• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
DPRD Jember.

Pakar Hukum Tata Negara Universitas Jember Dr Aries Harianto SH MH CMed kritisi anggota DPRD Jember yang main game dan merokok saat rapat (Foto: M. Imron Fauzi/Tugu Jatim)

Pakar Hukum UNEJ Kritik Keras Anggota DPRD Jember Main Game dan Merokok saat Rapat: Minta Maaf Saja Tak Cukup

Dwi Linda by Dwi Linda
2 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Aksi seorang anggota DPRD Jember yang terekam bermain game dan merokok saat rapat resmi menuai kritik tajam dari kalangan akademisi.

Pakar Hukum Tata Negara Universitas Jember Dr Aries Harianto SH MH CMed menilai perilaku tersebut tidak dapat dibenarkan karena mencederai etika pejabat publik dan merusak citra lembaga legislatif di mata masyarakat.

You might also like

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

20/07/2026 9:04 PM
Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

20/07/2026 6:05 PM

Untuk diketahui, sorotan itu muncul setelah video seorang anggota DPRD Jember yang diduga bermain game sambil merokok saat rapat dengar pendapat viral di media sosial. Rapat tersebut diketahui membahas persoalan kesehatan masyarakat, mulai dari stunting, campak, hingga pelayanan kesehatan daerah.

Aries menegaskan, forum rapat DPRD Jember merupakan ruang resmi negara yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Karena itu, setiap anggota dewan dituntut menjaga sikap, fokus, dan menghormati jalannya rapat.

Baca Juga: Profil Anggota DPRD Jember Viral Main Game dan Merokok saat Rapat, Ternyata Putra Mantan Anggota DPR RI

“Ketika seorang pejabat publik berada dalam forum resmi tetapi justru merokok dan bermain game, maka yang bersangkutan sesungguhnya sedang menanggalkan tugas dan tanggung jawabnya sendiri,” ujar Aries pada Rabu (13/05/2026).

Dia menilai tindakan tersebut menunjukkan ketidakseriusan dalam menjalankan mandat rakyat. Menurut dia, kehadiran fisik tanpa perhatian terhadap substansi rapat sama saja dengan tidak menghormati forum maupun masyarakat yang diwakili.

“Dia hadir secara fisik, tetapi tidak menunjukkan penghormatan terhadap forum maupun masyarakat yang diwakilinya,” katanya.

Selain soal permainan daring, Aries juga menyoroti tindakan merokok di ruang rapat yang dinilai tidak etis dan berpotensi mengganggu peserta lain. Menurut dia, perilaku tersebut tidak hanya menyangkut disiplin pribadi, tetapi juga berkaitan dengan norma sosial dan kesehatan publik.

Dinilai Rusak Citra DPRD dan Partai

Aries menegaskan, tindakan bermain game saat rapat mencerminkan rendahnya konsentrasi seorang pejabat publik terhadap agenda yang sedang dibahas. Dia menyebut perilaku tersebut sebagai bentuk ketidakpedulian terhadap forum resmi negara.

“Orang yang bermain game saat rapat berarti tidak fokus pada substansi kegiatan. Itu mencerminkan sikap tidak serius dan tidak respect terhadap forum maupun pihak lain,” tegasnya.

Menurut Aries, dampak dari video viral tersebut tidak hanya dirasakan individu yang bersangkutan, tetapi juga menyeret nama lembaga DPRD Jember dan partai politik tempat anggota dewan itu bernaung.

Di era digital, dia mengatakan, masyarakat sangat cepat membentuk opini terhadap perilaku pejabat publik.

“Ketika video itu viral, publik sebenarnya sudah memberikan sanksi sosial berupa opini negatif,” jelasnya.

Baca Juga: Komisi D DPRD Jember Sorot Ketimpangan APBD, Premi BPJS Lampaui Investasi Aset

Dia menambahkan, kondisi tersebut berpotensi menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga politik jika tidak ditangani secara serius oleh pimpinan DPRD maupun partai.

“Tidak menutup kemungkinan muncul distrust atau menurunnya kepercayaan publik,” katanya.

Karena itu, Aries meminta adanya langkah tegas dan terbuka dari internal DPRD serta partai politik terkait. Dia menilai permintaan maaf saja tidak cukup jika aturan internal memang mengatur adanya sanksi etik.

“Permintaan maaf tentu penting sebagai bentuk moralitas, tetapi permintaan maaf tidak menggugurkan sanksi,” ujarnya.

Dia juga menekankan pentingnya transparansi dalam proses penegakan disiplin agar publik mengetahui bahwa lembaga benar-benar serius menjaga etika pejabat publik.

“Publik harus dapat mengakses proses penegakan etik dan disiplin itu,” tambahnya.

Aries berharap peristiwa tersebut menjadi pelajaran penting bagi seluruh pejabat publik agar lebih menjaga profesionalitas, etika, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas negara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer : M. Imron Fauzi

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Akademisi UnejAnggota DPRD Jember viralAnggota Komisi D DPRD Jember viralBerita Kabupaten Jember hari iniJemberKabupaten Jember hari ini
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

by Dwi Linda
20/07/2026 9:04 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id - Perwakilan warga Lingkungan Sukalipura, Kelurahan Dermo, Kecamatan Bangil, mendatangi kantor DPRD Kabupaten Pasuruan untuk audiensi pada Senin...

Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

by Dwi Linda
20/07/2026 6:05 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Ribuan warga memadati Jalan Cokronegoro di depan Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Senin dini hari (20/07/2026). Mereka...

Pungli.

Kasus Dugaan Pungli Sewa Lahan Pemkot Surabaya, LPMK Kalijudan Janji Kembalikan Uang Pedagang

by Dwi Linda
20/07/2026 5:18 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Kelurahan Kalijudan, Surabaya, menggelar pertemuan bersama LPMK Kalijudan dan para pedagang kali lima (PKL) terkait kasus pungutan...

Jembatan Sonokembang.

Jembatan Sonokembang Kota Malang Mulai Dibuka, Truk Tronton Bakal Dilarang Melintas

by Dwi Linda
20/07/2026 5:01 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Jembatan Sonokembang di Kota Malang, Jatim, kini mulai dibuka untuk masyarakat meski proses pembangunannya masih menyisakan tahap...

Next Post
FMIPA UNEJ.

FMIPA UNEJ Buka Prodi Baru Sains Data, Ini Kuota dan Jadwal Pendaftarannya

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID