• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Air PDAM Kota Malang yang tercemar solar dan beraroma seperti minyak tanah.

Ilustrasi air PDAM Kota Malang yang tercemar solar dan beraroma seperti minyak tanah. (Foto: AZM)

Bahaya Meminum Air yang Tercemar Solar bagi Kesehatan

Redaksi by Redaksi
6 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG – Kasus pencemaran air PDAM di Kota Malang yang terkontaminasi bahan bakar solar masih menyisakan masalah. Salah satunya terkait masalah kesehatan.

Hal tersebut dijelaskan oleh dosen Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya, Titis Sari Kusuma SGz MP, menuturkan persyaratan air minum telah diatur sesuai SK Kemenkes No 907/Menkes/SK/VII/2020.

You might also like

Muktamar NU Jombang.

Muktamar NU Jombang Ke-35 Bakal Didatangi 200 Ribu Orang, Perketat Penginapan Delegasi Resmi: Ini Lokasinya!

22/07/2026 9:39 AM
Cuaca di Jawa Timur.

Angin Kencang Mengintai di Balik Langit Cerah, Cuaca di Jawa Timur Rabu 22 Juli 2026 Perlu Diwaspadai

22/07/2026 7:46 AM

Baca Juga: Kisah Ervita Sari, Perempuan dengan 7 Pekerjaan Berbeda Sekaligus

Di sana diatur, standar air minum layak konsumsi sudah harus melalui berbagai uji laboratorium seperti uji bakteri, uji kimia, uji radioaktif dan uji fisik.

“Sudah jelas jika air tercemar solar tidak memenuhi syarat (Permenkes) itu. Mulai paramater mutu kimia dan mutu fisik air,” ungkap dia, pada Minggu (15/11/2020).

Sebagai informasi, beberapa hari yang lalu, sejumlah lokasi di Kota Malang terdampak cemaran air PDAM berbau bahan bakar solar. Sementara, proses normalisasi air butuh waktu lama, mengingat sifat minyak yang bisa menempel di dinding pipa. Padahal, air menjadi kebutuhan pokok masyarakat sehari-hari.

Lebih jauh, solar memiliki kandungan sulfur yang berbahaya bagi tubuh. Jika di dalam tubuh, sulfur ini akan berikatan dengan oksigen sehingga akan menjadi sulfur dioksida.

”Dalam proses inilah yang menyebabkan kerusakan sistem nafas, menurunkan fungsi paru-paru, bahkan bisa menyebabkan iritasi pada mata,” terangnya.

Jadi, dalam keadaan apapun, jika air tercampur solar meski dengan kandungan sedikit pun, masih tetap berbahaya. Apalagi, baik rasa dan bau pada air juga terjadi perubahan.

Baca Juga: 2.000 Liter Solar Mencemari Air PDAM Kota Malang, Diduga Ada Kesengajaan

Dia menyarankan, air tidak dimanfaatkan untuk mandi, mencuci piring, atau pakaian. Dikhawatirkan akan ada residu yang menempel baik di tubuh, piring, maupun baju.

”Pemanfaatannya bisa untuk yang lain saja, seperti untuk menyiram tanaman, mencuci mobil, sepeda atau kegiatan lainnya,” pungkasnya. (azm/zya/gg)

Tags: airair minumbahan bakarkesehatanKota MalangMalangPDAMPDAM Kota Malangpencemaranpencemaran airsolar
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Muktamar NU Jombang.

Muktamar NU Jombang Ke-35 Bakal Didatangi 200 Ribu Orang, Perketat Penginapan Delegasi Resmi: Ini Lokasinya!

by Dwi Linda
22/07/2026 9:39 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas pada Agustus 2026 diproyeksikan didatangi sekitar...

Cuaca di Jawa Timur.

Angin Kencang Mengintai di Balik Langit Cerah, Cuaca di Jawa Timur Rabu 22 Juli 2026 Perlu Diwaspadai

by Dwi Linda
22/07/2026 7:46 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Rabu (22/07/2026) didominasi cerah dan udara kabur di banyak kabupaten/kota. BMKG mengeluarkan peringatan...

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Next Post
Hari Toleransi Internasional, 16 November. Kedamaian

Hari Toleransi Internasional: Sejarah dan Bagaimana Kita Harus Bersikap

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID