” ujarnya.

Baca Juga: DPRD Kota Malang Inspeksi Pasar Besar Pasca Tembok Ambrol Makan Korban

Menurut dia, Pemkot Malang tidak banyak memberikan perhatian pasar ini sejak 2016. Para pedagang selama ini, menurut dia, swadaya sendiri merawat maupun memperbaiki kerusakan pasar meski ditarik retribusi rutin.

“Kami pernah memperbaiki talang air sepanjang 200 meter, pembenahan lampu, pengecatan, dan lain-lainnya. Itu dari swadaya pedagang,” urainya.

Dia juga kecewa dengan pihak Pemkot Malang yang tidak mengindahkan keinginan pedagang. Bahkan, disebut tidak pernah bertanya apa alasan sebagian pedagang menolak revitalisasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: M. Sholeh

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kota Malang hari iniHimpunan Pedagang Pasar Besar Kota MalangKota Malang hari iniMalangPaguyuban HippamaPasar Besar MalangRevitalisasi Pasar Besar Kota Malang
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Probolinggo.

Lukai Diri Sendiri, Perawat RS di Probolinggo Rekayasa Dibegal demi Tutupi Jual Motor sang Ayah

by Dwi Linda
04/06/2026 12:32 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kasus dugaan pembegalan yang sempat menghebohkan warga Kabupaten Probolinggo akhirnya terungkap. Seorang perawat RSUD Waluyo Jati Kraksaan...

Next Post
Keracunan massal.

Terungkap! Pemicu Keracunan Massal di Mojokerto Diduga dari Telur

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID