• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Krisis air bersih. (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

Ratusan warga Desa Sibon, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan, saat antre bantuan air bersih pada Selasa (27/09/2022). (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

Puncak Kemarau, 17 Desa di Kabupaten Pasuruan Rawan Kekeringan dan Krisis Air Bersih

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id – Sejumlah desa di wilayah Kabupaten Pasuruan mulai mengalami krisis air bersih pada akhir September 2022. Krisis air bersih ini disebabkan kekeringan di sejumlah aliran sungai saat musim kemarau berkepanjangan.

Kalaksa BPDB Kabupaten Pasuruan Ridwan Harris mengungkapkan, akhir September ini diperkirakan sebagai puncak kemarau. Menurut dia, sesuai data pengamatan ada 17 desa di wilayah Kabupaten Pasuruan yang termasuk dalam daerah rawan kekeringan. Belasan desa tersebut tersebar di enam kecamatan, mulai dari Kecamatan Pasrepan, Winongan, Lekok, Lumbang, dan Kejayan.

You might also like

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

13/06/2026 6:08 PM
Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

13/06/2026 5:25 PM

“Total pemetaan ada 17 desa yang kami siagakan,” ujar Harris saat dikonfirmasi pada Rabu (28/09/2022).

Krisis air bersih. (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)
Warga Desa Sibon, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan, membawa air bersih. (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

Berdasarkan data di Kecamatan Pasrepan, ada empat desa yang rawan kekeringan. Yaitu, Desa Mangguan, Desa Ngantungan, Desa Sibon, dan Desa Petung. Sementara di Kecamatan Winongan, krisis air bersih rentan terjadi di tiga desa yakni Desa Jeladri, Desa Kedungrejo, dan Desa Sumberejo.

Sedangkan di Kecamatan Lekok, kekeringan sering melanda empat desa, mulai Desa Pasinan, Desa Balunganyar, Desa Semedusari, serta Desa Wates. Untuk Kecamatan Lumbang, empat desa rentan kekeringan berada di Desa Lumbang, Desa Watulumbung, Desa Cukurguling, dan Desa Karangjati.

Untuk di Kecamatan Gempol ada Desa Wonosunyo, Kecamatan Kejayan ada Desa Kedungpelaron. Meski begitu, menurut Harris, hingga kini baru ada dua desa yang meminta bantuan distribusi air. Yakni, Desa Sibon dan Desa Mangguan di Kecamatan Pasrepan.

Krisis air bersih. (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)
Kekeringan membuat warga Desa Sibon, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan, kesulitan air bersih. (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

“Sudah mulai kekeringan, yang minta distribusi air bersih sudah melaporkan baru dua desa, yakni Desa Sibon dan Mangguan di Pasrepan,” ungkapnya.

Harris menjelaskan, BPBD Kabupaten Pasuruan sudah mulai menyalurkan bantuan distribusi air ke dua desa di Kecamatan Pasrepan sejak Selasa (27/09/2022).

“Ini sudah dikirim ke masing-masing 5.000 liter sehari,” jelasnya.

Sementara itu, Juleha, warga Desa Sibon, mengatakan, sudah bertahun-tahun desanya selalu mengalami kekeringan dan krisis air bersih saat musim kemarau. Menurut dia, sungai-sungai di wilayahnya hanya mengalir air ketika musim hujan.

“Kalau kering gini sulit cari air harus ke desa sebelah, cuma pas hujan aja lancar,” ujarnya.

Tags: Berita krisis air bersihDesa Kabupaten Pasuruan krisis air bersihKabupaten Pasuruan hari inikrisis air bersihKrisis air bersih di Pasuruanmusim kemarauPasuruan krisis air bersih
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

by Dwi Linda
13/06/2026 6:08 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Warga Kota Malang mulai mempertanyakan kelanjutan proyek penataan Pasar Induk Gadang setelah proses relokasi pedagang dilakukan sejak...

Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

by Dwi Linda
13/06/2026 5:25 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi mulai berdampak pada biaya operasional pemerintah daerah. Di tengah...

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Next Post
Pria ngamuk. (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

Pria Ngamuk Bawa Celurit di Pasuruan Jadi Tersangka Dugaan Penganiayaan terhadap Ibunya

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID