TUBAN, Tugujatim.id – Pemerintah akhirnya memperbolehkan masyarakat untuk mudik Lebaran 2022. Keputusan ini diambil setelah melihat perkembangan situasi pandemi Covid-19 di Indonesia terus melandai.
Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky saat dikonfirmasi mengatakan, arahan dari Presiden Joko Widodo menyebutkan, kegiatan mudik Lebaran bisa dilakukan. Meski begitu, pemerintah tetap mengimbau kepada masyarakat yang melakukan vaksinasi lengkap.
Pihaknya dipersilakan untuk vaksinasi, kemudian yang belum tahap kedua juga dipersilakan tahap selanjutnya. Untuk masyarakat yang sudah vaksinasi kedua dengan jarak tiga bulan silakan melanjutkan yang booster.
“Vaksinasi lengkap menjadi salah satu persyaratan mudik Lebaran. Jadi, vaksinasi semua harus lengkap,” ungkap Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky.
Terkait ketersedian vaksin, pria yang akrab disapa Lindra ini mengatakan, stok di Kabupaten Tuban masih tersedia dan aman.
“Stoknya masih tersedia. Sekali lagi silakan masyarakat yang belum melaksanakan, segera vaksinasi,” terangnya.
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa juga menyampaikan hal yang sama saat berkunjung di Kabupaten Tuban. Dia menambahkan, vaksinasi menjadi bagian penting dalam rangka mudik tahun ini. Selain itu, menambah imunitas juga untuk meminimalisasi penyebaran Covid-19.
“Kita mudik yang diharapkan sowan kepada sesepuh atau yang dituakan. Padahal, yang sepuh adalah usia rentan terpapar Covid-19,” sambungnya.
Sementara di tahun ini juga tidak diberlakukan lagi terkait kebijakan harus karantina. Bagi pelaku perjalanan dari luar negeri (PPLN) tidak karantina, tapi mereka hanya melakukan tes usap PCR. Jika hasilnya negatif, mereka dipersilakan melanjutkan perjalanan. Sebaliknya jika positif, mereka akan ditangani satgas Covid-19 setempat.
“Silaturahminya berjalan seperti yang diharapkan. Tapi, semuanya bisa aman dan sehat,” ujarnya.
—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim ,
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim







