• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Wisata religi.

Salah satu sudut Madasa Mojokerto, masjid berusia ratusan tahun yang diusulkan jadi objek wisata religi. (Foto: Hanif Nanda/Tugu Jatim)

Usulkan Masjid Ratusan Tahun, Penambahan Objek Wisata Religi Andalan Mojokerto Belum Tampak

Dwi Linda by Dwi Linda
3 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MOJOKERTO, Tugujatim.id – Objek wisata religi kelolaan Pemkab Mojokerto belum bakal bertambah dalam waktu dekat. Meski, sebelumnya sempat terdengar bahwa terdapat masjid berusia ratusan tahun di Mojokerto akan diusulkan menjadi objek wisata religi.

“Belum ada rencana. Usulan itu juga butuh banyak pertimbangan, misal bangunan yang mengandung nilai histrorisnya seperti apa, sudah dipugar apa dipertahankan,” ujar Kadisbudporapar Kabupaten Mojokerto Ardi Sepdianto pada Jumat (06/03/2026).

You might also like

DPRD Kota Malang

DPRD Kota Malang Klaim Sudah Kirim Aspirasi Mahasiswa ke Pusat, Respons Tuntutan Penghentian MBG di Demo Rabu, Berbeda!

17/06/2026 11:17 PM
IJTI

Mohamad Mahrus Terpilih Aklamasi Pimpin IJTI Pantura Raya Periode 2026-2029

17/06/2026 10:58 PM

Baca Juga: Momen Ramadhan 2026, Pengunjung Wisata Religi Troloyo Mojokerto Naik

Ardi melanjutkan, memang masjid di Mojokerto yakni Masjid Agung Darussalam atau Madasa berusia ratusan tahun. Namun, bukan itu saja indikator untuk menentukan objek tersebut layak menjadi wisata religi atau tidak.

“Pertimbangannya banyak, yang jelas untuk waktu dekat belum ada ke arah situ. Sementara kami maksimalkan wisata yang ada untuk menambah pemasukan daerah,” tandasnya.

Sebagai informasi, masjid yang dimaksud adalah Masjid Agung Darussalam Mojokerto atau Madasa Mojokerto yang dibangun di masa Bupati Mojokerto, Kromodjojo Adinegoro III (1894–1916).

Bangunan Madasa Lama Bernilai Sejarah yang Lestari

Madasa memang sebelumnya telah mengalami renovasi. Meski begitu, beberapa bagian masjid lama masih berusaha dipertahankan, yakni soko guru atau empat tiang utama masjid yang kembali dipasang di sebelah timur bangunan baru. Selain itu, tangga bangunan Madasa lama juga dihadirkan sebagai penanda nilai kesejarahan agar tetap lestari.

Tidak hanya itu, masjid yang berada persis di jalan arteri Surabaya–Madiun. Masjid ini juga masih menyimpan beduk raksasa yang diklaim sebagai yang terbesar di Indonesia. Beduk berbahan kulit sapi dan kayu jati dengan diameter 2,25 meter dan panjang 3,5 meter memiliki bobot mencapai 560 kg. Beduk raksasa ini didatangkan langsung dari Cirebon, Jawa Barat.

Baca Juga: Ketua DPRD Kota Malang Amithya Sampaikan Peluang Destinasi Wisata Religi

Selain itu, terdapat pilar masjid berwarna kombinasi coklat emas turut menambah suasana mewah dan megah. Tak hanya itu, ukiran pada pilar ini membawa nuansa khas Majapahitan, terlebih pengerjaannya yang melibatkan tenaga berpengalaman dari Boyolali, Jawa Tengah.

Pilar yang menyerupai yoni pada masa kerajaan Majapahit ini berbalut ukiran kayu jati. Terdapat 10 pilar dengan model serupa yang harga setiap satu pilar mencapai Rp280 juta, sedangkan harga pilar yang besar mencapai Rp600 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Hanif Nanda Zakaria

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Mojokerto hari iniKabupaten Mojokerto hari iniMojokertoRekomendasi wisata religi di MojokertoWisata religi di Mojokerto
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

DPRD Kota Malang

DPRD Kota Malang Klaim Sudah Kirim Aspirasi Mahasiswa ke Pusat, Respons Tuntutan Penghentian MBG di Demo Rabu, Berbeda!

by Mochamad Abdurrochim
17/06/2026 11:17 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – DPRD Kota Malang mengklaim telah meneruskan aspirasi mahasiswa yang disampaikan dalam aksi #IndonesiaGawatDarurat pada 15 Juni 2026...

IJTI

Mohamad Mahrus Terpilih Aklamasi Pimpin IJTI Pantura Raya Periode 2026-2029

by Mochamad Abdurrochim
17/06/2026 10:58 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Mohamad Mahrus terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Pantura Raya periode 2026-2029...

Malang

Donatur Kolektif Kembali Buka Posko Logistik di Aksi DPRD Kota Malang, Angkat Pesan ‘Makanan Beneran Gratis’

by Mochamad Abdurrochim
17/06/2026 9:47 PM
0

MALANG, Tugujatim.id - Komunitas Donatur Kolektif kembali membuka posko logistik untuk mendukung peserta aksi yang digelar di depan Gedung DPRD...

Surabaya

Di Tengah Aksi Demonstrasi Mahasiswa di Surabaya, Pedagang Minuman dan Es Raup Berkah

by Mochamad Abdurrochim
17/06/2026 7:36 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Aksi demonstrasi yang digelar Aliansi BEM Surabaya (ABS) di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (17/06/2026), tidak...

Next Post
Stok BBM.

Gubernur Khofifah Jamin Stok BBM dan LPG di Tuban Aman, Warga Diminta Tak Panic Buying

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID