• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Keripik buah. (Foto: M. Ulul Azmy/Tugu Malang)

Ilustrasi oleh-oleh keripik buah di Kota Batu, Jawa Timur, yang viral di medsos karena isinya yang tak sesuai kemasan. (Foto: M. Ulul Azmy/Tugu Malang)

Pemkot Batu Respons Kasus Viral Keripik Buah Isi 6 Iris, Janji Segera Gelar Sidak

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

BATU, Tugujatim.id – Kasus keripik buah yang viral di media sosial (medsos), membuat Dinas Koperasi Usaha Mikro Perdagangan (Diskumdag) Kota Batu meresponsnya. Dugaan kasus ini mencuat karena ada oknum penjual keripik buah berbuat curang dengan mengurangi isi produk yang dijual.

Diskumdag Kota Batu bakal melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap pelaku usaha keripik buah tersebut. Sebab sejak postingan itu viral, pihaknya juga telah mendapati informasi tersebut.

You might also like

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

13/06/2026 6:08 PM
Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

13/06/2026 5:25 PM

Kepala Diskumdag Kota Batu Eko Suhartono mengatakan, jika tak segera menyelesaikan masalah ini bisa mencoreng dunia pariwisata Kota Batu.

”Ya, kami sudah tahu soal informasi itu. Ada kemasan keripik buah yang ukurannya menggelembung tapi isinya sedikit,” jawab Eko saat dihubungi pada Rabu (10/08/2022).

Dia juga akan melakukan sidak dan pengawasan terhadap sejumlah toko oleh-oleh di Kota Batu. Saat ini, pihaknya masih akan menyelidiki perkara tersebut.

”Kami masih belum tahu pasti produksinya di mana, dapat dari siapa? Nanti akan kami cari lagi karena belum tentu juga produk itu berasal dari sini,” jelasnya.

Keripik buah. (Foto: M. Ulul Azmy/Tugu Malang)
Kepala Diskumdag Kota Batu Eko Suhartono.(Foto: M. Ulul Azmy/Tugu Malang)

Dia berharap kasus ini tak terulang lagi. Dia mendorong agar produsen maupun penjual oleh-oleh untuk bekerja sama menciptakan iklim pariwisata yang kondusif. Apalagi, situasi ekonomi sudah mulai bangkit pasca Covid-19.

”Jangan sampai ini terulang lagi sehingga dapat mencoreng citra pariwisata Kota Batu,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, unggahan seorang wisatawan asal Gresik bernama Khoiriah viral usai dia mengungkapkan rasa kecewanya dengan salah satu penjual keripik buah di Kota Batu. Sebab, satu bungkus aluminium foil yang dibeli hanya ada isi 5-6 iris keripik.

Wisatawan itu menuturkan, membeli produk oleh-oleh itu di kios pinggir jalan. Satu-satunya tanda lokasi yang dia ingat, toko itu berada di pinggiran jalan setelah palang bertuliskan “I Love Batu”. Artinya, ada di sekitaran Jalan Ir Soekarno hingga Jalan Pattimura.

”Jadi saya mau pulang arah ke Gresik, ada tulisan I Love Batu. Sesudahnya kan di pinggiran jalan ada banyak yang jual oleh-oleh, iya di situ,” kata dia saat dikonfirmasi.

Dari hasil penelusuran reporter, ada banyak toko oleh-oleh mulai keripik buah hingga penjual buah yang berada di sepanjang jalan kawasan wisata Jatim Park 3 tersebut. Dari sekian produk yang ditawarkan, memang ditemui sejumlah produk keripik dengan isian berkisar 6 iris atau seberat 25 gram saja.

Namun, satuan bungkus keripik itu dijual dalam sistem paketan dengan total 6-8 bungkus dengan berbagai macam jenis buah.

”Iya itu paketan, sebungkus cuma 25 gram saja. Kalau dikira-kira ya memang hanya sekitar 6 bijian. Sepaket harganya Rp55 ribu,” tutur penjaga toko pada Selasa (09/08/2022).

Bergeser ke toko lain, produk kemasan serupa juga banyak ditemui. Total ada 3 toko yang ditelusuri, semua menyediakan paketan kemasan hemat itu. Rata-rata, mereka mengaku hanya menjualnya saja. Paketan tersebut sudah ada dari produsennya.

”Dari sananya juga sudah dikemas begitu. Saya kan hanya jualan saja, Mas,” tutur Ika Ayu, salah satu penjual yang lain.

Meski begitu, jika ada pembeli yang tertarik membeli paketan tersebut, Ika mengaku selalu memberi tahu bahwa isian keripik dalam bungkus memang sedikit. Meski memang harganya juga jauh lebih murah. Jadi, tidak heran jika banyak pembeli yang kecewa jika tidak berkomunikasi terlebih dahulu sebelum membeli.

”Kadang kan ada juga pembeli yang langsung beli-beli aja, gak nanya. Sebenarnya di bungkus itu kan juga sudah ada keterangan beratnya. Tapi kalau saya sudah langsung kasih tahu, itu memang murah tapi isiannya sedikit,” tutur Ika.

 

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: Berita Kota Batu hari iniDiskumdag Kota BatuDiskumdag Kota Batu sidak penjual keripik buahKasus keripik buahKasus keripik buah viralKeripik buahKeripik buah di Kota BatuKota Batu hari iniPenjual keripik buahPenjual keripik buah di Kota BatuViral kasus keripik buah
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

by Dwi Linda
13/06/2026 6:08 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Warga Kota Malang mulai mempertanyakan kelanjutan proyek penataan Pasar Induk Gadang setelah proses relokasi pedagang dilakukan sejak...

Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

by Dwi Linda
13/06/2026 5:25 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi mulai berdampak pada biaya operasional pemerintah daerah. Di tengah...

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Next Post
Jamaah haji. (Foto: Dok Kominfo Jatim/Tugu Jatim)

15.229 Jamaah Haji Debarkasi Surabaya Tiba di Tanah Air Hari Ini, Tersisa 1.583 Orang di Arab Saudi

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID