• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar. (Foto: Dokumen/Tugu Jatim)

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar. (Foto: Dokumen)

PPKM Level 1, Wali Kota Kediri Terus Gerakkan Roda Perekonomian Masyarakat

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

KEDIRI, Tugujatim.id – Akhirnya Kota Kediri kembali berada di Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1. Sebelumnya, Kota Kediri berada pada PPKM Level 2. Ini berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 60 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2, dan Level 1 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali. Inmendagri ini berlaku mulai Selasa (16/11/2021) hingga Senin (29/11/2021).

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menyambut baik turunnya level assessment PPKM ini. Artinya, pada PPKM Level 1 ada pelonggaran kebijakan pembatasan mobilitas. Hal itu membuat Pemkot Kediri dapat menggerakkan perekonomian lebih gencar lagi.

You might also like

Mojokerto

Momen Libur Panjang, Stasiun Mojokerto Layani 9.000 Lebih Pelanggan

05/06/2026 2:05 PM
Jatim

BMKG: Waspada Kabut Tebal dan Angin Kencang di Jatim, Jumat 5 Juni 2026

05/06/2026 8:11 AM

“Alhamdulillah, kami berada di PPKM Level 1. Pemkot Kediri akan terus menggerakkan perekonomian. Di Kota Kediri, perekonomian harus terus berputar,” ujarnya pada Rabu (17/11/2021).

Namun, Mas Abu, sapaan akrab Wali Kota Kediri, juga mengingatkan agar masyarakat terus waspada. Meski berada pada PPKM Level 1, protokol kesehatan (prokes) harus terus diterapkan. Hal ini untuk mencegah terjadinya kenaikan kasus di Kota Kediri.

“Kita harus terus jaga Kota Kediri agar berada di PPKM Level 1. Masyarakat harus terus mematuhi prokes meski ada beberapa pelonggaran aktivitas,” pesannya.

Sesuai dengan Inmendagri Nomor 60 Tahun 2021, pada PPKM Level 1 sekolah tatap muka terbatas dilaksanakan dengan kapasitas maksimal 50 persen, kecuali pada tingkat SD maksimal 62-100 persen dan pada tingkat PAUD maksimal 33 persen. Lalu pada sektor perkantoran maksimal 75 persen, mal (maksimal 100 persen hingga pukul 22.00), dan tempat ibadah (maksimal 75 persen).

Selain itu, dia mengatakan, fasilitas publik dibuka maksimal 75 persen, kegiatan seni budaya dan olahraga dapat dihadiri maksimal 75 persen kapasitas penonton, transportasi dapat beroperasi dengan kapasitas 100 persen, dan resepsi pernikahan dapat digelar maksimal 75 persen. (*)

Tags: Abdullah Abu BakarCOVID-19 covid19Kota KediriPemkot KediriPPKM Level 1
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Mojokerto

Momen Libur Panjang, Stasiun Mojokerto Layani 9.000 Lebih Pelanggan

by Mochamad Abdurrochim
05/06/2026 2:05 PM
0

MOJOKERTO, Tugujatim.id - Pihak PT Kereta Api Indonesia melalui Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya menyampaikan catatan atas momen libur panjang...

Jatim

BMKG: Waspada Kabut Tebal dan Angin Kencang di Jatim, Jumat 5 Juni 2026

by Mochamad Abdurrochim
05/06/2026 8:11 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jatim Jumat (05/06/2026) didominasi udara kabur dan berawan di banyak wilayah, dengan beberapa daerah dataran tinggi...

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 8:52 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id- Sebagai upaya meningkatkan transparansi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, memasang foto juru parkir (jukir) pada rambu parkir digital di...

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Next Post
Tangkapan layar video tawuran 2 kelompok remaja di Makam Cina Pasuruan yang diduga membuat konten YouTube dengan membawa sajam. (Foto: tangkapan layar video/Tugu Jatim)

Bawa Celurit, 2 Kelompok Remaja Tawuran di Makam Cina Pasuruan Diduga Bikin Konten YouTube

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID