• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
pemkot surabaya

Ilustrasi kembang api. Foto: Pinterest

10 Tradisi Unik Perayaan Tahun Baru di Beberapa Negara

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Tahun Baru Masehi merupakan perhitungan tahun yang menggunakan kalender Julian dan Gregorian. Tinggal menghitung hari, tahun baru 2022 sudah di depan mata. Bagi sebagian orang, malam perayaan tahun baru menjadi momentum yang istimewa. Tak heran, banyak acara digelar untuk memeriahkan malam tahun baru. Bahkan, masyarakat di berbagai belahan dunia memiliki tradisi unik dalam merayakan tahun baru. Apa sajakah itu?

1. Indonesia

Perayaan tahun baru. (Foto: Pinterest/Tugu Jatim)
Ilustrasi tradisi bakar jagung di Indonesia. (Foto: Pinterest)

Perayaan tahun baru bagi masyarakat Indonesia biasanya dilakukan dengan berkumpul bersama keluarga, bakar-bakar (ayam, sosis, tahu, dan makanan lainnya), meniup terompet, pesta kembang api, dan menggelar festival, konser musik, serta menggelar panggung hiburan.

You might also like

Mojokerto

Momen Libur Panjang, Stasiun Mojokerto Layani 9.000 Lebih Pelanggan

05/06/2026 2:05 PM
Jatim

BMKG: Waspada Kabut Tebal dan Angin Kencang di Jatim, Jumat 5 Juni 2026

05/06/2026 8:11 AM

2. Meramal Nasib dengan Lelehan Timah di Finlandia

Perayaan tahun baru. (Foto: Pinterest/Tugu Jatim)
Tradisi melelehkan timah di Finlandia. (Foto: Pinterest)

Melansir dari laman elearn.id, menyambut tahun baru masyarakat Finlandia biasanya melelehkan lempengan timah. Kemudian lelehan timah itu dimasukkan ke air untuk meramalkan kehidupan mereka. Misalnya, ketika lelehan timah di air mengeras berbentuk kapal, berarti mereka akan mengalami perjalanan. Jika berbentuk cincin, berarti akan ada pernikahan, dan simbol-simbol lain yang sedikit menggambarkan kehidupan mereka di masa mendatang.

3. Benda Bulat di Filipina

Perayaan tahun baru. (Foto: Pinterest/Tugu Jatim)
Contoh makanan berbentuk bulat di Filipina. (Foto: Pinterest)

Pergantian tahun di Filipina dirayakan dengan berbagai benda yang berbentuk bulat, baik makanan, pakaian, maupun aksesorinya. Bentuk bulat dipercaya dapat mendatangkan rezeki dan keberuntungan dalam hidup mereka.

4. Membuang Perabot Lama di Italia

Perayaan tahun baru. (Foto: Pinterest/Tugu Jatim)
Ilustrasi perabot rumah tangga yang biasa dibuang di Italia saat tahun baru. (Foto: Pinterest)

Perayaan tahun baru, masyarakat Italia membuang perabot lama yang mereka miliki melalui jendela. Hal itu sebagai simbol bahwa mereka merelakan tahun sebelumnya dan menyambut hal baru yang lebih baik.

5. Menggantung Bawang dan Vasilopita di Yunani

Perayaan tahun baru. (Foto: Pinterest/Tugu Jatim)
Kue Vasilopita di Yunani. (Foto: Pinterest)

Masih dari sumber yang sama, menjelang akhir tahun, masyarakat Yunani biasanya menggantungkan bawang di depan rumah yang melambangkan kelahiran kembali. Selain itu, pada hari pertama tahun baru, orang tua akan membangunkan anak-anak dan mengetuk kepalanya dengan bawang.

Sementara dari laman tokopedia, perayaan tahun baru di Yunani melibatkan roti yang di dalamnya sudah diisi koin atau jimat tradisional setempat yang disebut Vasilopita. Kemudian, roti tersebut dipotong-potong oleh kepala keluarga dan dibagikan kepada anggota keluarga agar mendatangkan keberuntungan.

6. Membakar Orang-orangan Sawah di Ekuador

Perayaan tahun baru. (Foto: Pinterest/Tugu Jatim)
Ilustrasi membakar orang-orangan sawah di Ekuador.(Foto: Pinterest)

Masyarakat Ekuador memiliki cara yang tak kalah unik saat menyambut tahun baru. Menurut berita dari laman tokopedia, mereka membakar orang-orangan sawah di tengah malam, dan juga foto-foto yang diambil tahun lalu. Hal itu diyakini dapat mendatangkan keberuntungan di tahun yang baru.

7. Bunyi Lonceng 108 dan Shogatsu di Jepang

Perayaan tahun baru. (Foto: Pinterest/Tugu Jatim)
Makanan Osechu Ryori di Jepang. (Foto: Pinterest)

Masih dari sumber yang sama, masyarakat Jepang membunyikan lonceng sebanyak 108 kali saat pergantian tahun. Hal itu dipercaya dapat membersihkan diri setiap orang dari 108 pikiran kotor manusia. Sementara melansir dari hasil penelitian yang berjudul Performansi Perayaan Tahun Baru di Jepang karya Sari Tampubolon, perayaan tahun baru di Jepang disebut Shogatsu yang digelar dengan beberapa acara.

Pertama, Osouji, yaitu tradisi bersih-bersih rumah, kuil, sekolah, perkantoran, dan tempat lainnya. Kedua, menyiapkan dekorasi yang disebut Kadomatsu (hiasan dari potongan bambu), shimekazari (hiasan dari jalinan jerami dan bahan lain seperti jeruk, udang laut), dan shimenawa. Hiasan tersebut dipasang di depan pintu untuk menangkal masuknya roh jahat ke dalam rumah.

Ketiga, masakan khas tahun baru yaitu Osechi Ryori, Ozoni, dan Mochi. Hidangan itu berisi banyak makanan mulai dari makanan panggang, rebus, acar-acaran, dan lain-lain. Terakhir, mengirimkan Nengajo, yaitu kartu ucapan selamat tahun baru.

8. Bermalam di Makam di Chili

Perayaan tahun baru. (Foto: Pinterest/Tugu Jatim)
Ilustrasi bermalam di makam di Chili. (Foto: Pinterest)

Masyarakat Chili memiliki tradisi tahun baru yang terbilang sangat unik. Ya, mereka biasa bermalam di pemakaman ketika malam tahun baru agar bisa merayakan pergantian tahun bersama keluarga yang telah meninggal. Tradisi ini berawal dari sebuah keluarga yang menerobos pagar pemakaman untuk mengunjungi keluarga yang telah meninggal, ketika malam tahun baru. Sehingga kini pemerintah membuka pagar pemakaman agar setiap orang dapat berkunjung ke sana.

9. Menjatuhkan Es Krim di Swiss

Perayaan tahun baru. (Foto: Pinterest/Tugu Jatim)
Ilustrasi tradisi membuang es krim di Swiss. (Foto: Pinterest)

Es krim merupakan camilan dingin yang favorit dan digemari banyak orang. Namun, masyarakat Swiss justru menjatuhkan es krim ke lantai ketika merayakan tahun baru. Hal ini dipercaya dapat mendatangkan keberuntungan.

10. Menabur Garam di Turki

Perayaan tahun baru. (Foto: Pinterest/Tugu Jatim)
Ilustrasi tradisi tabur garam di Turki. (Foto: Pinterest)

Di Turki, masyarakat akan menyiapkan garam setiap malam pergantian tahun. Saat lonceng pergantian tahun baru berbunyi, mereka akan membuka pintu rumah dan menaburkan garam di depan pintu. Mereka yakin bahwa tradisi itu dapat mendatangkan keberuntungan di rumah mereka.

Tags: Malam tahun baruPerayaan tahun baruPesta tahun baruPesta tahun baru 2022Tahun Baru
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Mojokerto

Momen Libur Panjang, Stasiun Mojokerto Layani 9.000 Lebih Pelanggan

by Mochamad Abdurrochim
05/06/2026 2:05 PM
0

MOJOKERTO, Tugujatim.id - Pihak PT Kereta Api Indonesia melalui Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya menyampaikan catatan atas momen libur panjang...

Jatim

BMKG: Waspada Kabut Tebal dan Angin Kencang di Jatim, Jumat 5 Juni 2026

by Mochamad Abdurrochim
05/06/2026 8:11 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jatim Jumat (05/06/2026) didominasi udara kabur dan berawan di banyak wilayah, dengan beberapa daerah dataran tinggi...

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 8:52 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id- Sebagai upaya meningkatkan transparansi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, memasang foto juru parkir (jukir) pada rambu parkir digital di...

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Next Post
lontong kupang. (Foto: Pinterest/Tugu Jatim)

Mencicipi Lezatnya Lontong Kupang, Kuliner Khas Kota Sidoarjo

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID