• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ilustrasi penyebaran virus corona. Penerapan PSBB Jawa-Bali atau istilah barunya PPKM yang bakal diterapkan mulai 11-25 Januari mendatang. (Foto: Pixabay)

Penerapan PSBB Jawa-Bali atau istilah barunya PPKM yang bakal diterapkan mulai 11-25 Januari dan 26 Januari-8 Februari (Foto: Pixabay)

PSBB Jawa-Bali Diyakini Bisa Turunkan Kasus Aktif COVID-19

Redaksi by Redaksi
6 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, Tugujatim.id – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) atau istilah lama Pembatasan Sosial Bersakala Besar (PSBB) di sejumlah wilayah di Pulau Jawa-Bali, pada 11-25 Januari 2021 mendatang diharapkan bisa menekan angka kasus COVID-19.

Dilansir dalam situs resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencanan (BNPB), Ketua Satgas Penanganan COVID-19, Doni Monardo mengaku optimis, hal itu dapat terwujud dari penerapan PSBB Jawa-Bali tersebut.

You might also like

Bojonegoro.

Bojonegoro Terima DBH PBB Rp116,6 Miliar, Sektor Migas Jadi Penyumbang Terbesar

19/07/2026 2:05 PM
Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

19/07/2026 12:53 PM

Sebab berkaca dari momentum pembatasan pada pertengahan September hingga November tahun lalu, terbukti bisa menurunkan kasus aktif. Tercatat dari 67 ribu kasus, bisa menurun menjadi 54 ribu atau turun hingga kurang lebih 20 persen.

Baca Juga: 15 Daftar Website Penyedia Vektor Gratis yang Super Keren

“Semoga pada periode ini, prosentase penurunan angka kasus dapat lebih besar lagi,” katanya.

Menurutnya, langkah yang diambil pemerintah terkait PSBB Jawa-Bali bisa sekaligus momentum yang baik untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Hal tersebut sesuai arahan dari Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN) Airlangga Hartarto.

“Diperlukan sebuah cara yang efektif dalam upaya meningkatkan disiplin masyarakat. Kita tidak berharap bahwa pada periode ini kita kehilangan momentum. Bulan Januari ini adalah momentum terbaik bagi perkembangan di bidang ekonomi kita,” ungkap Doni.

Lebih lanjut, cara yang dapat diambil dalam rangka meningkatkan kedisiplinan masyarakat menurut Doni adalah dengan memanfaatkan seluruh jaringan pemerintah sampai ke tingkat yang paling rendah, yaitu desa/kelurahan.

Pihaknya, telah berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait langkan harus dilakukan untuk menerapkan PSBB di Jawa-Bali di seluruh lapisan pemerintah daerah. Salah satunya dengan mengaktifkan kembali posko COVID-19.

Baca Juga: 5 Skill Penting untuk Sambut Tahun 2021

“Untuk kembali mengaktifkan posko di seluruh kabupaten/kota dalam rangka menegakkan protokol kesehatan. Bagi mereka yang abai tentu perlu diberikan sanksi dan kita harapkan ada ketegasan dari para pihak yang memang memiliki kewenangan untuk mengatur itu semua,” jelas Doni.

Dia juga menekankan, berjuang melawan COVID-19 secara serentak menjadi momentum yang baik bagi seluruh masyarakat, sekaligus merupakan hak dan kewajiban untuk bela negara melalui profesi dan peranan masing-masing.

“Kerja sama dari berbagai komponen Pusat dan Daerah harus dijaga,” kata Doni.

Sebagaimana diketahui bahwa Pemerintah memutuskan memberlakukan PSBB atau PPKM Jawa-Bali guna mengantisipasi adanya lonjakan kasus COVID-19 usai libur Natal dan Tahun Baru.

Keputusan yang diambil melalui Rapat Terbatas di Istana Negara pada Rabu (6/1) itu akan mengatur seluruh kebijakan terkait penanganan COVID-19 secara mikro di Pulau Jawa dan Bali, yang didasarkan pada kriteria angka kematian, kasus aktif, ketersediaan Rumah Sakit, kesembuhan dan tingkat disiplin masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan. (Moch Abdurrcohim/gg)

Tags: JakartanasionalpsbbPSBB Jawa-Bali
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Bojonegoro.

Bojonegoro Terima DBH PBB Rp116,6 Miliar, Sektor Migas Jadi Penyumbang Terbesar

by Dwi Linda
19/07/2026 2:05 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro kembali menerima penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar...

Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 12:53 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Sebanyak 6 mahasiswa vokasi dinonaktifkan sementara selama proses investigasi yang dilakukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan...

Jawa Timur

Variasi Cuaca di Jawa Timur Mencolok, Dominasi Udara Kabur Berbanding Terbalik dengan Suhu Cerah yang Tinggi

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 10:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Minggu (19/07/2026) menunjukkan dinamika atmosfer yang cukup kontras antara wilayah satu dengan lainnya....

Jalan Menuju Surga.

Jalan Menuju Surga di Kota Malang Viral Bikin Penasaran, Ternyata Dibangun untuk Antar Jenazah

by Dwi Linda
18/07/2026 6:15 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebuah gang kecil di Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, belakangan viral di media sosial karena memiliki...

Next Post
Elon Musk, CEO Tesla dan SpaceX yang menggeser posisi Jeff Bezos sebagai orang terkaya di dunia. (Foto: Creative Common)

Elon Musk Resmi jadi Orang Terkaya Sedunia, Geser Posisi Jeff Besoz

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID