News  

Pria Ngamuk Bawa Celurit di Pasuruan Jadi Tersangka Dugaan Penganiayaan terhadap Ibunya

Pria ngamuk. (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)
Thoriq, pria yang mengamuk sambil bawa celurit di Desa Tampung, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, akhirnya ditetapkan tersangka. (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

PASURUAN, Tugujatim.id – Thoriq, 30, seorang pria ngamuk sambil membawa celurit keliling kampung di Desa Tampung, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, akhirnya ditetapkan  tersangka. Pria yang juga residivis kambuhan ini menjadi tersangka atas kasus dugaan penganiayaan terhadap ibunya, Sakinah, 65.

“Kami telah ditetapkan tersangka atas nama Thoriq,” ujar Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP Adhi Putranto Utomo pada Rabu (28/09/2022).

Sebelumnya pria ngamuk bernama Thoriq dilaporkan oleh tetangganya karena diduga telah memukuli dan menyekap ibunya di dalam rumah selama berhari-hari. Selama penyekapan itu, pria yang terlihat seperti orang depresi itu diduga dengan teganya tidak memberikan sesuap nasi pun kepada sang ibu.

“Thoriq jadi tersangka tindakan penganiayaan kepada ibunya,” ungkapnya.

Meski begitu hingga kini, pihak kepolisian belum melakukan penahanan terhadap Thoriq. Pasalnya hingga kini, pria tersebut masih menjalani perawatan di RSUD Bangil. Di mana sebelumnya petugas kepolisian harus menembakkan timas panas sebanyak dua kali di kaki dan tangan Thoriq untuk melumpuhkannya.

“Belum ditahan karena masih di rumah sakit,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, warga Desa Tampung, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, digegerkan dengan tingkah Thoriq yang mengamuk sambil membawa celurit pada Selasa (27/09/2022). Selama 3 jam proses penangkapan, petugas gabungan polisi dan TNI sempat kewalahan menghadapi Thoriq yang mengejar sambil mengacungkan celurit.

Pria yang bertelanjang dada ini juga sempat merusak mobil polisi, memecahkan kaca rumah warga, mengambil sepeda angin warga, hingga hampir membacok salah satu warga pengendara becak motor yang melintas.