• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Penjual terompet tetap berjualan meski omzetnya menurun drastis.

Penjual terompet tetap berjualan meski omzetnya menurun drastis. (Foto: Mahfud)

Larangan Perayaan Tahun Baru, Omzet Penjual Terompet di Pasuruan Anjlok

Herlianto A by Herlianto A
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id – Jelang malam tahun baru pendapatan penjual terompet di Pasuruan malah anjlok. Hal ini seiring dengan adanya larangan perayaan tahun baru serta penutupan pusat keramaian dan sejumlah jalan di Kota Pasuruan.

Sidi (59), seorang penjual terompet di Pasar Kebonangung, Pasuruan, mengatakan jika tahun ini penjualannya menurun drastis. Selama lima hari baru 50 terompet yang berhasil dia jual.

You might also like

Surabaya

Malam Pengesahan Warga Pesilat, Aksi Tawuran Terjadi di Surabaya

17/06/2026 3:34 PM
Jawa Timur.

Cuaca Cerah Dominasi Jawa Timur 17 Juni 2026, Aktivitas Luar Ruang Naik Signifikan

17/06/2026 7:00 AM

“Sepi yang nggak ada yang beli, jarang, sehari ya cuma laku 3 sampe 10 terompet,” ujarnya.

Pria asal Lamongan ini mengungkapkan jika dirinya adalah pedagang musiman. Setiap menjelang tahun baru dia baru merantau ke luar kota untuk mejajakan terompet.

“Gini ini nasib jadi pedagang musiman, kalau selesai tahun baru ya balik lagi jadi petani,” imbuhnya.

Senasib dengan rekannya, Andy (23), penjual terompet di Alun-Alun Kota Pasuruan mengaku sudah berjualan sejak 6 tahun yang lalu. Menurutnya omset penjualannya tahun ini jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Adanya pandemi Covid-19 membuat pendapatannya berkurang meski sudah berjualan mulai pagi hingga malam.

“Sebelum pandemi, tiap hari omzetnya bisa Rp 400 ribu. Tapi kalau sekarang cari uang Rp100 ribu aja susah. Hari ini belum ada yang beli,” ucapnya.

Sementara itu, Santoso (35) penjual terompet di sekitar Gor Untung Suropati, menyatakan jika pembeli terompet saat ini sepi akibat kebijakan penutupan jalan dan pusat keramaian di tengah kota.

“Infonya jalan-jalan bakal ditutup, memang tahun ini nggak beda sama tahun lalu, sama-sama sepi,”pungkasnya.

Tags: Kota PasuruanLarangan Perayaan Tahun BaruTahun BaruTerompet
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Surabaya

Malam Pengesahan Warga Pesilat, Aksi Tawuran Terjadi di Surabaya

by Mochamad Abdurrochim
17/06/2026 3:34 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Warga Jalan Kalijudan gang 10, 12 dan 14, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya, Rabu (17/06/2026) sekitar pukul 00.30 WIB...

Jawa Timur.

Cuaca Cerah Dominasi Jawa Timur 17 Juni 2026, Aktivitas Luar Ruang Naik Signifikan

by Dwi Linda
17/06/2026 7:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Rabu (17/06/2026) didominasi kondisi cerah di sebagian besar wilayah, terutama kawasan perkotaan dan...

IKA PMII Kota Malang.

Jelang Muscab III, IKA PMII Kota Malang Rumuskan Arah Gerak Organisasi Kuatkan Fondasi

by Dwi Linda
16/06/2026 9:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kota Malang (IKA PMII Kota Malang) menggelar Kick Off Musyawarah Cabang (Muscab)...

Pendaki ilegal Gunung Semeru.

13 Pendaki Ilegal Gunung Semeru Ditangkap, Empat Orang Masih Dicari Sempat Kabur ke Kebun Warga

by Dwi Linda
16/06/2026 8:24 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) mengamankan 13 orang yang diduga melakukan pendakian ilegal...

Next Post
Rusmini pedagang ayam di pasar Gurah, Kabupaten Kediri, tetep melayani pembeli meski harga ayam melejit.

Harga Daging Ayam Melejit di Kabupaten Kediri, Pedagang Mengeluh Untung Tipis

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID