• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Toko kelontong yang dirampok di Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. (Foto: Rap/Tugu Jatim)

Toko kelontong yang dirampok di Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. (Foto: Rap/Tugu Jatim)

Ibu Hamil Rampok Toko Kelontong di Poncokusumo Malang

Redaksi by Redaksi
6 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Miris. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan perbuatan Sumini, 35, perempuan asal Pasuruan, ini. Bukannya beristirahat di rumah karena hamil 8 bulan, tapi dia bersama komplotannya justru merampok sebuah toko kelontong milik Dewi Masitoh, 65, di Dusun Wates, Desa Wonomulyo, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.

Kejadian itu sendiri bermula pada Kamis (14/01/2021) pukul 16.00 WIB saat korban hendak menutup tokonya. Tiba-tiba muncul 2 perempuan (Sumini dan Ita Maulida) yang masuk ke dalam toko tersebut.

You might also like

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM
Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM

“Pada waktu itu korban sendirian dan mau pulang. Tokonya mau tutup, tiba-tiba masuk 2 perempuan dengan alasan mau membeli kerupuk. Karena sudah tutup, korban memberi tahu keduanya supaya keluar dari tokonya,” ungkap Kapolsek Poncokusumo AKP Mohammad Luthfi saat dikonfirmasi Jumat (15/01/2021).

Namun, dua perempuan tersebut tidak mau keluar karena beralasan sedang mencari handphone-nya yang jatuh.

“Korban lalu menyuruh keduanya mencari handphone-nya, tapi secara tiba tiba salah satu pelaku mendorong korban dengan membekap wajah korban dan dibantu pelaku lainnya (Sumini),” bebernya.

Setelah korban jatuh, Ita mengikat kaki korban dengan tali rafia yang ada di toko. Lalu, Sumini membekap, memegangi tangan, dan mengancam korbannya apabila berteriak akan dibunuh.

“Setelah pelaku mengikat kaki korban, dia berdiri dan mengambil 2 pres rokok Dji Sam Soe, 2 pres rokok Penamas, dan 3 karung ukuran 5 kg dan 25 kg yang berisi uang pecahan 100 ribu dan uang ribuan sebesar kurang lebih Rp 200 juta yang ada di atas kursi kasir,” tutur Luthfi.

“Setelah itu pelaku Ita keluar, selang beberapa lama disusul oleh Sumini, serta korban ditinggal di dalam toko dalam kondisi kaki diikat,” ujarnya.

Atas kejadian itu, korban langsung melapor ke Polsek Poncokusumo. Tak berselang lama, para pelaku berhasil ditangkap oleh petugas kepolisian.

“Pelaku ditangkap setelah korban diantar melapor ke polsek. Kami curiga pelaku masih berada di sekitaran lokasi. Kami akhirnya berhasil mengamankan Sumini berikut barang bukti kejahatannya, dan pelaku yang lain ditangkap di rumahnya,” ujarnya.

Selama proses pemeriksaan, ternyata diketahui jika ada 4 pelaku yang terlibat dalam kejahatan tersebut. Yaitu, Sumini; Ita Maulida, 20; Imam Syafi’i, 28; dan Sodikin.

“Imam dan Sodikin berperan sebagai penunggu di luar toko dan memantau situasi. Sementara Sodikin kini masih menjadi DPO (daftar pencarian orang) dan membawa kabur 2 sak uang hasil kejahatan yang diberikan tersangka Ita Maulida,” pungkasnya.

Dari penangkapan tersebut, Polsek Poncokusumo berhasil mengamankan 1 buah baju warna biru, kerudung kuning milik tersangka Ita Maulida yang digunakan untuk melakukan kejahatan yang dibuang di sungai untuk mengelabui petugas. Selain itu, juga 2 sak karung ukuran 5 kg dan 25 kg berisi uang tunai pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu yang dibawa kabur oleh Sodikin. (rap/ln)

 

Tags: ibu hamilperampokanPolsek Poncokusumoponcokusumo
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Next Post
Kabupaten Lamongan memiliki sejumlah kuliner yang khas dicoba. Yuk kita bahas apa saja! (Foto: Pemkab Lamongan)

5 Oleh-oleh Khas Lamongan yang Pantang Dilewatkan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID