• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Harga telur puyuh.

Ilustrasi burung puyuh petelur. (Foto: Pexels)

Sempat Tembus Rp38 Ribu, Harga Telur Puyuh di Tuban Terjun Bebas “Terparah” Rp17 Ribu

Dwi Linda by Dwi Linda
3 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Kondisi peternak telur puyuh di Tuban, Jatim, kian tertekan. Harga telur puyuh yang terus merosot dalam beberapa waktu terakhir bahkan disebut sebagai yang terparah dalam tiga tahun terakhir.

Di tengah biaya produksi yang tidak kunjung turun, para peternak kini dihadapkan pada kenyataan pahit: hasil panen tidak lagi sebanding dengan pengeluaran.

You might also like

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM
Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM

Baca Juga: Harga Cabai Rawit dan Telur Ayam Masih Bertengger Jelang Ramadan

Situasi ini terasa kontras jika melihat kondisi menjelang Ramadhan lalu. Saat itu, harga telur puyuh sempat melonjak di kisaran Rp36 ribu hingga Rp38 ribu per kilogram. Momentum tersebut sempat memberi napas lega bagi peternak meski hanya berlangsung singkat.

Memasuki masa setelah Lebaran, harga telur puyuh mulai bergerak turun secara perlahan. Penurunan itu terus berlanjut hingga kini menyentuh angka Rp17 ribu per kilogram di tingkat kandang—angka yang dinilai jauh dari kata layak.

Kondisi Peternak Berat saat Produksi

Syaiful Adam, salah satu peternak puyuh petelur di Tuban, mengaku kondisi ini sangat memberatkan. Dia selama ini menjual hasil produksinya ke pasar tradisional dan toko kelontong.

“Kalau harga normal sekitar Rp25 ribu per kilogram saja, margin keuntungannya sudah kecil. Sekarang di angka Rp17 ribu, jelas sangat berat,” ungkapnya, Senin (20/04/2026).

Dalam sehari, dari sekitar 1.500 ekor burung puyuh yang dipeliharanya, Syaiful mampu menghasilkan telur sekitar 12 hingga 13 kilogram. Namun hasil tersebut kini tidak mampu menutup tingginya biaya operasional, terutama pakan.

Harga telur puyuh di Tuban.
Ilustrasi harga telur puyuh yang menurun. (Foto: Pexels)

Untuk kebutuhan pakan, dia harus menyediakan dua sak sekaligus, dengan masing-masing sak berisi 50 kilogram. Jumlah tersebut hanya cukup untuk kebutuhan selama dua hingga tiga hari. Sementara harga pakan saat ini mencapai sekitar Rp375 ribu per sak dan cenderung terus mengalami kenaikan.

Jika dihitung, biaya pakan menjadi beban terbesar yang harus ditanggung setiap hari. Ketika harga jual telur turun drastis, sementara biaya tetap tinggi, peternak pun terjebak dalam situasi yang serba sulit.

Syaiful yang telah menekuni usaha ini selama kurang lebih 2,5 tahun merasakan betul perubahan kondisi tersebut. Usaha yang dulu masih memberikan harapan kini mulai dipenuhi ketidakpastian.

“Penurunan harga pasca Lebaran menjadi pukulan telak. Harapan yang sempat muncul saat harga tinggi menjelang puasa, kini berganti dengan kekhawatiran akan keberlangsungan usaha ke depan,” ujarnya.

Baca Juga: Buah Program Gayatri! Ribuan Keluarga Bojonegoro Nikmati Hasil Ayam Petelur

Kondisi ini menjadi gambaran nyata tantangan yang dihadapi peternak kecil. Mereka dituntut bertahan di tengah tekanan pasar yang tidak menentu tanpa banyak pilihan untuk mengurangi biaya produksi.

Para peternak berharap ada perhatian dari pemerintah maupun pihak terkait untuk membantu menjaga stabilitas harga dan menekan biaya produksi.

Sebab dalam kondisi saat ini, bertahan bukan lagi soal meraih keuntungan, melainkan bagaimana usaha tetap bisa berjalan di tengah tekanan yang kian berat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Mochamad Abdurrochim

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Tuban hari iniHarga telur puyuh TubanKabupaten Tuban hari iniPeternak burung puyuh di TubanTubanUpdate harga telur puyuh di Tuban
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Next Post
ASN Jember.

Viral ASN Jember Jatuh saat Verval Data Kemiskinan, Ini Tanggapan Bupati Gus Fawait

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID