• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Multitasking. (Foto: Pinterest/Tugu Jatim)

Ilustrasi multitasking. (Foto: Pinterest)

Multitasking Bikin Kamu Lebih Produktif? Simak Jawabannya!

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

BOGOR, Tugujatim.id – Saat ini pekerjaan yang serba online membuat Anda kerap melakukan banyak hal sekaligus atau dikenal dengan multitasking. Hal ini sering terjadi di kalangan pekerja, mahasiswa, maupun pelajar. Misalnya mengikuti 2 rapat yang berbeda, kuliah dibarengi dengan membuat laporan atau tugas, dan lain-lainnya.

Jadi, apa makna dari multitasking itu sih? Multitasking merupakan konsep memecah perhatian Anda ke arah lebih dari satu pekerjaan atau aktivitas. Secara sederhana, Anda melakukan banyak aktivitas pada waktu yang bersamaan, kamu mungkin lebih familier dengan kata “nyambi”.

You might also like

Sekolah Rakyat di Blitar.

Bangunan Sekolah Rakyat di Blitar Capai 70 Persen, Cari Calon Siswa Sulit Terkendala Izin Orang Tua

13/06/2026 2:25 PM
UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

13/06/2026 7:00 AM

Ya, multitasking terlihat mempermudah dan membuat Anda lebih produktif karena dirasa dapat menyelesaikan banyak pekerjaan pada waktu yang sama. Tapi sebenarnya dari berbagai riset, multitasking dinilai tidak produktif sama sekali. Sebab, pada dasarnya otak manusia tidak mampu untuk mengerjakan banyak aktivitas kompleks yang mengharuskan untuk berpikir serta menghabiskan banyak energi pada waktu bersamaan.

Pada saat Anda melakukan multitasking, terdapat dua hal yang sedang terjadi di dalam otak. Pertama, goal shifting di mana otak selalu berganti fokus dari aktivitas satu ke aktivitas lain. Di sini sebenernya Anda sedang tidak melakukan multitasking, tapi hanya sedang berganti fokus secara cepat.

Kedua, rule activation di mana otak Anda sedang menerima setiap aktivitas yang telah dikerjakan, tapi karena melakukan multitasking, otak melakukannya secara bergantian dari aktivitas satu ke aktivitas lain. Hal ini membuat otak menjadi tidak fokus. Meski hal ini terjadi dengan cepat, hal tersebut membuat Anda rentan kehilangan fokus dan menjadi lambat dalam memproses informasi. Karena itu, Anda menjadi tidak secepat biasanya dalam melakukan sesuatu, bahkan banyak aktivitas yang terlewat karena kehilangan fokus tadi.

Mungkin masih banyak yang beranggapan multitasking masih banyak membantu walaupun membuat otak lebih lelah. Selain itu, membuat Anda menyelesaikan sesuatu lebih lambat dan berdampak jangka panjang yang belum dirasakan saat ini.

Kembali lagi ke mindset kita, “Semakin sibuk seseorang, maka seseorang itu akan merasa dirinya produktif”. Padahal, sibuk dengan produktif itu berbeda, produktif idealnya semua pekerjaan yang dilakukan selesai dan menghasilkan sesuatu untuk diri kita. Sedangkan sibuk, mungkin Anda mengerjakan banyak hal tapi tidak semua pekerjaan itu selesai, mungkin saja selesai tapi dengan kualitas yang tidak sesuai, atau bahkan hanya mendapatkan lelahnya saja.

Mari memulai untuk mengubah mindset, jangan sampai sesuatu yang dikerjakan tidak produktif bagi diri sendiri hanya karena ingin merasa berharga dengan kesibukan yang dijalani. Hal tersebut merupakan salah satu penyebab Anda untuk terus multitasking. Yuk, refleksikan diri untuk lebih produktif dengan anti-multitasking. Anti-multitasking bermanfaat bukan hanya pada produktivitas saja, tapi berdampak baik juga pada mental dan otak. Semoga bermanfaat.

Penulis adalah member Pondok Inspirasi (Pondasi).

Tags: Kelebihan multitaskingKelemahan multitaskingMultitasking
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Sekolah Rakyat di Blitar.

Bangunan Sekolah Rakyat di Blitar Capai 70 Persen, Cari Calon Siswa Sulit Terkendala Izin Orang Tua

by Dwi Linda
13/06/2026 2:25 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Pembangunan proyek strategis nasional Sekolah Rakyat (SR) di Kelurahan Kauman, Kota Blitar, kini mencapai progres fisik lebih...

UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

by Mochamad Abdurrochim
13/06/2026 7:00 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebanyak 9.218 mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) resmi diberangkatkan untuk mengikuti program Universitas Negeri Malang Belajar Bersama...

UNEJ

Mahasiswa UNEJ Sulap Limbah Kulit Kopi Jadi Snack Bar Kaya Antioksidan

by Mochamad Abdurrochim
10/06/2026 10:30 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Mahasiswa Program Studi Teknologi Hasil Pangan (THP) Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) UNEJ berhasil mengembangkan ChocoCara Bar. Chococara...

Siswa di Kota Blitar.

15 Ribu Siswa di Kota Blitar Tak Dapat MBG Imbas Transfer BGN Macet, 8 SPPG Stop Beroperasi

by Dwi Linda
09/06/2026 9:03 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Sebanyak 15.000 hingga 16.000 siswa di Kota Blitar sementara waktu tidak menerima pasokan Program Makan Bergizi Gratis...

Next Post
Menteri Johnny. (Foto: Dokumen/Tugu Jatim)

Kominfo Jadi Enabler Masyarakat Industri 4.0, Menteri Johnny: Perkuat Komitmen dan Kolaborasi

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID