• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Arema FC. (Foto: Irham Thoriq/Tugu Jatim)

Foto Anggara Putra Pratama semasa hidup. (Foto: Irham Thoriq/Tugu Jatim)

Rela Nabung demi Nonton Arema FC, Bocah Usia 13 Tahun asal Wajak Justru Meninggal dalam Tragedi Kanjuruhan

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Kisah-kisah yang menyayat hati di balik Aremania remaja yang jadi korban tragedi Kanjuruhan usai laga Arema FC vs Persebaya menyisakan kesedihan bagi keluarganya. Salah satunya kisah Anggara Putra Pratama, 13, warga Desa Blayu 2, RT 31, RW 09, Wajak, Kabupaten Malang, ini yang rela menyisihkan uang sakunya untuk menonton Arema FC di Stadion Kanjuruhan. Sayangnya, dia menjadi korban meninggal saat baru kali pertama nonton Arema FC di sana. Bagaimana kisahnya yang begitu menyayat hati ini?

Sholehatun Romla, 33, ibu dari Anggara, awalnya melarang anaknya untuk nonton pertandingan Arema FC vs Persebaya pada Sabtu (01/10/2022). Dia khawatir karena laga itu adalah laga besar dan digelar malam hari.

You might also like

SPPG di Blitar.

IPAL Bermasalah, 28 SPPG di Blitar Dihentikan Sementara oleh BGN

05/06/2026 11:48 PM
Jemaah haji asal Malang.

Proses Pemulangan, 2 Jemaah Haji asal Malang Meninggal saat Tiba di Bandara Juanda Surabaya

05/06/2026 8:00 PM
Arema FC. (Foto: Irham Thoriq/Tugu Jatim)
Lukisan terakhir Anggara Putra Pratama sehari sebelum tragedi Kanjuruhan. (Foto: Irham Thoriq/Tugu Jatim)

Lambat laun, Romla tak bisa lagi melarang anaknya lagi. Sebab, Anggara mengatakan, dia menabung selama sekitar 15 hari untuk bisa membeli tiket Arema FC.

”Saat dilarang, anaknya juga marah-marah karena katanya sudah menabung,” kata Romla saat ditemui di rumah duka di Desa Blayu 2, RT 31, RW 09, Wajak, Kabupaten Malang, Rabu sore (05/10/2022).

Romla mengatakan, Anggara menabung dari hasil uang jajan di sekolahnya. Dia menabung sekitar Rp15 ribu setiap hari. Uang tabungannya itu lalu dibelikan tiket ekonomi seharga Rp65 ribu.

”Lalu ada uang sisa dua puluh ribu, saya tambahi sepuluh ribu buat uang saku ke stadion. Jadi, dia bawa uang saku Rp30 ribu ke stadion,” imbuhnya.

Arema FC. (Foto: Irham Thoriq/Tugu Jatim)
Suasana duka rumah Anggara Putra Pratama di Wajak, Kabupaten Malang, Rabu sore (05/10/2022). (Foto: Irham Thoriq/Tugu Jatim)

Anggara pun menonton Arema FC bersama tiga temannya yang lain dari desa tersebut. Mereka berangkat bersama-sama. Empat orang tersebut adalah teman ngaji di kampung.

”Anggara baru kali pertama nonton Arema FC di stadion, diajak teman-teman mengajinya,” katanya.

Selain Anggara, yang menjadi korban tragedi Kanjuruhan ini adalah M. Ali Mukhtar, 17.

”Dua temannya yang lain itu yang menjaga jenazah Anggara dan Ali di RS Wafa Husada,” katanya.

Saat kejadian, Romla mengaku tidak punya firasat apa pun. Dia waktu itu sudah tidur sebelum tragedi terjadi.

”Pukul 03.00 saya dan suami dibangunkan guru ngajinya disebut kalau Anggara sudah meninggal,” katanya.

TURUT BERDUKA AREMANIA TUGU MEDIA GROUP

Sehari sebelum kejadian, Anggara melakukan aktivitas yang tak biasa. Dia melukis dengan pensil gambar dirinya sendiri. Dalam lukisan itu, separo badannya dibuat hitam.

”Dan jenazah dia seperti di lukisannya itu. Separo badannya hitam,” katanya.

Anggara juga yang menaruh lukisan itu ke dalam pigura. Karena tidak punya pigura lain, maka yang dipakai pigura yang berisi foto ayahnya.

Karya ini adalah karya terakhir dari Anggara dan menjadi kenang-kenangan bagi Romla beserta keluarga. Menurut dia, Anggara adalah pribadi yang rajin dan pendiam.

”Dia ingin menjadi orang baik ke depannya, ingin menjadi santri,” kata Zuliati, 51, tante dari Anggara.

Zuliati menyebutkan, kepergian Anggara yang merupakan anak pertama ini pukulan yang luar biasa bagi Romla dan suaminya Imam Syafi’i, 38.

”Ibunya pingsan terus, bahkan saat jenazah diberangkatkan, masih pingsan,” kata Zuliati.

Tags: Anak korban tragedi KanjuruhanArema FCArema FC hari iniArema FC vs Persebaya SurabayaAremania jadi korban tragedi KanjuruhanAremania kecil korban nonton laga Arema FCAremania kecil korban tragedi di Stadion KanjuruhanArtikel tragedi Stadion KanjuruhanBerita korban tragedi KanjuruhanBerita suporter tragedi KanjuruhanBerita update tragedi Stadion KanjuruhanCatatan KanjuruhanKabupaten Malang hari iniKorban tragedi di Stadion Kanjuruhan
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

SPPG di Blitar.

IPAL Bermasalah, 28 SPPG di Blitar Dihentikan Sementara oleh BGN

by Dwi Linda
05/06/2026 11:48 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Sebanyak 28 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Blitar Raya...

Jemaah haji asal Malang.

Proses Pemulangan, 2 Jemaah Haji asal Malang Meninggal saat Tiba di Bandara Juanda Surabaya

by Dwi Linda
05/06/2026 8:00 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Seorang jemaah haji asal Kota Malang, Jawa Timur, dilaporkan meninggal dunia saat tiba di Bandara Internasional Juanda...

Wakapolres Blitar.

Wakapolres Blitar Diduga Aniaya Ajudan hingga Hidung Patah, Kapolres Buka Suara

by Dwi Linda
05/06/2026 7:21 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Publik heboh dengan beredarnya informasi dugaan tindak kekerasan yang melibatkan seorang perwira menengah di lingkungan Polres Blitar....

Desa Bulukerto.

Desa Bulukerto Wakili Kota Batu di Ajang Lomba Desa Se-Jatim, Ini Sederet Potensi dan Keunggulannya!

by Dwi Linda
05/06/2026 7:01 PM
0

BATU, Tugujatim.id - Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, terpilih mewakili Kota Batu mengikuti ajang Perlombaan Desa dan Kelurahan Provinsi Jawa Timur...

Next Post
Jabatan Pimpinan Tinggi. (Foto: Dok Pemkot Malang/Tugu Jatim)

Berpredikat Baik, Wali Kota Malang Sutiaji Terima Penghargaan Kualitas Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi dari KASN

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID