• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Korban mata merah. (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang)

Bupati Malang H.M. Sanusi memimpin rakor penanganan iritasi mata akibat gas air mata tragedi Kanjuruhan, Selasa malam (11/10/2022). (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang)

Korban Mata Merah Gas Air Mata Belum Pulih, Pemkab Siapkan Klinik Malang Eye Center

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Banyaknya keluhan korban mata merah akibat gas air mata pasca tragedi Kanjuruhan, Sabtu lalu (01/10/2022), membuat Pemkab Malang mulai menyiapkan klinik khusus pengobatan mata yakni Malang Eye Center. Bahkan, mereka menyiapkan 3 klinik yang bakal mulai beroperasi pada Rabu (12/10/2022).

Sebanyak 3 Malang Eye Center itu berada di Singosari; Kepanjen, Kabupaten Malang; dan Klojen, Kota Malang. Tujuan pengadaan klinik itu diperuntukkan bagi korban mata merah pasca tragedi Kanjuruhan di Malang Raya. Pemkab Malang menanggung pembiayaan pengobatannya.

You might also like

Sekda Kota Batu.

3 Daftar Kandidat Kuat Calon Sekda Kota Batu, Siapa yang Terbaik Duduki Kursi?

05/06/2026 3:16 PM
Jombang

IPAL Rp7 M Belum Rampung, Sungai di Jombang Tercemar Limbah Tahu Bau Menyengat hingga 4 Km

05/06/2026 2:30 PM

“Persyaratannya, cukup membawa surat keterangan dari desa/kelurahan atau RT/RW bahwa memang korban tragedi Kanjuruhan,” kata Bupati Malang H.M. Sanusi usai Rakor Penanganan Iritasi Mata akibat Gas Air Mata Tragedi Kanjuruhan, Selasa malam (11/10/2022).

Dia menyebutkan, korban mata merah tragedi Kanjuruhan yang berobat di Malang Eye Center bakal ditangani secara intensif hingga pulih tanpa harus mengeluarkan uang sepeser pun. Dia juga menyebut, telah menyiapkan tenaga ahli kesehatan mata terbaik di klinik itu.

Sanusi mengatakan, beberapa korban yang dia temui mayoritas masih mengeluhkan sakit pada bagian matanya.

Korban mata merah. (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang)
Suasana Bupati Malang H.M. Sanusi memimpin rakor penanganan iritasi mata akibat gas air mata tragedi Kanjuruhan, Selasa malam (11/10/2022). (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang)

“Saya tidak mengetahui secara pasti dampak gas air mata. Tapi, beberapa pasien yang saya kunjungi itu sekitaran matanya hitam, bola matanya merah,” imbuhnya.

Dia belum bisa merinci berapa jumlah korban yang masih iritasi atau mata merah akibat gas air mata. Melalui Malang Eye Center ini, Pemkab Malang juga sekaligus akan mendata jumlah korban sakit atau cedera mata akibat gas air mata tragedi Kanjuruhan.

“Sampai saat ini (data pasti korban sakit mata) belum, jadi makanya kami jaring melalui klinik ini,” ucapnya.

Selain itu, Pemkab Malang juga menyiapkan tim trauma healing untuk para korban maupun keluarganya. Untuk korban luka maupun korban meninggal yang belum terdata secara resmi, pihaknya telah mendorong pihak camat, desa/kelurahan untuk aktif menjaring dan membantu proses pendataan mereka agar bisa memperoleh hak-haknya.

“Bagi korban yang di Kabupaten Malang, sudah diinstruksikan kepada camat dan desa untuk mendata korban sekaligus mengantar korban,” kata Sanusi.

Dia juga mengatakan, warga Kabupaten Malang yang patah tulang bisa dirujuk ke RSUD Kanjuruhan maupun Lawang.

“Bagi warga kabupaten yang patah tulang atau yang masih merasa sakit atau tak enak badannya, melalui RT/RW/desa akan dirujuk ke RSUD Kanjuruhan atau RSUD Lawang. Untuk warga Kota Malang dirujuk di RSSA Malang. Pembiayaan di Kanjuruhan dan Lawang ditanggung pemkab melalui BTT dan di RSSA ditanggung provinsi,” tambahnya.

Untuk diketahui, ada 132 korban meninggal dalam tragedi Kanjuruhan. Dinkes Kabupaten Malang juga mencatat 602 korban luka tragedi itu. Kini ada 22 korban luka masih menjalani perawatan medis.

Tags: Artikel tragedi Stadion KanjuruhanBerita korban tragedi KanjuruhanBerita Malang Eye CenterBerita suporter tragedi KanjuruhanBerita update tragedi Stadion KanjuruhanBupati Malang SanusiFasilitas Malang Eye CenterKabupaten Malang hari iniKlinik Malang Eye CenterKorban mata merahkorban mata merah gas air matakorban mata merah tragedi KanjuruhanMalang Eye CenterMalang Eye Center korban mata merah
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Sekda Kota Batu.

3 Daftar Kandidat Kuat Calon Sekda Kota Batu, Siapa yang Terbaik Duduki Kursi?

by Dwi Linda
05/06/2026 3:16 PM
0

BATU, Tugujatim.id - Proses seleksi yang panjang akhirnya menentukan tiga kandidat kuat calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batu. Ketiga calon...

Jombang

IPAL Rp7 M Belum Rampung, Sungai di Jombang Tercemar Limbah Tahu Bau Menyengat hingga 4 Km

by Mochamad Abdurrochim
05/06/2026 2:30 PM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Bau menyengat dari limbah industri tahu, meresahkan warga di sepanjang aliran sungai Kecamatan Jogoroto dan sekitarnya, Kabupaten...

Mojokerto

Momen Libur Panjang, Stasiun Mojokerto Layani 9.000 Lebih Pelanggan

by Mochamad Abdurrochim
05/06/2026 2:05 PM
0

MOJOKERTO, Tugujatim.id - Pihak PT Kereta Api Indonesia melalui Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya menyampaikan catatan atas momen libur panjang...

Jatim

BMKG: Waspada Kabut Tebal dan Angin Kencang di Jatim, Jumat 5 Juni 2026

by Mochamad Abdurrochim
05/06/2026 8:11 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jatim Jumat (05/06/2026) didominasi udara kabur dan berawan di banyak wilayah, dengan beberapa daerah dataran tinggi...

Next Post
KEK Singhasari. (Foto: kek.go.id/Tugu Jatim)

KEK Singhasari Resmi Beroperasi, Inilah Proses Pengerjaannya sejak 2018 hingga 2022

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID