• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ilustrasi ujaran kebencian di media sosial

Ilustrasi ujaran kebencian di media sosial. (Foto: Freepik)

Pakai Nama Gus Asror dan Pesantren Sidogiri Pasuruan, Seorang Oknum Sebarkan Kebencian pada NU

Herlianto A by Herlianto A
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id – Seorang oknum mengaku Gus Asror dari Ponpes Sidogiri Pasuruan menyebarkan ujaran kebencian terhadap organisasi Nahdlatul Ulama (NU) di media sosial. Oknum tidak bertanggungjawab itu mengatakan bahwa NU adalah agama baru.

Pesan ujaran kebencian itu juga mengatakan NU hanya ingin mengambil Islam dengan membuang tradisi Arab. Penyebar pesan berantai tersebut juga menuliskan bahwa adat Islam seperti cadar diganti oleh konde dan sorban diubah jadi blangkon.

You might also like

Jatim

BMKG: Waspada Kabut Tebal dan Angin Kencang di Jatim, Jumat 5 Juni 2026

05/06/2026 8:11 AM
Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

04/06/2026 8:52 PM

Menanggapi beredarnya ujaran kebencian tersebut, Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, menegaskan bahwa pesan itu berisi fitnah. Pria yang akrab dipanggil Gus Ipong itu beranggapan ucapan seperti itu tidak mencerminkan perilaku dari santri Pondok Pesantren Sidogiri.

“Itu bukan mewakili pondok pesantren Sidogiri. Ponpes Sidogiri masih tetap mendukung NU bahkan aktif di kepengurusan NU mulai pengurus besar hingga pengurus ranting,” tegas Gus Ipong saat dikonfirmasi, Jumat (31/12/2021).

Terkait nama Gus Asror, Gus Ipong langsung teringat dengan sosok bernama Asrori Toyyib, seorang anggota dewan Kabupaten Pasuruan. Meskipun begitu, dia merasa Asrori Toyyib tidak punya watak keras seperti itu.

Sementara itu, sekretaris Ponpes Sidogiri, Saifullah Naji, mengaku belum tahu kabar ujaran kebencian yang membawa nama pondoknya.
Saifullah menegaskan bahwa tidak ada pengurus pondok pesantren Sidogiri yang bernama Gus Asror.

“Kalau soal kabar beredarnya pesan itu sendiri saya tidak tahu. Tapi kalau yang namanya Gus Asror dari Pondok Pesantren Sidogiri itu nggak ada,” pungkasnya.

Tags: Gus AsrorKabupaten PasuruanNahdlatul UlamaPesantren Sidogiri
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Jatim

BMKG: Waspada Kabut Tebal dan Angin Kencang di Jatim, Jumat 5 Juni 2026

by Mochamad Abdurrochim
05/06/2026 8:11 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jatim Jumat (05/06/2026) didominasi udara kabur dan berawan di banyak wilayah, dengan beberapa daerah dataran tinggi...

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 8:52 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id- Sebagai upaya meningkatkan transparansi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, memasang foto juru parkir (jukir) pada rambu parkir digital di...

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Next Post
Jumadi, Kadis Disnaker Kabupaten Kediri saat ditemui di kantornya, Jumat (31/12/2021)

Hingga Desember 2021, Belum Ada Pekerja Migran Luar Negeri Pulang ke Kediri

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID