• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Foto ilustrasi: Pexels/Tugu Jatim

Foto ilustrasi: Pexels/Tugu Jatim

Ahli Geologi UB Sebut Dentuman Suara Keras di Malang Terjadi di Permukaan Tanah

Redaksi by Redaksi
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Dentuman suara keras yang terdengar di Malang Raya pada Rabu dini hari (03/02/2021) hingga kini masih jadi misteri. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) pun sampai saat ini masih menelusuri asal muasal sumber dentuman tersebut.

Menurut ahli Geologi Universitas Brawijaya (UB) Adi Susilo, suara dentuman yang terjadi dalam kurun sekitar enam jam itu diduga berasal dari permukaan tanah. Sebab, tidak tercatat di alat sensor seismik milik BMKG.

You might also like

Muktamar

Sukseskan Muktamar ke-35 NU, IKABU Siapkan 50 Mobil Penjemputan Muktamirin

20/07/2026 10:15 AM
Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur 20 Juli 2026 Berubah Drastis, Kabut Pekat hingga Hujan Mengintai Aktivitas Warga

20/07/2026 8:41 AM

“Jadi, saya menduga suara dentuman tersebut berasal dari permukaan tanah. Sebab, jika itu asalnya dari dalam bumi, dia akan tercatat di alat sensor seismik,” ujarnya Rabu (03/02/2021).

Sebelumnya dia juga telah mengonfirmasi kepada pihak BMKG Tretes dan Stasiun Geofisika Malang, tapi hasilnya nihil. Sensor seismik tak merekam adanya anomali atau pergerakan.

Dia juga menjelaskan, seandainya dentuman tersebut merupakan aktivitas gempa atau letusan gunung berapi, maka suara dan tanda-tanda aktivitasnya juga akan berbeda.

“Kalaupun gempa bumi, artinya tanah yang kita injak ini goyang. Nah, itu kan suaranya gemlegar hingga jendela rumah bergetar,” ungkapnya.

Di samping itu, Adi juga membantah adanya dugaan masyarakat jika dentuman tersebut diakibatkan adanya aktivitas peledakan untuk membuat jalur lintas selatan (JLS). Pihaknya menduga kuat fenomena ini terjadi di permukaan tanah dan masih terus mencari sumbernya.

“Kalau untuk JLS, pastinya menggunakan bahan peledak. Tapi, jika memakai bahan peledak, otomatis akan masuk ke dalam tanah, lalu tercatat ke alat seismik karena adanya pergerakan. Tapi, ini enggak ada kan? Saya menduga ini terjadi di permukaan tanah, tapi masih kami dalami sumber dentuman tersebut,” ujar dia.

Tak hanya itu, dia juga menjelaskan faktor lain penyebab dentuman bisa terjadi. Seperti adanya faktor cuaca atau petir. “Tapi lightning counter tak merekam adanya petir saat dentuman terjadi. Kemarin (02/02/2021) juga nggak ada petir, rata-rata hanya diguyur hujan dengan intensitas tinggi saja tanpa disertai petir,” tandasnya.

Hingga saat ini, fenomena ini masih menyita perhatian banyak publik karena masih menyisakan tanda tanya. Mulai dari masyarakat, komika ternama Dzawin Nur, hingga Wali Kota Malang Sutiaji.

Di sisi lain, Sutiaji bahkan mengimbau agar masyarakat tidak perlu cemas dan khawatir berlebihan perihal fenomena yang baru saja terjadi tersebut.

“Masyarakat diharapkan jangan khawatir. Tingkatan keimanan dan ketakwaan kita sembari menunggu informasi lanjut setelah yang kami dapat secara resmi,” tutup dia. (fen/ln)

 

Tags: BMKG MalangBPBD Kota Malangdentumanfenomena alammisteriusWali Kota Malang Sutiaji
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Muktamar

Sukseskan Muktamar ke-35 NU, IKABU Siapkan 50 Mobil Penjemputan Muktamirin

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 10:15 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Ikatan Keluarga Alumni Bahrul Ulum (IKABU) Tambakberas menyiapkan 50 unit mobil Toyota Innova untuk mendukung pelaksanaan Muktamar...

Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur 20 Juli 2026 Berubah Drastis, Kabut Pekat hingga Hujan Mengintai Aktivitas Warga

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 8:41 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Senin (20/07/2026) menunjukkan variabilitas yang signifikan, dengan kemunculan kabut tebal hingga hujan sedang...

Bojonegoro.

Bojonegoro Terima DBH PBB Rp116,6 Miliar, Sektor Migas Jadi Penyumbang Terbesar

by Dwi Linda
19/07/2026 2:05 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro kembali menerima penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar...

Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 12:53 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Sebanyak 6 mahasiswa vokasi dinonaktifkan sementara selama proses investigasi yang dilakukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan...

Next Post
Anggota DPRD Kota Surabaya Komisi A Imam Syafii meninjau kegiatan penyampaian aspirasi dari Paguyuban P4 mengenai penolakan pengoperasian, pembangunan, dan pengaktifan RS Siloam sebagai RS rujukan Covid-19. (Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim)

Anggota DPRD Komisi A Surabaya: Mal Sudah Sepi, Apalagi jika Ada RS Rujukan Pasien Covid-19

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID