• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Kediri, Slamet Turmudi menjelaskan bahwa 6 kecamatan di Kabupaten Kediri rawan bencana. (Foto: Noe/Tugu Jatim)

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Kediri, Slamet Turmudi menjelaskan bahwa 6 kecamatan di Kabupaten Kediri rawan bencana. (Foto: Noe/Tugu Jatim)

6 Kecamatan di Kabupaten Kediri Dinilai Rawan Bencana

Redaksi by Redaksi
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

KEDIRI, Tugujatim.id – Cuaca ekstrem sebulan terakhir membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri harus memutar otak. Pasalnya, ada beberapa desa dan kecamatan yang menjadi catatan sebagai daerah rawan bencana. Yakni, Kecamatan Tarokan, Mojo, Kandat, Grogol, Badas, dan Kunjang.

Keenam kecamatan ini mempunyai potensi bencana beragam. Hal ini disampaikan Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Kediri, Slamet Turmudi apabila kerwananan bencana akibat dari hidrometrologi memang menjadi perhatian. Dikarenakan, sejak awal tahun ini ada beberapa kejadian yang berpotensi mengakibatkan bencana alam.

You might also like

Bojonegoro.

Bojonegoro Terima DBH PBB Rp116,6 Miliar, Sektor Migas Jadi Penyumbang Terbesar

19/07/2026 2:05 PM
Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

19/07/2026 12:53 PM

“Dari kecamatan-kecamatan ini tidak sama potensinya,” kata Slamet kepada Tugu Jatim.

Seperti di Kecamatan Tarokan, terang Slamet, ada beberapa desa yang sangat rawan terendam banjir. Meskipun, sampai saat ini belum terjadi hanya saja Slamet mengakui area persawahan warga yang terdampak dari genangan air hujan.

“Di Tarokan ini ada tiga sungai yang bermuara ke Nganjuk, jadi beberapa desa di sana sudah kami beri sosialisasi,” imbuhnya.

Bahkan, setiap balai desa juga sudah disiapkan untuk menjadi tempat pengungsian apabila nanti terjadi banjir yang mengakibatkan rumah warga terendam air bah.

Tak hanya itu, untuk bencana tanah longsor, Slamet menilai Mojo mempunyai kerawanan tersebut. Setidaknya, ada empat desa yang dicatat BPBD Kabupaten Kediri di Kecamatan Mojo. Yakni, Petungroto, Jugo, Pamongan, dan Blimbing.

Slamet menerangkan bahwa ada kenaikan curah hujan sebesar 40 persen. Hal tersebut diketahuinya sejak awal tahun ini dari BMKG. Sehingga, potensi bencana yang diprediksi merupakan bencana dari hidrometeorologi. (noe/gg)

Tags: Bencanabencana alambencana hidrometeorologiKabupaten KediriKediri
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Bojonegoro.

Bojonegoro Terima DBH PBB Rp116,6 Miliar, Sektor Migas Jadi Penyumbang Terbesar

by Dwi Linda
19/07/2026 2:05 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro kembali menerima penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar...

Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 12:53 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Sebanyak 6 mahasiswa vokasi dinonaktifkan sementara selama proses investigasi yang dilakukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan...

Jawa Timur

Variasi Cuaca di Jawa Timur Mencolok, Dominasi Udara Kabur Berbanding Terbalik dengan Suhu Cerah yang Tinggi

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 10:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Minggu (19/07/2026) menunjukkan dinamika atmosfer yang cukup kontras antara wilayah satu dengan lainnya....

Jalan Menuju Surga.

Jalan Menuju Surga di Kota Malang Viral Bikin Penasaran, Ternyata Dibangun untuk Antar Jenazah

by Dwi Linda
18/07/2026 6:15 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebuah gang kecil di Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, belakangan viral di media sosial karena memiliki...

Next Post
Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Tuban, Agus Wijaya saat ditemui Tugu Jatim, Rabu (10/2/2021). (Foto: Moch Abdurrochim/Tugu Jatim)

Usaha Mamin jadi Sektor Andalan Pemulihan Ekonomi di Tengah Pandemi

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID