BOJONEGORO, Tugujatim.id – Pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) tingkat kecamatan di Kabupaten Bojonegoro periode 2022-2025 resmi dilantik di pendopo Kecamatan Kalitidu, Selasa (22/2/2022).
Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah berharap para pengurus mampu mempersatukan perguruan pencak silat di Bojonegoro. Kegiatan ini sekaligus sosialisasi olahraga berjenjang yang menjadi program Pemkab Bojonegoro.
Hadir dalam acara tersebut, Bupati Bojonegoro Anna Mu’awannah, Dandim 0813 Letkol Arm Arif Yudo Purwanto, Wakapolres Kompol Muh Wahyudin Latief, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Amir Syahid, Ketua KONI Ali Mahmudi, Camat Gayam Agus Hariyana, Camat Purwosari Saifurochim, Camat Malo Andrianto, Camat Ngasem Waji, Camat Ngambon Sudiyaris Yuwono, Danramil 0813/17 Kalitidu Kapten Arm Lugiantoro, Kanit Intel Polsek Kalitidu Ipda Suliyanto, serta Ketua IPSI H. Endro Setyo Widodo.
Bupati Anna menjelaskan tugas IPSI selain sebagai pemelihara bidang olahraga juga sebagai pemelihara Kantibmas di wilayah kecamatan. Pengurus sesuai rencana akan mendapat insentif dari Dinpora agar bisa dipertanggungjawabkan.
Bupati Anna juga berharap dengan adanya pengurus IPSI tingkat kecamatan mampu mempersatukan perguruan pencaksilat di Bojonegoro.
“Semoga mampu menjalankan amanah, dan harus dapat mempersatukan perguruan pencak silat yang ada di wilayah Bojonegoro,” terangnya.
Bupati Anna mengatakan IPSI berada di bawah naungan KONI yang merupakan wadah organisasi resmi beladiri. Selain itu, IPSI punya AD/ART berlaku dan dipatuhi dari tingkat pusat hingga desa.
“Pemkab punya program Kartu Potensi Olahraga Bojonegoro (KPOB) untuk anak usia 6 -9 tahun, maka jika diperlukan IPSI akan dibentuk berbasis desa,” terang Bupati.
Dalam kesempatan itu, Dandim 0813 Letkol Arm Arif Yudo Purwanto mengatakan sangat mengapresiasi langkah Bupati Bupati Bojonegoro membentuk kepengurusan IPSI di seluruh Kecamatan.
“Ini dapat menciptakan generasi muda, serta menciptakan suasana Kamtibmas di wilayah Bojonegoro,” tegasnya.
Dandim berharap dengan dibentuknya IPSI Kecamatan akan mampu membentuk bibit atlet yang unggul sehingga juga bisa mengikuti pendaftaran anggota TNI dan Polri lewat jalur atlet.








