MALANG, Tugujatim.id – Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) menandatangani perpanjangan kesepakatan atau memorandum of understanding (MoU) dengan Pemerintah Kota Malang. Acara penandatanganan kerja sama Unikama dan pemkot digelar di Ruang Sidang Balai Kota Malang, Senin (19/01/2026).
Unikama menegaskan kembali berkomitmen untuk sinergi dengan pemerintah daerah dalam upaya pembangunan berkelanjutan. Kegiatan ini dihadiri jajaran pimpinan Unikama dan pejabat Pemkot Malang.
Baca Juga: Buka Ruang Kolaborasi, Unikama dan BBPVP Kembangkan Pelatihan Vokasi dan Tingkatkan SDM
Selain itu, perguruan tinggi unggulan yang mengusung semangat Kampus Multikultural ini juga menjalin perjanjian kerja sama atau memorandum of agreement (MoA) dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang.
Rektor Unikama Dr Sudi Dul Aji MSi dalam sambutannya mengatakan, perpanjangan kerja sama dengan pemkot wujud nyata dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berdampak kepada masyarakat.
“Kami ingin memastikan kehadiran Unikama tidak hanya sebagai menara gading akademik, tetapi berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah. Perpanjangan MoU dan kerja sama teknis dengan BPBD ini juga kami siap menerjunkan sumber daya manusia, baik dosen maupun mahasiswa. Tujuannya untuk membantu memecahkan permasalahan kota, termasuk dalam mitigasi bencana dan edukasi masyarakat,” sambungnya.
Wali Kota Malang Apresiasi Peran Penting Unikama Jadi Mitra Strategis
Sementara itu, Wali Kota Malang Dr Ir Wahyu Hidayat MM merespons positif atas inisiatif Unikama yang terus konsisten menjadi mitra strategis pemerintah.
Wahyu mengatakan, kolaborasi lintas sektor atau pentahelix sangat dibutuhkan untuk membangun Kota Malang agar semakin tangguh dan pembangunan dapat berkelanjutan.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendirian. Kami butuh dukungan akademisi untuk memberikan kajian ilmiah serta aksi nyata di lapangan. Sinergi dengan Unikama ini, saya harap dapat mempercepat program-program prioritas kota, terutama dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penanganan isu-isu krusial perkotaan,” ungkapnya.
Peran Vital Perguruan Tinggi dalam Tangani Bencana
Kepala Pelaksana BPBD Kota Malang Drs Prayitno MAP menjelaskan, peran perguruan tinggi sangat vital dalam fase pra hingga pasca bencana. Dia menekankan pentingnya edukasi mitigasi sistematis.

“Kami sangat terbantu dengan adanya MoA ini. Kami harap mahasiswa dan akademisi Unikama dapat terlibat aktif dalam penyusunan kajian risiko bencana, menjadi relawan tangguh, serta memberikan pendampingan psikososial bagi warga. Keterlibatan kampus akan memperkuat ketangguhan masyarakat Kota Malang dalam menghadapi potensi bencana,” tegasnya.
Baca Juga: Komitmen Mahasiswa Unikama Merawat Warisan Nusantara Lewat Prabusaka 2025
Acara diakhiri dengan penandatanganan berkas kerja sama dan tukar-menukar cenderamata. Harapannya kesepakatan ini tidak hanya berhenti di atas kertas, melainkan segera ditindaklanjuti dengan program-program kerja nyata di lapangan sepanjang 2026.
Dengan adanya payung hukum kerja sama yang jelas, integrasi antara kebijakan pemerintah kota dan inovasi perguruan tinggi diharapkan dapat berjalan lebih efektif demi kesejahteraan warga Kota Malang. (adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Bagus Rachmad Saputra
Editor: Dwi Lindawati








