TUBAN, Tugujatim.id – Kepengurusan baru Majelis Agama Khonghucu Indonesia (MAKIN) Kabupaten Tuban resmi dilantik di Kelenteng Kwan Sing Bio, Senin (09/02/2026). Namun, prosesi peresmian MAKIN Tuban tersebut tidak berhenti pada seremoni semata.
Ketua Umum Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (MATAKIN) Pusat Budi Santoso Tanuwibowo menekankan peran strategis MAKIN Tuban sebagai penjaga kerukunan serta mitra sosial yang aktif hadir di tengah masyarakat.
Pelantikan yang berlangsung khidmat itu menetapkan Wiwit Endra Setyoweni sebagai Ketua MAKIN Tuban periode terbaru beserta pengurusnya.
Baca Juga: Umat Klenteng Kwan Sing Bio Tuban dan Tjoe Lie Kong Adukan Polemik Pengelolaan ke Pemkab
Dalam kesempatan itu, Budi Santoso menyampaikan pesan agar kepengurusan baru mampu menjalankan fungsi keagamaan sekaligus peran sosial secara seimbang.
Menurut dia, MAKIN tidak hanya bertugas mengurus pembinaan umat Khonghucu, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk ikut menjaga harmoni sosial, khususnya di daerah yang memiliki keberagaman latar belakang agama dan budaya seperti Kabupaten Tuban.

“MAKIN harus hadir di tengah masyarakat, menjaga kerukunan, dan menjadi bagian dari solusi sosial. Organisasi keagamaan punya peran penting dalam menciptakan suasana yang damai dan saling menghormati,” tegas Budi Santoso.
Aksi Kemanusiaan MAKIN Dapat Apresiasi
Budi, sapaan akrabnya, juga mengapresiasi langkah awal kepengurusan MAKIN Tuban yang langsung dibarengi dengan aksi kemanusiaan berupa penyaluran bantuan sembako kepada ratusan warga. Bantuan tersebut menyasar sopir ojek, tukang becak, hingga anak yatim di sekitar wilayah Tuban.

Budi Santoso menilai, kegiatan sosial semacam itu mencerminkan nilai-nilai ajaran Khonghucu yang menekankan kebajikan, kepedulian, dan empati terhadap sesama.
“Aksi tersebut tidak berhenti pada momentum pelantikan, melainkan menjadi agenda berkelanjutan,”harapnya.
Baca Juga: Festival Kue Bulan di Klenteng Pay Lien San, Simbol Syukur dan Harmoni Lintas Generasi
Sementara itu, Ketua MAKIN Tuban Wiwit Endra Setyoweni menyatakan komitmennya untuk menjalankan amanah organisasi dengan mengedepankan pelayanan umat serta keterlibatan aktif dalam kehidupan sosial masyarakat Tuban.
“Kami ingin MAKIN Tuban bisa menjadi rumah yang nyaman bagi umat, sekaligus organisasi yang bermanfaat bagi masyarakat luas,” ujar Wiwit.
Dukungan juga datang dari Dewan Penasihat MAKIN Tuban Alim Sugiantoro yang berharap kepengurusan baru mampu memperkuat sinergi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan tokoh lintas agama, demi menjaga kondusivitas daerah.
“Semoga membawa kesejukan dan membantu pemerintah menjaga kondusivitas daerah,” harapnya.
MAKIN Tuban diharapkan tidak hanya kuat secara internal, tetapi juga berperan aktif dalam merawat toleransi dan memperkuat persaudaraan di tengah masyarakat Kabupaten Tuban.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








