• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
proses evakuasi kereta api jalan sendiri tanpa lokomotif di Malang

Proses evakuasi kereta api jalan sendiri tanpa lokomotif di Malang. (Foto: AZM)

Kereta Berjalan Sendiri di Malang Bukan Kali Pertama Terjadi

Berdasar kesaksian warga, kejadian serupa sedikitnya sudah 3 kali terjadi

Redaksi by Redaksi
6 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG – Pada 18 November 2020 kemarin, sekitar pukul 15.00 WIB, kereta KA Gajayana tanpa lokomotif yang sedang dalam proses langsiran di Stasiun Malang Kota Baru ‘larat’ alias berjalan sendiri hingga anjlog di Stasiun Kota Lama Malang.

Kejadian ini, rupanya bukan yang pertama kali terjadi. Hal ini diungkapkan salah seorang saksi mata yang tinggal di pemukiman pinggiran stasiun Kota Lama, Slamet Effendy (45). Dulu, peristiwa serupa kata dia juga pernah terjadi di lokasi yang sama pada sekitar tahun 2000 dan 2011 silam.

You might also like

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM
Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM

Baca Juga: 7 Gerbong Kereta Api Meluncur Sendiri Tanpa Lokomotif hingga Anjlok

”Sepengetahuan saya di sini sudah 3 kali. Pertama, pada tahun 2000-an dulu. Kedua, pada 2011 itu juga KA Gajayana. Kejadian kedua malah nabrak rumah warga sampai ada satu anak meninggal,” ungkapnya, kepada awak media, Kamis (19/11).

Slamet Effendy, saksi mata kereta larat alias berjalan sendiri yang tinggal di pinggiran Stasiun Kota Lama Malang
Slamet Effendy, saksi mata kereta larat alias berjalan sendiri yang tinggal di pinggiran Stasiun Kota Lama Malang. (Foto: AZM)

Diketahui, persisnya 4 Januari 2011 silam, peristiwa kereta ‘larat’ ini bahkan menabrak tiga rumah warga di Simpang Peltu Sujono RT 11 RW 9, Kelurahan Ciptomulyo, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Imbasnya, satu anak usia 2,5 tahun tewas dan satu anak usia 1,5 tahuh luka–luka.

Sementara, pada peristiwa kemarin hampir saja mencelakai pekerja proyek yang sedang melakukan perbaikan rel kereta api di jalur 2. Jumlahnya ada puluhan pekerja.

”Spontan saja, saya langsung teriak ke mereka (pekerja proyek) biar mereka menghindar. Untung saja mereka dengar. Beruntung kemarin itu gak ada korban jiwa,” ujarnya lega.

Baca Juga: Motif Pelaku Pembacokan Teman Dekat di Malang: Cinta Segitiga

Terpisah, hal senada juga dikatakan Pengamat Kereta Api di Malang, Tjahjana Indra Kusuma, bahwa peristiwa ini juga bukan hal baru dijumpainya. Ia menuturkan, selain dua kejadian yang diketahui, juga pernah terjadi kereta larat sejak 1980-an.

“Sepengetahuan saya juga pernah liat kereta barang meluncur ke kepanjen (kereta tangki kosong). Ada pula, gerbong lokomotif sekitar tahun 1980-an juga pernah hampir keluar di rel embong brantas itu,” bebernya.

Menurut dia, dengan kejadian yang terus berulang ini sudah harus dijadikan pembelajaran sehingga sudah dilakukan antisipasi sejak dini. ”Harusnya kalau sudah gini kan harus ada SOP antisipasi ya. Saya melihatnya ada faktor human error selain faktor topografi dari kedua stasiun ini,” imbaunya. (azm/gg)

Tags: berita Malang hari iniKecelakaankecelakaan keretakeretaKereta ApiKereta di Malang Jalan SendiriKota MalangMalangPT KAI
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Next Post
Temui Mahfud MD, Tmadura jadi provinsi sendiri

Temui Mahfud MD, Tokoh Masyarakat Madura Ingin Pulau Madura Jadi Provinsi Sendiri

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID