• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pemkab Jember.

Pemkab Jember bersama Kementerian Kehutanan memperkuat pengembangan perhutanan sosial ditandai dengan penandatanganan Master Plan Integrated Area Development (IAD) Kabupaten Jember Tahun 2026–2030 di Pendopo Wahyawibawagraha, Kamis (09/07/2026). (Foto: dok Diskominfo Jember)

Pemkab Jember Perkuat Perhutanan Sosial Percepat Pengentasan Kemiskinan, Warga Sekitar Hutan Jadi Prioritas

Dwi Linda by Dwi Linda
4 hours ago
in Advertorial, Gus Fawait
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember bersama Kementerian Kehutanan memperkuat pengembangan perhutanan sosial. Hal ini ditandai dengan penandatanganan Master Plan Integrated Area Development (IAD) Kabupaten Jember Tahun 2026–2030, di Pendopo Wahyawibawagraha, Kamis (09/07/2026).

Langkah Pemkab Jember ini menjadi upaya mempercepat pengentasan kemiskinan sekaligus mendorong pembangunan kawasan berbasis perhutanan sosial yang berkelanjutan.

You might also like

Sekolah Rakyat.

Percepatan Sekolah Rakyat Digenjot, Wamensos: Daerah Diminta Perkuat Kolaborasi

10/07/2026 1:24 PM
Sekolah Rakyat.

Sekolah Rakyat Dibangun di Jember, Gus Fawait Minta Tak Ada Lagi Anak Putus Sekolah

09/07/2026 6:09 PM

Dokumen tersebut menjadi landasan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta para pemangku kepentingan dalam mengembangkan potensi kawasan hutan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga: Sekolah Rakyat Dibangun di Jember, Gus Fawait Minta Tak Ada Lagi Anak Putus Sekolah

Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan, penyusunan Master Plan IAD merupakan ikhtiar bersama untuk menjawab persoalan kemiskinan yang masih banyak dijumpai di kawasan pinggir hutan, perkebunan, pedesaan, hingga wilayah pesisir.

“IAD hadir dengan semangat menjaga hutan sekaligus memberdayakan masyarakat di sekitarnya. Ke depan kami akan memperkuat kolaborasi bersama Kementerian Kehutanan dan Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, mulai dari proses penetapan penerima manfaat, pendampingan, hingga pengembangan program perhutanan sosial. Tujuan akhirnya adalah mempercepat pengentasan kemiskinan di Kabupaten Jember,” ujar Gus Fawait.

Menurut dia, perhatian pemerintah akan difokuskan kepada masyarakat yang memiliki keterbatasan akses terhadap lahan produktif, terutama buruh tani dan warga yang tinggal di sekitar kawasan hutan.

Kemiskinan Pemkab Jember.
Bupati Jember Gus Fawait. (Foto: dok Diskominfo Jember)

Melalui program perhutanan sosial, mereka diharapkan memperoleh akses legal untuk mengelola kawasan hutan sehingga mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga.

Untuk memastikan program berjalan tepat sasaran, Pemkab Jember akan berkolaborasi dengan Kementerian Kehutanan, Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, pemerintah desa, serta pemerintah kecamatan dalam proses pendataan dan verifikasi calon penerima manfaat.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perhutanan Sosial Kementerian Kehutanan Catur Endah Prasetiani mengatakan Integrated Area Development (IAD) merupakan strategi pemerintah dalam mengintegrasikan pembangunan kawasan melalui kolaborasi berbagai pihak.

Menurut dia, pendekatan tersebut tidak hanya menjaga kelestarian hutan, tetapi juga mengembangkan klaster komoditas unggulan agar memiliki skala ekonomi yang lebih kuat dan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Kementerian Kehutanan juga melaksanakan kick off Blended Finance Model (BFM) sebagai upaya memperluas akses pembiayaan bagi kelompok perhutanan sosial.

Baca Juga: Jember Kendalikan Inflasi di Bawah Nasional, Gus Fawait Ungkap Strateginya

Melalui skema tersebut, kelompok pemegang Surat Keputusan (SK) Perhutanan Sosial diharapkan memiliki akses yang lebih mudah terhadap dukungan pembiayaan untuk mengembangkan usaha produktif. Kabupaten Jember menjadi salah satu daerah percontohan dalam implementasi program tersebut.

Selain memperkuat akses pembiayaan, Master Plan IAD juga menjadi dasar pengembangan komoditas unggulan daerah melalui pendekatan kawasan dan hilirisasi.

Potensi komoditas seperti kopi, kakao, durian, dan alpukat akan dikembangkan secara terintegrasi agar memiliki nilai tambah yang lebih tinggi, memperluas akses pasar, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat tanpa mengabaikan kelestarian kawasan hutan. (adv)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Feni Yusnia

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Jember hari iniBerita Pemkab JemberJemberKabupaten Jember hari iniKasus kemiskinan di JemberPemkab Jember X Kementerian Kehutanan
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Sekolah Rakyat.

Percepatan Sekolah Rakyat Digenjot, Wamensos: Daerah Diminta Perkuat Kolaborasi

by Dwi Linda
10/07/2026 1:24 PM
0

JAKARTA, Tugujatim.id – Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono meminta pemerintah daerah memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat untuk mempercepat...

Sekolah Rakyat.

Sekolah Rakyat Dibangun di Jember, Gus Fawait Minta Tak Ada Lagi Anak Putus Sekolah

by Dwi Linda
09/07/2026 6:09 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember mendukung penuh pembangunan Sekolah Rakyat (SR) yang diinisiasi pemerintah pusat sebagai upaya memperluas...

DPRD Tuban

DPRD Tuban Soroti SILPA Rp485,69 Miliar, Dorong Optimalisasi Anggaran dan Peningkatan PAD

by Mochamad Abdurrochim
09/07/2026 2:32 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – DPRD Tuban menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025. Dalam pembahasan tersebut,...

LPPM UM

Dorong Transformasi Pendidikan, LPPM UM Wujudkan Pengabdian Lewat Workshop AI di SMPN 8 Malang

by Mochamad Abdurrochim
09/07/2026 1:48 PM
0

MALANG, Tugujatim.id - Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Malang (UM) mengimplementasikan riset dan pengabdiannya melalui workshop...

Next Post
Lumpur Lapindo.

Viral Tanggul Lumpur Lapindo Diduga Bocor, BPBD Pastikan Aman, PPLS Selidiki Penyebab Material Lumpur Meluber

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID