MOJOKERTO, Tugujatim.id – Upaya mencegah longsor dilakukan dengan menanam rumput vetiver di area bekas longsor di Kawasan Tahura Raden Soerjo, Blok Watulumpang, Pacet, Mojokerto, Kamis (22/01/2026). Kala itu, 1.500 bibit rumput dari total 10.000 kantong bibit ditanam di kawasan terasering oleh pihak Pemkab Mojokerto.
Penanaman rumput vetiver tersebut dilakukan untuk memperkuat struktur tanah sekaligus mencegah terulangnya bencana tanah longsor tahun lalu yang menelan korban jiwa sebanyak 10 orang.
Baca Juga: Insiden Longsor di Lawang, Tebing 8 Meter Ambrol Timpa Kandang dan Rumah Warga
“Penanaman (rumput vetiver) ini gagasan Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto untuk mengurangi, meminimalisasi potensi terjadi bencana (alam) serupa,” urai Kalaksa BPBD Kabupaten Mojokerto Rinaldi Rizal Sabirin pada Jumat (23/01/2026).
Rinaldi menambahkan, penanaman rumput vetiver tersebut menjadi upaya penguatan vegetasi selepas bencana alam. Sementara, sisa kantong bibit rumput vetiver disebar di lokasi lain yang rawan terjadi bencana tanah longsor.
“Di beberapa lokasi lain kami sebar, seperti di Trawas serta Gondang,” tambahnya.
Tanam Rumput Perkuat Vegetasi
Penanaman rumput ini merupakan upaya tambahan untuk memperkuat kepadatan tanah, walau sebelumnya telah ada penanaman pohon di beberapa titik.
“Sebagai penguat, meski sudah ada pohon, kami perkuat vegetasi lagi,” tandas Rinaldi.
Diberitakan sebelumnya, bencana tanah longsor pernah terjadi pada Kamis (03/04/2025). Dari informasi yang dihimpun, tebing yang longsor setinggi sekira 50 meter membuat jalan sepanjang sekira 50 meter tidak bisa dilalui.
Baca Juga: 5 Titik Longsor di Jabung Malang, Jalan Tembus ke Nongkojajar Tutup Total
Tidak hanya itu, tebing longsor tersebut membuat 2 kendaraan yakni Innova Reborn abu-abu dan mobil pikap menjadi korban.
Dari informasi yang diterima, 7 orang korban merupakan penumpang dari mobil minibus Toyota Innova Reborn warna abu-abu. Semua penumpang tersebut adalah Majid Zatmo, Rani Angraini, H Wahyudi, Hj Jainah, Syahrul Nugroho RS, Putri qiana Ramadhani, dan Sauda. Ketujuh korban ini berasal dari Sukodono, Sidoarjo.
Sementara, 3 korban lain merupakan penumpang dari mobil pick up dengan nomor polisi S 9137 NI. Ketiga korban tersebut adalah Fitria Handayani, Ahmat Fiki Muzaki dan Mikaila FZ. Ketiganya merupakan warga Trawas, Kabupaten Mojokerto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Dwi Lindawati








