• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Warga Kampung Putih mengungsi di kawasan Senaputra pada Kamis (04/11/2021). (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Warga Kampung Putih mengungsi di kawasan Senaputra pada Kamis (04/11/2021). (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Kota Malang Diterjang Banjir Bandang, 149 Rumah Rusak dan 425 Warga Diungsikan

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Bencana banjir bandang tengah menerjang pemukiman warga di Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas Kota Malang pada Kamis (04/11/2021). Akibatnya, ada sekitar 149 rumah warga tersapu banjir bandang dan 425 warga diungsikan usai air Sungai Brantas meluap.

Wali Kota Malang Sutiaji mengaku, pihaknya tak menyangka banjir bandang di Kota Batu bisa berimbas sampai ke Kota Malang. Dia mencatat ada 4 titik di Kota Malang yang terdampak banjir bandang.

You might also like

KBS.

Eks Dirut KBS Ditahan Diduga Korupsi Pakan Satwa, Ini Respons Manajemen

22/07/2026 3:58 PM
Muktamar NU Jombang.

Muktamar NU Jombang Ke-35 Bakal Didatangi 200 Ribu Orang, Perketat Penginapan Delegasi Resmi: Ini Lokasinya!

22/07/2026 9:39 AM

“Saya pikir banjir bandang di Kota Batu itu tidak berimbas ke sini. Ternyata ada 4 titik yang terimbas, yaitu di Kelurahan Jatimulyo, Rampal Celaket (Kampung Putih) Samaan, dan Kota Lama,” ujarnya usai meninjau Kelurahan Jatimulyo.

Suasana Warga Kampung Putih yang mengungsi pada Kamis (04/11/2021). (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Suasana Warga Kampung Putih yang mengungsi pada Kamis (04/11/2021). (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Menurut dia, titik terparah akibat banjir bandang di Kota Malang ada di RW 9 Kelurahan Jatimulyo yang lokasinya memang berada di DAS Brantas.

“Terparah rumahnya di Jatimulyo RW 9, jumlah di sini ada 61 rumah yang terdampak. Kalau di Kampung Putih ada 51 rumah, Samaan 30 rumah, dan Kota Lama 7 rumah,” bebernya.

Wali Kota Malang Sutiaji saat meninjau warga yang mengungsi di Kelurahan Jatimulyo. (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Wali Kota Malang Sutiaji saat meninjau warga yang mengungsi di Kelurahan Jatimulyo. (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Untuk empat titik itu, hanya tiga kelurahan yang warganya diungsikan karena rumahnya tak memungkinkan ditinggali. Rumah warga dari tiga kelurahan tersebut masih berbahaya jika ada banjir susulan, yakni di Kelurahan Jatimulyo, Rampal Celaket, dan Samaan.

“Jumlah pengungsi di Jatimulyo sekitar 200 jiwa, di Kampung Putih Senaputra (Kelurahan Rampal Celaket) 175 jiwa. Sedangkan di Samaan ada sekitar 150 jiwa,” ucapnya.

Warga Jatimulyo dievakuasi dan diungsikan ke Balai RW. (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Warga Jatimulyo dievakuasi dan diungsikan ke Balai RW. (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang/Tugu Jatim)

“Sementara yang diambil tindakan pemkot, langsung kami identifikasi kebutuhan bagaimana tempat pengungsiannya dulu. Kalau sudah ada, dipastikan kebutuhan dasar air bersih dan lain-lainnya, kami siapkan,” imbuhnya.

Sutiaji menambahkan, para pengungsi itu mayoritas tidak membawa perbekalan yang memadai. Mengingat banjir bandang yang melanda memang terjadi dengan cepat sehingga mereka tak sempat membawa barang-barangnya.

Luapan air Sungai Brantas di Kampung Warna-Warni Kota Malang. (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Luapan air Sungai Brantas di Kampung Warna-Warni Kota Malang. (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang/Tugu Jatim)

“Kami masih mendata. Rata-rata warga di sini (Jatimulyo) gak bawa apa-apa karena rumahnya kan terkena lumpur semua. Kerugian belum bisa taksir. Tadi ada motor hanyut, bangunan ambruk itu hingga rumah rusak karena ada lumpur,” bebernya.

Kini Tim Gabungan Penanggulangan Bencana Alam Kota Malang telah disiagakan di tiga titik bencana terparah.

“Ini banjir bandang terparah, pada 2004 juga pernah tapi gak separah saat ini,” tandasnya.

 

 

Tags: bencana alamBerita banjir bandangKorban banjirKota Malang hari iniWali Kota Malang Sutiaji
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

KBS.

Eks Dirut KBS Ditahan Diduga Korupsi Pakan Satwa, Ini Respons Manajemen

by Dwi Linda
22/07/2026 3:58 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur resmi menahan mantan Direktur Utama Perusahaan Daerah Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (PD...

Muktamar NU Jombang.

Muktamar NU Jombang Ke-35 Bakal Didatangi 200 Ribu Orang, Perketat Penginapan Delegasi Resmi: Ini Lokasinya!

by Dwi Linda
22/07/2026 9:39 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas pada Agustus 2026 diproyeksikan didatangi sekitar...

Cuaca di Jawa Timur.

Angin Kencang Mengintai di Balik Langit Cerah, Cuaca di Jawa Timur Rabu 22 Juli 2026 Perlu Diwaspadai

by Dwi Linda
22/07/2026 7:46 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Rabu (22/07/2026) didominasi cerah dan udara kabur di banyak kabupaten/kota. BMKG mengeluarkan peringatan...

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Next Post
Kasi Intel Kejari Kabupaten Pasuruan Jemmy Sandra saat memberikan keterangan terkait 8 LSM yang diperiksa. (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

Kejari Periksa 8 LSM yang Diduga Terlibat Pemotongan Dana BOP Kemenag Kabupaten Pasuruan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID