• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Muhadjir Effendy, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Republik Indonesia bersama Plt Wali Kota Surabaya, Whisnu Saktu Buana di Unit Tranfusi Darah Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surabaya, Selasa (16/02/2021). (Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim)

Muhadjir Effendy, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Republik Indonesia bersama Plt Wali Kota Surabaya, Whisnu Saktu Buana di Unit Tranfusi Darah Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surabaya, Selasa (16/02/2021). (Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim)

Muhadjir Effendy: Perlu 100.000 ‘Tracer’ Covid-19 untuk Layani 270 Juta Penduduk Indonesia

Redaksi by Redaksi
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Muhadjir Effendy, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Republik Indonesia (RI) memaparkan bahwa jumlah ‘tracer‘ Covid-19 (orang yang bertugas melakukan tracing virus) yang dimiliki Indonesia tidak sampai 5.000 orang. Padahal menurut kalkulasi, Muhadjir melanjutkan, bahwa setiap 100.000 penduduk harus dilayani dengan 30 ‘tracer’ agar dapat menjalankan ‘tracing’ dengan ideal dan cepat. Apalagi total keseluruhan penduduk Indonesia sampai 270 juta jiwa.

“Saya baru tahu kalau jumlah ‘tracer’ kita tidak sampai 5000 orang. Setiap 100.000 penduduk harus dilayani dengan 30 ‘tracer’. Kalau penduduk 270 juta perlu 100.000 ‘tracer’. karena itu Menteri Kesehatan RI juga melakukan rekrutmen ‘tracer’, kalau tidak bisa 100.000 orang ‘tracer’, separuh saja yaitu 50.000 juga gakpapa,” terang Muhadjir Effendy di Unit Tranfusi Darah Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surabaya, Selasa (16/02/2021).

You might also like

Cuaca di Jawa Timur.

Angin Kencang Mengintai di Balik Langit Cerah, Cuaca di Jawa Timur Rabu 22 Juli 2026 Perlu Diwaspadai

22/07/2026 7:46 AM
Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM

Muhadjir membuat semacam analogi yang dinamakan ‘ndas tawon’, maknanya ketika hanya membunuh tawon yang terbang saja, tawon-tawon lain bakal muncul lagi mengganggu. Berbeda bila yang dimusnahkan ialah sarang tawon, seluruh tawon akan ikut musnah. Muhadjir kemudian menyamakan analogi itu dengan persoalan penanganan penyintas Covid-19 yang ada di perkampungan Surabaya.

Virtual Class Tugu Malang x Paragon, Tugu Jatim, Tugu Media Group
Ads.

“Saya ingat betul ketika Bu Risma (Menteri Sosial RI, red) melakukan ‘tracing‘ di kampung ketika ada kasus langsung didatangi. Untuk yang berat dan sedang diangkut di luar dan dirawat. Kalau kita mengandalkan 3M saja, kita ibarat membunuh ‘tawon ndas’ yang terbang tapi tidak pernah mematikan di sarangnya, jadi akan muncul terus. Makanya dibunuh sekalian di sarangnya,” imbuhnya.

World Health Organization (WHO) menambahkan kategori penularan Covid-19 di Indonesia sebagai level komunitas. Muhadjir mengatakan, bukan lagi level klaster, sehingga perlu menjaga keluarga dan orang terdekat agar tetap sehat.

“WHO sudah menetapkan bahwa tingkat penularannya (Covid-19 di Indonesia, red) level komunitas, bukan lagi klaster. Setiap keluarga bila ada yang terjangkit harus dikarantina dan kalau sehat perlu diamati dulu apakah masih masa inkubasinya. Kalau ringan, perlu dilakukan isolasi di tempatnya mandiri,” tuturnya.

“Kasih jamu dan vitamin kalau semakin baik alhamdulillah, kalau semakin buruk segera diambil. Inilah yang dilakukan oleh India dan Hongkong, karena di India sekarang ada penurunan yang sangat drastis,” lanjutnya.

Muhadjir menambahkan, untuk 3T (tracking, testing dan treatment) harus terus dilakukan, selama atau setelah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) harus dilakukan. Kata Muhadjir, yang sehat ditunggu betul untuk memastikan bahwa dia sehat melalui masa inkubasi. Kalau memang sakit harus segera ditangani. Sehingga akurasi data menjadi sangat penting untuk penyelesaian Covid-19.

“Ini pengalaman baik (dalam upaya menangani kasus Covid-19 di Surabaya, red), maka bawa dirimu dan Kota Surabaya harus dipertahankan, inshaaallah ini adalah yang benar. Tinggal tunggu (pengiriman, red) vaksinasi yang masif, harus kita tangani,” pungkasnya. (Rangga Aji/gg)

Tags: Kota SurabayaMenko PMKMuhadjir EffendySurabaya
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Cuaca di Jawa Timur.

Angin Kencang Mengintai di Balik Langit Cerah, Cuaca di Jawa Timur Rabu 22 Juli 2026 Perlu Diwaspadai

by Dwi Linda
22/07/2026 7:46 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Rabu (22/07/2026) didominasi cerah dan udara kabur di banyak kabupaten/kota. BMKG mengeluarkan peringatan...

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Next Post
Median jalan tengah di kawasan Kayutangan Heritage dibongkar. (Foto: Azmy/Tugu Jatim)

Molor, Proyek Kayutangan Heritage Malang Selesai Maret

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID