• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pabrik pengolahan plastik. (Foto: Rizal/Tugu Malang)

Bupati Malang Sanusi. (Foto: Rizal/Tugu Malang)

Denmark Beri Bantuan, Tak Lama Lagi Kabupaten Malang Segera Miliki Pabrik Pengolahan Plastik

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Penanganan sampah di Kabupaten Malang semakin serius dilakukan, khususnya untuk limbah plastik. Apalagi Pemkab Malang kini mendapatkan bantuan dari Denmark sehingga akan segera membuat pabrik pengolahan plastik.

Lokasi pabrik pengolahan plastik itu rencananya akan didirikan di Desa Talangagung, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. Di sana akan dibuat untuk mengolah limbah menjadi biji plastik. Tujuannya agar sampah plastik tidak akan mencemari tanah dan air karena telah diolah menjadi sesuatu yang berguna.

You might also like

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

04/06/2026 1:57 PM
Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

04/06/2026 1:00 PM

Ya, pabrik pengolahan plastik itu bakal mulai digarap Juni 2022. Itu merupakan kerja sama antara Pemkab Malang dan organisasi non-profit, Alliance to End Plastic Waste Denmark. Untuk nilai investasinya sekitar Rp500 miliar.

“Itu bantuan dari Denmark. Rencananya Juni mendatang masuk tahap pengerjaan. Saya sudah bicara dengan presiden Alliance dari Denmark itu untuk tindak lanjutnya,” terang Bupati Malang Sanusi pada Rabu (20/04/2022).

Untuk mewujudkan pabrik tersebut, dia telah menyiapkan lahan seluas dua hektare. Dia juga telah menyiapkan regulasi agar masyarakat tidak lagi sembarangan membuang sampah plastik.

“Saya sudah siapkan peraturan daerah (perda). Masyarakat tak boleh lagi membuang sampah sembarangan,” kata Sanusi.

Untuk persiapannya, Pemkab Malang bekerja sama dengan Center for Southeast Asian Studies (CSEAS) dalam membentuk desa percontohan untuk pemilahan sampah dari rumah di Desa Kendalpayak, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang.

Selama 11 bulan, CSEAS telah memberikan edukasi dan pelatihan kepada 400 kepala keluarga yang ada di Desa Kendalpayak agar mereka bisa memilah sampah, baik yang organik maupun non-organik.

Sementara itu, Sanusi mengatakan kondisi pembuangan dan pengelolaan sampah di Kabupaten Malang saat ini cukup terkendali.

Untuk diketahui, Kabupaten Malang telah memiliki beberapa tempat pembuangan sementara (TPS) yang memiliki prinsip 3R, yaitu reduce, reuse, dan recycle.

“Sampai saat ini masih terkendali. Sampah plastik di Kabupaten Malang tidak sampai mengakibatkan pencemaran yang terlalu (serius) karena sudah ada TPS 3R,” ujar Sanusi.

Meski begitu, bukan berarti Pemkab Malang berhenti memberi perhatian khusus untuk pengelolaan sampah. Mereka terus melakukan inovasi dan upaya untuk menyeriusi isu ini.

“Pemerintah Kabupaten Malang juga terus berupaya untuk mengembangkan dan merancang suatu sistem pengelolaan sampah yang holistik sekaligus komprehensif untuk mencapai target nol sampah pada 2025,” kata Sanusi.

Menurut dia, hingga saat ini ada lebih dari 150 kabupaten di seluruh Indonesia yang belajar tentang pengelolaan sampah dari Kabupaten Malang.

“Banyak daerah lain yang ingin belajar penanganan sampah dari Kabupaten Malang. Sudah 150 kabupaten lebih yang studi replikasi dari Kabupaten Malang,” ujarnya.

 

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: Bupati Malang SanusiKabupaten MalangKabupaten Malang hari iniLimbah berbahayaLimbah plastik di Kabupaten MalangLimbah sampah di Kabupaten MalangPabrik pengolahan plastikPabrik pengolahan plastik di Kabupaten MalangTempat pembuangan limbah
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Probolinggo.

Lukai Diri Sendiri, Perawat RS di Probolinggo Rekayasa Dibegal demi Tutupi Jual Motor sang Ayah

by Dwi Linda
04/06/2026 12:32 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kasus dugaan pembegalan yang sempat menghebohkan warga Kabupaten Probolinggo akhirnya terungkap. Seorang perawat RSUD Waluyo Jati Kraksaan...

Harga telur di Bojonegoro.

Harga Telur di Bojonegoro Merosot 3 Hari Berturut-turut, Pedagang Untung Peternak Buntung

by Dwi Linda
04/06/2026 12:03 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Harga telur ayam di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Bojonegoro merosot dalam beberapa hari terakhir. Kondisi harga...

Next Post
Proyek Kilang GRR Tuban. (Foto: Dokumen/Tugu Jatim)

Tahap Finalisasi Bakal Rampung Mei 2022, Proses Desain Proyek Kilang GRR Tuban Capai 91%

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID