• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Bubur Muhdlor. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Jamaah Masjid Muhdlor Tuban tampak sibuk memasak bubur yang disajikan untuk berbuka puasa pada Senin (04/04/2022). (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Bubur Muhdlor, Kuliner Khas Tuban Hanya Disajikan saat Momen Ramadhan

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Warga keturunan Arab di wilayah Kelurahan Sidomulyo dan Kutorejo, Kecamatan Tuban, ini memiliki tradisi unik saat Ramadhan. Ya, mereka terbiasa membuat sajian berbuka puasa yang akan dibagikan ke masyarakat. Namanya bubur muhdlor.

Bubur yang dibuat ini bukan sembarang bubur. Sebab, makanan yang terbuat dari bahan baku beras ini memiliki nama bubur muhdlor karena diambil dari nama masjid yang digunakan untuk tempat memasaknya. Habib Agil Abunumay, 64, takmir Masjid Muhdlor, mengatakan, pembuatan makanan ini dilakukan sejak 1937 atau sekitar 85 tahunan, jauh sebelum kemerdekaan Republik Indonesia.

You might also like

SPPG di Blitar.

IPAL Bermasalah, 28 SPPG di Blitar Dihentikan Sementara oleh BGN

05/06/2026 11:48 PM
Jemaah haji asal Malang.

Proses Pemulangan, 2 Jemaah Haji asal Malang Meninggal saat Tiba di Bandara Juanda Surabaya

05/06/2026 8:00 PM

Dia mengatakan, bubur muhdlor hanya disajikan saat Ramadhan saja. Awal mula bubur ini diberikan kepada janda, duafa, hingga orang miskin yang ada sekitar masjid dengan cara diantarkan ke rumah-rumah. Namun seiring berjalannya waktu, kini makanan itu diberikan ke masyarakat umum.

Bubur Muhdlor. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)
Bubur muhdlor menjadi sajian yang ditunggu-tunggu saat berbuka puasa.(Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

“Saya masih ingat, sekitar 1970-an, saya bersama teman-teman sebaya mengantarkan ke rumah warga yang tergolong duafa dan lain-lainnya,” cerita Habib Agil pada Senin (04/04/2022).

Namun pada dua tahun terakhir, pihak masjid tidak membuat bubur karena saat setiap kali pembagian banyak terjadi antrean. Dia melanjutkan, kondisi pandemi Covid-19 masih tinggi dan belum terkendali sehingga pengurus mengambil keputusan meniadakannya saat itu.

“Pada 2020 libur total, yang 2021 buat tapi terbatas pada jamaah yang ada di Masjid Muhdlor. Itu pun dibuatnya di luar,” ujarnya.

Cara Membuat Bubur Muhdlor:

Untuk membuat bubur ini cukup sederhana. Yaitu, beras dicampur dengan air, kemudian dimasukkan ke dalam kuali kuningan besar yang berukuran diameter 1 meter dan tingginya sama diletakkan di atas tungku api. Ketika beras mulai melunak, dimasukkan rempah-rempah, semacam bumbu gulai yang sebelumnya sudah dicampur dengan santan kelapa dan daging kambing. Rata-rata untuk memasak bubur ini dibutuhkan sekitar 20 butir kelapa dan 30 kilogram beras per hari.

Bubur Muhdlor. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)
Bubur yang sudah masak dibagikan ke warga untuk menu berbuka puasa.(Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

“Kalau dulu meracik secara konvesional. Istilahnya rewang atau melibatkan banyak orang. Ya, bersama-sama masaknya. Terus pembakarannya menggunakan kayu bakar. Kalau sekarang sudah praktis, tinggal menuangkannya seluruh bumbu dan adonan,” ungkapnya.

Dalam sekali penyajian, pihak masjid menyediakan sekitar 350-400 porsi. Semua itu diberikan kepada masyarakat yang ingin merasakan sajian khas ini saat Ramadhan.

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: berita Tuban hari iniBubur muhdlorBubur muhdlor di TubanKuliner khas RamadhanMakanan khas Ramadhan
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

SPPG di Blitar.

IPAL Bermasalah, 28 SPPG di Blitar Dihentikan Sementara oleh BGN

by Dwi Linda
05/06/2026 11:48 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Sebanyak 28 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Blitar Raya...

Jemaah haji asal Malang.

Proses Pemulangan, 2 Jemaah Haji asal Malang Meninggal saat Tiba di Bandara Juanda Surabaya

by Dwi Linda
05/06/2026 8:00 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Seorang jemaah haji asal Kota Malang, Jawa Timur, dilaporkan meninggal dunia saat tiba di Bandara Internasional Juanda...

Wakapolres Blitar.

Wakapolres Blitar Diduga Aniaya Ajudan hingga Hidung Patah, Kapolres Buka Suara

by Dwi Linda
05/06/2026 7:21 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Publik heboh dengan beredarnya informasi dugaan tindak kekerasan yang melibatkan seorang perwira menengah di lingkungan Polres Blitar....

Desa Bulukerto.

Desa Bulukerto Wakili Kota Batu di Ajang Lomba Desa Se-Jatim, Ini Sederet Potensi dan Keunggulannya!

by Dwi Linda
05/06/2026 7:01 PM
0

BATU, Tugujatim.id - Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, terpilih mewakili Kota Batu mengikuti ajang Perlombaan Desa dan Kelurahan Provinsi Jawa Timur...

Next Post
Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Malang Samsun Hadi

Potensi Inflasi April 2022, KPwBI Malang Waspadai Naiknya Komoditas Utama selama Ramadhan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID