• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Proses pembersihan material pasca banjir bandang di Dusun Keliran, Kecamatan Bulukerto, Kota Batu, yang terus dilakukan hingga Minggu (07/11/2021). (Foto: M. Ulul Azmy/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Proses pembersihan material pasca banjir bandang di Dusun Keliran, Kecamatan Bulukerto, Kota Batu, yang terus dilakukan hingga Minggu (07/11/2021). (Foto: M. Ulul Azmy/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Penyebab Banjir Bandang Semakin Menguat, Diduga Ada Alih Fungsi Lahan di Kota Batu

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

BATU, Tugujatim.id – Pengalihfungsian lahan hutan lindung diduga menjadi penyebab terjadinya bencana banjir bandang yang melanda Kota Batu dan Kota Malang pada Kamis (04/11/2021). Hal itu semakin menguat setelah sejumlah pihak melakukan susur sungai untuk membuktikan kebenarannya.

Dugaan bermula dari analisis Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jatim dan ProFauna Indonesia yang sudah menyisir bagian hulu Sungai Brantas pasca kejadian bencana alam tersebut. Hasilnya, ada sekitar 150 hektare hutan lindung beralih fungsi jadi lahan pertanian.

You might also like

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

04/06/2026 8:52 PM
Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM

Dirut PJT I Raymond Valliant membenarkan kondisi yang memprihatinkan itu. Dari hasil penelusuran sementara pasca kejadian, tim PJT I memang menemui adanya bagian hutan yang hilang di bagian hulu Sungai Brantas.

”Terutama di bagian kawasan Sumbergondo dan Alas Pengking. Itu ada yang beralih fungsi jadi lahan perkebunan. Selebihnya, tim kami masih bergerak menelusurinya. Hasilnya akan kami sampaikan lebih lanjut,” kata dia, Minggu (07/11/2021).

Ketua Tim Tanggap Darurat Bencana Kota Batu Punjul Santoso. (Foto: M. Ulul Azmy/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Ketua Tim Tanggap Darurat Bencana Kota Batu Punjul Santoso. (Foto: M. Ulul Azmy/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Dugaan itu semakin kuat jika dilihat dari material banjir bandang yang membawa tanah, lumpur, hingga sampah pohon.

”Artinya, memang terjadi tanah longsor di atas dan membawa limpasan air berisi tanah dari kawasan terbuka,” paparnya.

Jika nanti dugaan tersebut benar, PJT I akan merekomendasikan berbagai pihak pemilik lahan perkebunan untuk mengatur lahannya agar tidak sampai kejadian lagi. Terbukanya lahan ini, dia mengatakan, mengakibatkan luapan air sungai tak tertahan.

”Selebihnya, kami masih mencari informasi lebih detail terkait alih fungsi ini. Yang jelas nanti kami rekomendasikan perbaikan sistem hutan lindung yang harus dipulihkan lagi fungsinya,” imbuhnya.

Penelusuran terhadap sumber penyebab banjir bandang ini juga dilakukan Tim Tanggap Darurat Bencana Kota Batu bersama TNI-Polri dan Basarnas dengan melakukan susur sungai untuk memetakan mana-mana saja bendungan alam yang rusak akibat banjir bandang kemarin.

Lewat susur sungai ini, Ketua Tim Tanggap Darurat Bencana Punjul Santoso mengatakan, nantinya juga akan diketahui penyebab awal bencana banjir bandang berasal.

”Nanti kami juga akan membersihkan pohon-pohon mati yang menyumbat aliran sungai sehingga mengakibatkan banjir bandang,” katanya.

Untuk diketahui, banjir bandang ini membawa dampak kerusakan di 8 titik di Kota Batu. Mulai di Desa Sidomulyo, Desa Bulukerto, Desa Sumberbrantas, Desa Bumiaji, Desa Tulungrejo, Desa Punten, Desa Sumbergondo dan Desa Giripurno.

Sementara di Kota Malang yang juga menjadi lintasan Sungai Brantas. Ada 3 titik yang terdampak banjir bandang, mulai di Kelurahan Samaan, Klojen, hingga Kedungkandang.

Tags: alih fungsi lahanbanjir bandangKorban banjirKota BatuKota MalangPenyebab banjir bandangProfauna IndonesiaPunjul SantosoWakil Wali Kota BatuWalhi Jatim
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 8:52 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id- Sebagai upaya meningkatkan transparansi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, memasang foto juru parkir (jukir) pada rambu parkir digital di...

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Next Post
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengingatkan warga soal bencana alam hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor. (Foto: Aisyah Nawangsari Putri/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Hadapi Curah Hujan Tinggi, BNPB Peringatkan Masyarakat Siaga Bencana Banjir

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID