TUBAN, Tugujatim.id – Hujan yang mengguyur Kabupaten Tuban hampir selama tiga jam, membuat sejumlah ruas jalan di wilayah Bumi Wali ini banjir pada Rabu (10/11/2021). Akibatnya lalu lintas sedikit tersendat untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. Seperti hal yang terjadi jalan yang menghubungkan dua kecamatan, yakni Merakurak, tepatnya di Desa Temandang, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban.
Berdasarkan informasi yang terima Tugu Jatim, banjir mengalir deras di ruas jalan karena drainase tidak kuat menampung air hujan. Akibatnya air meluap dan menggenang bahkan menutupi seluruh jalan.
Menurut Nanang, 26, warga setempat, mengatakan, gorong-gorong yang ada di sisi selatan jalan raya tidak dapat mengalir dengan lancar karena banyak sampah yang menyumbat air.
“Got di sisi jalan dipenuhi sampah. Jadi, gotnya buntu dan air tidak bisa ngalir,” ungkap Nanang.

Selain itu, guyuran hujan yang cukup deras juga membuat areal persawahan tidak dapat menampung air hingga akhirnya meluap ke jalan raya sampai ke permukiman warga.
“Kalau banjir seperti ini, kemungkinan ada kiriman dari areal persawahan. Setiap tahun pasti seperti ini,” katanya.
Tinggi banjir pun bervariasi, mulai 30-60 cm. Pihaknya berharap ada solusi dari pemerintah agar hal tersebut bisa segera teratasi.
Hal serupa juga dikatakan oleh Purwadi, salah seorang pengguna jalan. Saat melewati jalan tersebut, dia mengatakan, pihaknya harus ekstra hati-hati melewatinya. Selain kondisi jalan yang tertutup air, juga rawan membuat mesin kendaraan mati. Untungnya sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi banjir stand by di jalan untuk membantu kendaraan yang lewat.
“Ini jalannya tidak terlihat, Mas. Untungnya ada warga yang ngasih aba-aba agar tidak teperosok di gorong-gorong ataupun membantu warga yang lewat khawatir mesin kendaraannyanya mati,” terangnya.








