PASURUAN, Tugujatim.id – Kota Pasuruan sudah mendapat izin pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen.
Seluruh SD dan SMP negeri serta swasta di Kota Pasuruan bisa melaksanakan PTM 100 persen mulai akhir Januari 2022.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan Mualif Arief mengungkapkan, seluruh sekolah siap melaksanakan PTM 100 persen pada 24 Januari 2021.
“Lingkungan Pemerintah Kota Pasuruan sudah memenuhi syarat melaksanakan PTM 100 persen karena sudah PPKM Level 1, ditambah vaksinasi tenaga pendidik di atas 80 persen, dan vaksinasi lansia di atas 50 persen,” ujarnya.
Meski seluruh siswa bisa ikut pembelajaran tatap muka, tapi durasi pelajaran masih dibatasi maksimal 6 jam.
“Pelaksanaan PTM 100 persen wajib diikuti seluruh peserta didik dengan maksimal 6 jam pelajaran selama 6 hari seminggu,” ungkapnya.
Untuk menghindari kerumunan, pihak sekolah juga wajib melakukan pengaturan mobilitas siswa pada waktu datang dan pulang sekolah.
“Maksimal diberi jeda 30 menit gantian setiap kelas saat masuk gerbang dan pulang sekolah,” imbuhnya.
Selain itu, kantin sekolah pun masih belum diperbolehkan buka selama pembelajaran tatap muka. Tujuannya demi keamanan para guru dengan mengimbau siswa untuk tetap membawa bekal makanan dan minuman masing-masing dari rumah.
“Kantin belum bisa beroperasi, peserta didik wajib bawa bekal dari rumah,” imbuhnya.
Pria yang akrab disapa Ayik ini juga tetap mengingatkan peran satgas Covid-19 di sekolah untuk memperketat protokol kesehatan. Sebab, kebijakan PTM 100 persen bisa dicabut apabila dalam jangka waktu 2 minggu berturut-turut terjadi penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah.
“Bahkan, kegiatan olahraga dan ekstrakurikuler ditiadakan selama 2 bulan percobaan. Pihak sekolah juga menyediakan masker cadangan minimal 50 persen dari jumlah siswa, handsanitizer, tempat cuci tangan, dan prokes lainnya,” ujarnya.








