• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Profesor Etnomusikolog asal Amerika Serikat, Anne Rasmussen, saat menjadi pembicara di acara Lesbumi Kota Malang di kedai Saptawikrama, Kamis malam (18/08/2022).

Profesor Etnomusikolog asal Amerika Serikat, Anne Rasmussen, bersama Dr Ari Ambarwati dan Aquarina Kharisma Sari saat menjadi pembicara di acara Lesbumi Kota Malang di kedai Saptawikrama, Kamis malam (18/08/2022). (Foto: Bayu)

Profesor Asal Amerika Anne Rasmussen Guyon, Siap Jadi Pengurus Lesbumi NU Cabang Virginia

Herlianto A by Herlianto A
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Profesor Etnomusikolog asal Amerika Serikat, Anne Rasmussen, senang sekali bisa kembali ke Malang. Apalagi kedatangannya kali ini disambut dengan sarasehan oleh pengurus Lesbumi Kota Malang.

Anne dihadirkan sebagai pembicara adalam acara Beber Klasa bertema Merayakan Persaudaraan; Anne Rasmussen, Perempuan, dan Musik Islam di Nusantara.

You might also like

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM
Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM

Beber Klasa Lesbumi NU Kota Malang digelar di kedai Saptawikrama, Kamis malam (18/08/2022). Anne menjadi pembicara bersama Dr Ari Ambarwati dan Aquarina Kharisma Sari. Sarasehan malam Jumat itu dipandu Leo Tanj Maju.

b3c9fde4 59d0 4f8d b565 de8300d0b275
Anne Rasmussen saat memainkan musik bersama Antok Yunus dan Dapur Rekaman Channel di acara Beber Klasar Lesbumi NU Kota Malang. (Foto: Bayu)

Anne mengaku tidak asing dengan Malang. Karena profesor asal Virginia AS itu memang sudah pernah ke Malang untuk tugas penelitian dan belajar Bahasa Indonesia di UM. Hanya saja untuk saat ini, dia sempat menunda ke Indonesia karena COVID-19.  Sama saja kata dia, di Amerika orang-orang juga diam di rumah saat pandemi.

Profesor yang meneliti musik Islam dan kebudayaan itu menyatakan bahwa Islam di Indonesia sangat menarik karena tidak hanya agama sebagai hukum, tapi juga berkesenian dan berkebudayaan. Dia memang sudah mengenal Lesbumi karena pernah bertemu dengan sejumlah tokoh dan pengurus Lesbumi NU.

“Jadi ini adalah kehormatan besar bagi saya berada di tengah pengurus Lesbumi di Malang. Terima kasih. Saya siap jadi pengurus Lesbumi Cabang Virginia, cabang istimewa,” ucapnya sembari tertawa.

Tekanan COVID-19 menurut Anne terjadi di mana-mana. Namun masyarakat tetap bisa melakukan aktifitas dan langkah kolaboratif dengan pemanfaatan teknologi. Sejumlah lembaga kata dia, bahkan bisa menyelenggarakan lomba tilawah Quran yang menghadirkan Qari dari berbagai negara hanya via zoom.

Dia mengajak semua orang untuk adaptif. Salah satu caranya dengan melakukan kunjungan persaudaraan. Dengan anjangsana menurutnya, bisa memperkaya pengetahuan.

83703337 d2d5 42e9 845a ecadc39f0ab7

Anne bercerita saat dirinya melakukan penelitian di Palestina tahun 2000. Saat itu dia melihat kedai yang menawarkan jasa internet. Anne pun bisa menghubungi kolega dengan internet yang baru pertama kali dia manfaatkan.

“Saya katakan kepada pemilik, ini luar biasa,” ujarnya.

Dia takjub dengan jawaban pemilik warnet yang mengatakan bahwa negaranya memang tidak punya gedung bertingkat. Tapi masyarakatnya bisa memanfaatkan kekuatan akal untuk berkembang.

Merespon soal pandemi, Ambarwati juga menceritakan penelitiannya terhadap masyarakat Samin di pedalaman Bojonegoro tahun 2020 lalu. Dosen Unisma tersebut juga kaget dan disadarkan, bahwa masyarakat yang tinggal di pedalaman, sangat adaptif dan berpikir sangat maju.

“Ketika saya tanya kepada sesepuh Samin Mbah Harjo, beliau berkata bahwa sudah saatnya bumi melambat untuk keseimbangan baru,” kata Ambarwati yang bertanya soal pandemi.

Bahkan Mbah Harjo menurutnya, masih memegang kitab warisan leluhur yang isinya soal pandemi Flu Spanyol. Ambarwati menyebut, masyarakat Samin bahkan sangat siap menerima pandemi.

Karena saat pandemi COVID-19 terjadi, masyarakat Samin sudah melakukan protokol kesehatan. Tak kalah hebatnya, masyarakat Samin juga melek teknologi.

“Saya pikir yang bisa diambil dari masyarakat Samin adalah membiasakan diri dengan segala situasi tanpa harus kehilangan daya hidup untuk tetap optimis,” tukasnya.

Beber Klasa bersama Prof Anne Kamis malam itu dihadiri sejumlah pengurus PCNU Kota Malang, akademisi, mahasiswa, santri, hingga pengurusan Lesbumi NU Kota Malang. Beber Klasa ditutup dengan nyanyian musik yang ditampilkan DRC bersama Prof Anne dan Antok Yunus

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: Anne RasmussenLesbumi Kota MalangProfesor Amerika SerikatProfesor Etnomusikolog
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Next Post
Kebakaran rumah. (Foto: Dok PMK Kabupaten Malang/Tugu Jatim)

Kebakaran Rumah di Lawang Malang Akibat Korsleting Listrik, Rugi Rp100 Jutaan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID