JEMBER, Tugujatim.id – Seorang anggota DPRD Jember menjadi sorotan publik setelah video yang memperlihatkan dirinya diduga bermain game sambil merokok saat rapat dengar pendapat (RDP) viral di media sosial.
Aksi tersebut menuai kritik karena rapat yang berlangsung membahas persoalan penting di bidang kesehatan masyarakat.
Berdasarkan informasi yang beredar, anggota dewan tersebut diketahui bernama Achmad Syahri Assidiqi, anggota Komisi D DPRD Jember dari Fraksi Partai Gerindra. Peristiwa itu terjadi saat RDP berlangsung pada Senin (11/05/2026) di ruang rapat Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Jember.
Baca Juga: Komisi D DPRD Jember Sorot Ketimpangan APBD, Premi BPJS Lampaui Investasi Aset
Rapat tersebut membahas sejumlah isu strategis, mulai dari kasus campak, stunting, angka kematian ibu dan bayi, hingga pelaksanaan program universal health coverage (UHC).
Agenda itu juga dihadiri Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Dinas Sosial PPPA, BPJS Kesehatan Jember, hingga perwakilan 15 puskesmas di Kabupaten Jember.
Dalam video yang beredar luas, tampak seorang anggota dewan menunduk sambil memegang telepon genggam yang diduga sedang memainkan gim daring menyerupai Clash of Clans. Pada saat bersamaan, terlihat pula rokok menyala di sela jarinya saat rapat berlangsung.
Video berdurasi singkat itu kemudian memicu berbagai reaksi dari warganet. Banyak pengguna media sosial menilai tindakan tersebut tidak mencerminkan sikap seorang wakil rakyat ketika menjalankan tugas resmi di forum pemerintahan.
Hingga berita ini diturunkan, Achmad Syahri Assidiqi belum memberikan keterangan resmi terkait video yang beredar. Upaya konfirmasi melalui pesan dan panggilan WhatsApp juga belum mendapatkan respons.
Profil Achmad Syahri Assidiqi
Achmad Syahri Assidiqi diketahui merupakan politikus muda asal Jember yang lahir pada 21 Juni 1999. Dia menjadi salah satu anggota DPRD Jember termuda periode 2024–2029 saat dilantik di usia sekitar 25 tahun.
Kader Partai Gerindra tersebut mewakili daerah pemilihan (dapil) 6 yang meliputi Kecamatan Jombang, Kencong, Gumukmas, dan Puger. Saat ini, dia bertugas di Komisi D DPRD Jember yang membidangi kesehatan, pendidikan, sosial, kepemudaan, hingga perlindungan perempuan dan anak.
Syahri juga dikenal sebagai putra sulung mantan anggota DPR RI Achmad Fadil Muzakki Syah atau Ra Fadil. Sang ayah juga pernah viral karena membawa ketiga istrinya saat pelantikan anggota dewan. Bahkan, Ra Fadil juga viral karena kedapatan tertidur saat sidang paripurna DPR.

Syahri berhasil mengikuti jejak sang ayah di dunia politik hingga berhasil duduk sebagai anggota legislatif daerah.
Selain aktif di politik, Syahri tercatat sebagai alumnus IAI Al-Qodiri Jember dan pernah menjabat presiden mahasiswa periode 2019–2021. Dia menyelesaikan pendidikan di bidang ekonomi dan meraih gelar Sarjana Ekonomi (S.E.).
Tanggapan Ketua DPC Gerindra
Ketua DPC Partai Gerindra Jember sekaligus Ketua DPRD Jember Ahmad Halim akhirnya angkat bicara terkait viralnya video tersebut. Dia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kejadian yang melibatkan kader partainya itu.
“Kami atas nama pimpinan DPRD menyampaikan permohonan maaf dan kita akan proses karena ini juga menyangkut etika lembaga,” ujarnya.
Halim menegaskan, Syahri akan diproses melalui Badan Kehormatan DPRD Jember karena dianggap melanggar etika kedisiplinan dalam rapat resmi.
Baca Juga: DPRD Jember Akan Laporkan Dugaan Pungli Reklame ke BBPJN
“Tentu prosesnya nanti akan kami proses di Badan Kehormatan,” tegasnya.
Selain sanksi kelembagaan, Gerindra juga akan mengevaluasi internal terhadap kadernya tersebut. Halim menyebut Syahri merupakan kader baru yang belum pernah mengikuti pendidikan kaderisasi partai di Hambalang.
“Kalau kami dari partai tentu akan menindak anggota tersebut melalui teguran ataupun sanksi administratif maupun sanksi disiplin keanggotaan di partai,” katanya.
Dalam waktu dekat, pihak partai juga berencana memanggil Syahri untuk mengklarifikasi sekaligus meminta agar yang bersangkutan menyampaikan permintaan maaf kepada publik atas polemik yang terjadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer : M. Imron Fauzi
Editor: Dwi Lindawati








