• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Hari Toleransi Internasional, 16 November. Kedamaian

Ilustrasi anak-anak hidup dalam kedamaian dan saling toleransi. (Foto: United Nations)

Hari Toleransi Internasional: Sejarah dan Bagaimana Kita Harus Bersikap

Redaksi by Redaksi
6 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tepat di hari ini, 16 November merupakan hari yang penting bagi masyarakat internasional yaitu diperingatinya Hari Toleransi Dunia.

Toleransi dapat dimaknai sebagai pondasi utama dalam kehidupan masyarakat. Bagaimana tidak, hidup di era globalisasi semakin meleburkan garis-garis perbatasan antar suku, bangsa, dan wilayah negara. Beragam budaya, kepercayaan, dan latar belakang hidup bersama. Oleh karena itu penting untuk meningkatkan kepedulian masyarakat tentang toleransi.

You might also like

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

04/06/2026 8:52 PM
Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM

Baca Juga: Hindari Melakukan 7 Hal ini di Rutinitas Pagi

Setiap orang tentu memiliki kepercayaannya masing-masing dan sudah menjadi kewajiban setiap individu untuk saling menghargai serta menghormati perbedaan ini. Namun perlu diperhatikan bahwa toleransi bukan berarti hanya satu pihak yang bersabar dan menghargai perbedaan dengan yang lain. Toleransi harus dilakukan oleh kedua belah pihak untuk menciptakan harmoni dalam masyarakat.

saling bergandeng tangan
Ilustrasi Hari Toleransi Internasional. (Foto: thehansindia)

Bagaimana sejarah Hari Toleransi Internasional?

Tepat di hari yang sama 16 November pada tahun 1995 lalu, negara yang tergabung dalam keanggotaan The United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO) mengadopsi Deklarasi Prinsip-Prinsip Toleransi. Peringatan hari ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap nilai-nilai toleransi.

Baca Juga: Lowongan Kerja Jurnalis Tugu Jatim: Surabaya, Tuban-Bojonegoro, Pasuruan

UNESCO mengungkapkan bahwa toleransi adalah menghormati, menerima, dan menghargai keberagaman budaya yang ada di dunia, serta wujud ekspresi kita sebagai manusia. Tidak bisa dipungkiri bahwa secara alami manusia memang berbeda. Oleh karena itu diperlukan nilai-nilai toleransi untuk menjaga keberlangsungan hidup damai dalam masyarakat.

Indonesia seharusnya dapat menjadi ikon bentuk toleransi

Keberagaman sudah menjadi identitas yang melekat dalam entitas bangsa Indonesia. Banyaknya suku, budaya, dan bahasa yang tersebar dari Sabang sampai Merauke mampu bersatu dalam satu rangkaian bangsa Indonesia. Seharusnya hal ini dapat menjadi motivasi kita sebagai bangsa yang telah hidup dalam keberagaman sejak dideklarasikannya Sumpah Pemuda 1928 lalu untuk terus meningkatkan rasa toleransi. Kita bisa dengan bangga menyuarakan kesatuan dalam keberagaman kepada bangsa lain untuk terus memperjuangkan kedamaian di dunia.

Bagaimana intoleransi bisa diatasi?

Melansir dari laman United Nations (UN) terdapat 5 hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi intoleransi?

  1. Melalui Hukum

Disinilah peran pemerintah diperlukan dalam pengesahan hokum yang berlaku untuk melawan bentuk intoleransi. Hukum berguna untuk memastikan kesetaraan dalam masyarakat, hak setiap individu dapat terlindungi dan memberikan hukuman kepada para pelanggar

Baca Juga: Jokowi Kecam Serangkaian Aksi Teror di Prancis

  1. Melalui Pendidikan

Hukum sendiri tidak cukup untuk mengatasi persoalan intoleransi. Proses mendidik dan mengajarkan bagaimana seharusnya dalam menghadapi perbedaan tetap menjadi kunci utama untuk mencegah konflik dalam perbedaan.

  1. Melalui Akses Informasi

Intoleransi akan sangat berbahaya dalam menjaga stabilitas sebuah negara dimana hal ini dapat menimbulkan perpecahan apalagi jika opini-opini yang tidak bertanggung jawab merebak di kalangan masyarakat. Oleh karena itu diperlukan sebuah akses informasi terbuka agar publik dapat membedakan antara fakta dan opini.

  1. Kesadaran Individu

Pada akarnya intolerasi dapat diatasi dengan adanya kesadaran pada masing-masing individu untuk menghargai setiap perbedaan. Sejatinya, intoleransi di masyarakat adalah buah gabungan dari rasa intoleransi sejumlah individu. Oleh karena itu penting untuk menumbuhkan rasa toleran terhadap perbedaan.

Baca Juga: Jokowi Kecam Keras Presiden Prancis yang Menghina Agama Islam

  1. Solusi Lokal

Saat menghadapi konflik intoleransi tidak perlu menunggu kebijakan dan solusi dari pemerintah untuk mengatasinya. Setiap individu dapat menjadi bagian untuk memberikan solusi tersebut karena pada dasarnya solusi-solusi global juga berasal dari solusi individu dan lokal.

 

Selamat Hari Toleransi Dunia! Mari hidup bersama dengan berdampingan di tengah keberagaman yang menyatukan. (Andita Eka W/gg)

 

Referensi: UNESCO & United Nations

Tags: agamaHari Toleransi Internasionaintoleransiperdamaianrasismetoleransi
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 8:52 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id- Sebagai upaya meningkatkan transparansi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, memasang foto juru parkir (jukir) pada rambu parkir digital di...

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Next Post
Digital Marketing.

5 Skill Penting untuk Sambut Tahun 2021

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID