• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pembatik asal Pasuruan. (Foto: Alam Batik/Tugu Jatim)

Pembatik asal Pasuruan yang karya batik alamnya terkenal hingga ke Korea. (Foto: Alam Batik)

Ferry Sugeng Santoso, Pembatik asal Pasuruan yang Karyanya Nge-Hype di Negara Korea

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in Featured
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id – Salah satu karya batik asal Kabupaten Pasuruan ternyata ada yang diakui dan terkenal hingga ke negeri Korea. Karya batik Ferry Sugeng Santoso, warga asal Dusun Pajaran, Desa Gunting, Kabupaten Pasuruan, ini menjadi salah satu bukti bahwa kain batik jika ditekuni akan jadi karya seni bernilai tinggi yang diakui secara internasional.

Bahkan, merek Alam Batik Pasuruan milik Ferry ini sudah melakukan MoU dengan Pemerintah Korea Selatan terkait program pelestarian budaya.

You might also like

Malang

Kakao Malang Diam-Diam Punya Varietas Premium Langka

29/05/2026 7:00 AM
Ledakan balon udara.

Sosok Korban MD Ledakan Balon Udara Blitar di Mata Keluarga, Dikenal Pekerja Keras dan Pulang Kampung Melepas Rindu

27/05/2026 8:08 PM

“Sejak 2017-2019, setiap tahun kami berangkat ke Korea Selatan dan semua akomodasi dibiayai pemerintah sana, ” ujarnya.

Bahkan, Ferry kerap dipercaya Pemerintah Korea Selatan sebagai pengisi materi membatik di beberapa workshop.

“Termasuk kegiatan workshop di Kota Cirebon terkait pelatihan batik selama 3 tahun, mulai 2019 sampai 2023, semua ditanggung pemerintah Korea,” imbuhnya.

Pria yang pernah mendapat penghargaan Nayaka Pariwisata dari Kementerian Pariwisata ini mengungkapkan, batiknya punya ciri khas, yakni memakai pewarna alam dengan motif yang penuh dengan filosofi makna yang mendalam.

“Batik pewarna alam jadi salah satu ciri khas kami, karena sebagian orang masih belum banyak yang tahu. Tapi dari pameran yang diikuti, di luar negeri mereka justru sangat tertarik dengan batik yang memakai pewarna alam, ” ungkapnya.

Berawal dari lingkungan keluarganya yng seorang pembatik, pria asal Kabupaten Pasuruan ini pun selalu berupaya menanamkan nilai filosofi dalam setiap karya batiknya.

“Bagi saya, batik itu bukan sekadar seni semata, tapi suatu warisan luhur yang penuh dengan filosofi dan nilai-nilai spiritual,” ungkapnya.

Meski pandemi Covid-19 sempat menghalangi berbagai kegitatan pameran dan workshop yang sudah direncanakan, semangat Ferry untuk melestarikan budaya batik menjadikannya bersama perajin Alam Batik tetap memproduksi kain batik berkualitas.

“Sejumlah pameran dan workshop yang memang banyak yang ditunda, tapi untuk produksi sendiri tetap jalan. Karena prinsip saya, rezeki tidak pernah tertukar asal kita terus bergerak,” ucapnya.

Ferry berharap ke depannya, industri batik terutama batik dengan pewarna alam ini akan semakin maju dan dikenal oleh berbagai macam kalangan.

“Semoga ke depannya batik dengan pewarna alam ini makin eksis dan dapat atensi dari masyarakat luas,” pungkasnya.

Tags: berita Pasuruanberita Pasuruan hari inikain batikKoreaPasuruanPasuruan hari iniPembatikpembatik asal Pasuruanpembatik yang terkenal di Korea
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Malang

Kakao Malang Diam-Diam Punya Varietas Premium Langka

by Mochamad Abdurrochim
29/05/2026 7:00 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabupaten Malang ternyata tidak hanya dikenal lewat sektor pertanian hortikultura maupun wisata alam. Di balik hamparan kebun...

Ledakan balon udara.

Sosok Korban MD Ledakan Balon Udara Blitar di Mata Keluarga, Dikenal Pekerja Keras dan Pulang Kampung Melepas Rindu

by Dwi Linda
27/05/2026 8:08 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Duka mendalam menyelimuti sebuah rumah sederhana di Desa Tambakan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, menyusul insiden ledakan balon...

Biya Agus.

Biya Agus, Magister Fisika yang Viral di TikTok Berkat Pembahasan soal Rezeki bersama Chatour Travel

by Dwi Linda
19/05/2026 4:41 PM
0

GRESIK, Tugujatim.id - Senin malam (18/05/2026), H Agus Rahman MPd atau yang populer dengan nama Biya Agus Chatour Gresik, sesenggukan...

Mie Cendana.

Atika C. Larasati, Owner Mie Cendana Viral di Malang Kolaborasi Unik bareng Pelaku UMKM Lokal Perempuan

by Dwi Linda
01/05/2026 7:27 PM
0

MALANG, Tugujatim.id - Siapa sih yang nggak mengenal Mie Cendana sebagai salah satu kuliner viral dari Malang, Jawa Timur? Bahkan,...

Next Post
Pisang Cavendish

Manfaat Pisang Cavendisch Mulai dari Buah hingga Kulit

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID