• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Dialog Nasional bertajuk Pembasisan Pancasila di Era Disrupsi Melalui Nation and Character Building

Dialog Nasional bertajuk Pembasisan Pancasila di Era Disrupsi Melalui Nation and Character Building. (Foto: Feni Yusnia/Tugu Malang)

Wakil Gubernur Jatim Sebut Pancasila Basis Ideologi Bangsa dalam Dialog Nasional Unikama

Herlianto A by Herlianto A
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Pancasila merupakan sebuah basis ideologi dalam berbagai kegiatan yang dilakukan dan tidak lepas dari aspek karakter building suatu bangsa. Demikian pemaparan Emil Elestianto Dardak, Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim).

Emil, sapaan akrabnya, menyampaikan gagasan tersebut dalam agenda Dialog Nasional bertajuk ‘Pembasisan Pancasila di Era Disrupsi Melalui Nation and Character Building’ di Aula Sarwakirti Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) padaRabu (22/6/2022).

You might also like

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM
Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM

Menurut pria yang hadir secara daring itu, Pancasila juga berkaitan dengan ideologi ekonomi yang terjadi saat ini. Misal, adanya pilihan dilematis antara membuka ekonomi bagi perkembangan industri baru seperti pembukaan cabang minimarket dan dampaknya pada pasar tradisional.

“Atau bagaimana kita beralih dengan sistem kendaraan umum dengan aplikasi kendaraan. Ini menjadi benturan antara progres kemajuan dengan dampaknya pada ekonomi masyarakat,” kata Emil.

89c0c8cf 746c 4db4 86c8 54f10d781de9
Suasana penyelenggaraan Dialog Nasional bertajuk Pembasisan Pancasila di Era Disrupsi Melalui Nation and Character Building. (Foto: Feni Yusnia/Tugu Malang)

Dia juga mengatakan bahwa sebuah tahapan yang memumpuni untuk mengambil satu keputusan terbaik itu dibutuhkan. Antara membatasi diri dengan konsekuensi akan ketinggalan atau sebaliknya. Maju dan melindungi mereka yang terdampak.

“Ini menguji keputusan kita bersama sebagai masyarakat. Apakah kita akan ikut membatasi diri. Karena hal ini sangat penting dan harus ditanamkan,” jelasnya.

Sebab itu, ia mendorong generasi muda khsusunya untuk menggali sebanyak mungkin studi kasus disrupsi yang sudah terjadi dan bagaimana dampaknya pada karakter pembangunan bangsa. Seperti liberalisasi informasi.

“Maka bagaimana kita menyikapi banyak sekali disrupsi yang terjadi dan berdampak pada karakter building nation kita. Sehingga kita perlu meningkatkan pemikiran pada era disrupsi ini,” terangnya.

Dr Rohman Budijanto SH MH, Staf Khusus Bidang Hukum dan Kerjasama Internasional, Kementerian PMK,  menambahkan bahwa tantangan saat ini adalah globalisasi dan kehadiran revolusi industri.

Terlebih, disrupsi nyata ditandai dengan perkembangan dunia digital yang tidak masuk ranah pribadi. “Hal ini sangat berbahaya dan dapat mengancam budaya bangsa. Apalagi, mentalitas ini juga belum terbangun sesuai nilai Pancasila,” ujarnya.

2269f655 d668 43b5 9166 ae90faaac42c
Poster Dialog Nasional yang diinisiasi oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Unikama. (Foto: Dokumen Unikama)

Sebab itu, tambah Rohman, perlunya kolaborasi sesuai sila ketiga dengan menguatkan iklim nasional dalam berbagai aspek. Diantaranya dengan revolusi mental yang telah dicanangkan pemerintah, integritas, hingga gotong royong. “Sehingga terwujud bangsa yang berdaulat, berdikari, dan berkiprah berdasar Pancasila,” tuturnya.

Di sisi lain, Direktur Direktorat Kemahasiswaan dan Alumni Unikama Dr H Sudi Dul Aji MSi menjelaskan bahwa ideologi ekonomi menjadi pembahasan yang menarik dalam agenda ini. Apalagi, dalam ideologi Pancasila juga terdapat banyak hal yang harus diselesaikan.

“Seperti adanya karakter yang harus dibangun di era disrupsi ini. Maka, ada dialog ini diharapkan dapat diperoleh tinjauan dari berbagai sudut pandang narasumber. Seperti aspek ekonomi dari kementerian, pemerintah, BPIP hingga budayawan,” sambung Sudi Dul.

Paling tidak, imbuhnya, adanya penanaman nasionalisme dan karakter yang penting untuk ditekankan bagi mahasiswa. “Kalau tidak dijalankan akan ada situasi yang tidak baik,” tukasnya.

Diketahui, kegiatan yang diinisiasi olwh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Kabinet Trisakti Gardapati Unikama ini melibatkan mahasiswa hingga dosen dari berbagai perguruan tinggi.

Dalam kegiatan yang berlangsung secara hybrid ini juga turut menghadirkan beberapa pemateri. Diantaranya, Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak; Staf Khusus Bidang Hukum dan Kerjasama Internasional Kementerian PMK Dr Rohman Budijanto SH MH.

Kemudian, Sekretaris Kepala BPIP Achmad Uzair Fauzan; Staf Ahli Gubernur Jatim Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Joko Irianto; serta Budayawan Jatim Ki Cokro Wibowo. (Adv)

 

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: IdeologiKota MalangpancasilaUnikamaWakil Gubernur Jatim
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Next Post
Wali Kota Pasuruan, Syaifullah Yusuf, saat menyapa warga yang menimbang anaknya di Layanan Terpadu Tumbuh Kembang Penanganan Masalah Gizi Terintegrasi atau Angsal Gisi di Puskesmas Kandangsapi, Kamis (23/6/2022).

Angsal Gisi, Layanan Kota Pasuruan Tekan Angka Stunting

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID