• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Tangkapan layar saat diskusi publik terkait tata kelola anggaran Covid-19 yang digelar Fitra Jatim secara virtual Kamis (18/02/2021). (Foto: Rochim/Tugu Jatim)

Tangkapan layar saat diskusi publik terkait tata kelola anggaran Covid-19 yang digelar Fitra Jatim secara virtual Kamis (18/02/2021). (Foto: Rochim/Tugu Jatim)

Fitra Jatim Ajak Masyarakat Peduli Transparansi Anggaran Penanganan Covid-19 di Jawa Timur

Redaksi by Redaksi
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Partisipasi publik menurun karena minimnya pengawasan tata kelola anggaran Covid-19. Sebab, dasboard penyedia informasi di beberapa daerah di Jawa Timur (Jatim) masih minim transparansinya. Hal itu bisa dilihat saat membuka platform informasi di beberapa kabupaten-kota.

Melihat problem ini, Forum Indonesia untuk Transpansi Anggaran (Fitra) Jatim melakukan diskusi publik terkait tata kelola anggaran Covid-19. Kegiatan tersebut dilakukan pada Kamis (18/02/2021) secara virtual.

You might also like

Jemaah haji asal Malang.

Proses Pemulangan, 2 Jemaah Haji asal Malang Meninggal saat Tiba di Bandara Juanda Surabaya

05/06/2026 8:00 PM
Wakapolres Blitar.

Wakapolres Blitar Diduga Aniaya Ajudan hingga Hidung Patah, Kapolres Buka Suara

05/06/2026 7:21 PM

Dalam acara tersebut, turut hadir Daklan selaku koordinator Fitra Jatim, perwakilan Ombudsman Jatim Agus Muttaqin, Ketua Komisi Informasi Jatim Imadoedin, peneliti Fitra Jatim Habib Musthofa, dan moderator Septy Putri Erika dari KKP Buruh Migran KPI Jatim.

Diskusi publik yang dilakukan secara virtual soal anggaran pencegahan Covid-19. (Foto: Rochim/Tugu Jatim)
Diskusi publik yang dilakukan secara virtual soal anggaran pencegahan Covid-19. (Foto: Rochim/Tugu Jatim)

Kegiatan virtual tersebut untuk mengukur partisipasi dalam perencanaan ataupun realisasi anggaran Covid-19 mulai 2020-2021 di Jatim.

“Kami paham betul bahwa partisipasi masyarakat pada pandemi Covid-19 ini masih sangat minim. Sehingga yang terjadi platform informasi dan transparansi anggaran masih sangat minim sekali,” tutur Daklan selaku koordinator Fitra Jatim.

Selain itu, Daklan menambahkan, minimnya transparansi ini membuat pengawasan anggaran juga lemah. Jadi, anggaran yang digelontorkan oleh pemerintah rawan diselewengkan. Contoh, kasus korupsi bansos yang dilakukan oleh Kemensos Peter Juliari Batubara senilai Rp 17 miliar beberapa waktu lalu.

“Hal ini terjadi karena terbatasnya penyediaan dasboard informasi, tidak adanya program, atau kegiatan penanganan Covid-19. Tapi, juga masih minimnya informasi penggunaan anggaran dan informasi yang belum terintegrasi pada Kementerian atau lembaga (K/L) penggunaan anggaran Covid-19,” tutup Daklan.

Virtual Class Tugu Malang x Paragon, Tugu Jatim, Tugu Media Group
Ads.

Lebih lanjut Agus Muttaqin menambahkan, minimnya informasi ini menjadi kendala tersendiri untuk pemerintah dalam mengimplementasikan UU KIP No 14 Tahun 2008 di tengah pandemi Covid-19. Akibatnya, kepercayaan masyarakat terhadap kebijakan pemerintah juga menurun.

“Kita lihat saja, program Jaring Pengaman Sosial (JPS) untuk masyarakat, berupa bansos dan BLT DD masih banyak data yang tumpang tindih sehingga terjadi kecemburuan sosial,” tutur Agus.

Di acara yang sama Komisi Informasi Jatim Imadoedin mengatakan, sudah mengeluarkan surat edaran kepada seluruh pemangku kebijakan agar menyampaikan informasi kebijakan penanganan Covid-19, termasuk pengelolaan anggaran, pada 30 April 2020 lalu.

“Dalam konteks transparansi anggaran, itu merupakan informasi yang wajib diumumkan secara berkala melalui sarana media informasi yang mudah dijangkau masyarakat,” imbuh dia.

Meski begitu, Imadoedin mengatakan keseriusan badan publik soal keterbukaan infomasi di Jatim hingga saat ini masih rendah.

“Ini menjadi pekerjaan rumah kami ke depan untuk bagaimana badan publik bisa menyampaikan informasi kepada masyarakat tentang penggunaan anggaran Covid-19,” ujarnya.

Sementara peneliti Fitra Jatim Habib Mustofa mengungkapkan, kebijakan anggaran penanganan Covid-19 di Jawa Timur terbilang buruk. Dari 37 kabupaten-kota di Jatim, mayoritas daerah tidak melibatkan masyarakat dalam proses perencanaan maupun pelaksanaan anggaran.

“Bahkan, beberapa daerah tidak melibatkan anggota legislatif pada perencanaan dan penganggaran Covid-19,” ujar pria yang juga mantan ketua PC PMII Tuban ini.

Padahal, Habib mengatakan, partisipasi masyarakat punya peranan penting untuk memastikan pelaksanaan anggaran sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Berbagai permasalahan penanganan Covid-19 yang muncul, terutama penyaluran bantuan sosial di wilayah Jatim, tak lepas akibat minimnya partisipasi masyarakat dalam penyusunan perencanaan kebijakan.

“Harapannya, pemerintah segera meningkatkan partisipasi publik dalam penanganan Covid-19, khususnya kebijakan anggaran Covid-19,” ujarnya. (Mochamad Abdurrochim/ln)

 

Tags: anggaranbansosCOVID-19 covid19FITRA JatimjatimJawa Timurpencegahan Covid-19transparansi
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Jemaah haji asal Malang.

Proses Pemulangan, 2 Jemaah Haji asal Malang Meninggal saat Tiba di Bandara Juanda Surabaya

by Dwi Linda
05/06/2026 8:00 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Seorang jemaah haji asal Kota Malang, Jawa Timur, dilaporkan meninggal dunia saat tiba di Bandara Internasional Juanda...

Wakapolres Blitar.

Wakapolres Blitar Diduga Aniaya Ajudan hingga Hidung Patah, Kapolres Buka Suara

by Dwi Linda
05/06/2026 7:21 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Publik heboh dengan beredarnya informasi dugaan tindak kekerasan yang melibatkan seorang perwira menengah di lingkungan Polres Blitar....

Desa Bulukerto.

Desa Bulukerto Wakili Kota Batu di Ajang Lomba Desa Se-Jatim, Ini Sederet Potensi dan Keunggulannya!

by Dwi Linda
05/06/2026 7:01 PM
0

BATU, Tugujatim.id - Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, terpilih mewakili Kota Batu mengikuti ajang Perlombaan Desa dan Kelurahan Provinsi Jawa Timur...

Tuban

TNI dan Warga Gotong Royong Bersihkan Pantai Boom Tuban, Sampah Plastik Masih Mendominasi

by Mochamad Abdurrochim
05/06/2026 4:48 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Suasana Pantai Boom Tuban tampak berbeda pada Jumat (05/06/2026). Ratusan prajurit Yonif Teritorial Pembangunan (TP) 932 Sunan...

Next Post
Staf peneliti FITRA Jatim, Habib Mustofa ketika ditemui Tugu Jatim. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Tren Covid-19 di Tuban Naik, FITRA Jatim Sebut Pemkab Tuban Tak Efektif Tangani Pandemi

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID