• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang Wahyu Hidayat akan mengikuti vaksinasi tahap pertama. (Foto:Rap/Tugu Jatim)

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang Wahyu Hidayat akan mengikuti vaksinasi tahap pertama. (Foto:Rap/Tugu Jatim)

Penyebab Tingkat Kematian COVID-19 di Kabupaten Malang Tinggi: Ketersediaan RS Minim

Meski Sudah Menerapkan PPKM, Angka Kematian Akibat COVID-19 di Kabupaten Malang Tetap Tinggi

Redaksi by Redaksi
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Kendati sudah melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali jilid pertama. Nyatanya angka kematian COVID-19 di Kabupaten Malang masih dinilai tinggi oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur.

“Kita kondisi kemarin sempat naik (Penyebaran COVID-19), tapi kemudian menurun. Dari tingkat penyembuh kita juga naik, tapi memang disoroti tingkat kematian tinggi,” ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat, saat dikonfirmasi pada Rabu (27/01/2021) di Pendopo Agung Kabupaten Malang.

You might also like

Muktamar NU Jombang.

Muktamar NU Jombang Ke-35 Bakal Didatangi 200 Ribu Orang, Perketat Penginapan Delegasi Resmi: Ini Lokasinya!

22/07/2026 9:39 AM
Cuaca di Jawa Timur.

Angin Kencang Mengintai di Balik Langit Cerah, Cuaca di Jawa Timur Rabu 22 Juli 2026 Perlu Diwaspadai

22/07/2026 7:46 AM

Sementara penyebab angka kematian ini disinyalir karena jumlah rumah sakit yang mampu menampung pasien COVID-19 semakin sedikit.

“Disampaikan Bapak Bupati ini memang ada (orang) yang sudah menderita (COVID-19) dan ketersediaan rumah sakit untuk menerima tidak ada. Sehingga dia kebingungan dan menyebabkan kematian,” bebernya.

Oleh karena itu, untuk lebih menekan angka penyebaran COVID-19 di Kabupaten Malang, pelaksanaan PPKM jilid 2 akan lebih diperketat sampai 08 Februari 2021.

“Akan lebih diperketat kemudian ditingkatkan operasi yustisi, kemudian akan lebih mengikutsertakan tokoh-tokoh seperti tokoh agama, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat setempat,” tegasnya.

“Kemudian diminta (oleh Pemprov Jatim) ada tim verifikasi untuk assessment terkait untuk kegiatan ini (PPKM),” sambungnya.

Terkait kebijakan jam malam, Wahyu akan mengikuti skema yang sudah disepakati bersama yaitu pukul 20.00 WIB.

“Kebijakan jam malam itu sebenarnya tidak ada, kita hanya pada tempat usaha saja. Hanya saja tadi disampaikan kebijakan lokal bila diperlukan itu dipersilahkan saja dilakukan (jam malam),” pungkasnya. (rap/gg)

Tags: corona viruscovid-19Kabupaten MalangMalangPPKMvirus corona
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Muktamar NU Jombang.

Muktamar NU Jombang Ke-35 Bakal Didatangi 200 Ribu Orang, Perketat Penginapan Delegasi Resmi: Ini Lokasinya!

by Dwi Linda
22/07/2026 9:39 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas pada Agustus 2026 diproyeksikan didatangi sekitar...

Cuaca di Jawa Timur.

Angin Kencang Mengintai di Balik Langit Cerah, Cuaca di Jawa Timur Rabu 22 Juli 2026 Perlu Diwaspadai

by Dwi Linda
22/07/2026 7:46 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Rabu (22/07/2026) didominasi cerah dan udara kabur di banyak kabupaten/kota. BMKG mengeluarkan peringatan...

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Next Post
Bupati Tuban H Fathul Huda menyaksikan penyuntikan vaksin kepada Forkopimda. (Foto: Moch Abdurrochim/Tugu Jatim)

Usia 60 Tahun Lebih, Bupati dan Wabup Tuban Tidak Ikut Divaksin

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID