Akhirnya Pasar Banjarejo Diresmikan Bupati Bojonegoro

  • Bagikan
Foto: Pemkab Bojonegoro.

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Pasar Banjarejo akhirnya diresmikan oleh Bupati Bojonegoro Anna Muawanah pada Kamis (07/01/2021) setelah dilakukan pembangunan selama 5 bulan. Pasar yang berada di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kelurahan Banjarejo, Kec/Kab Bojonegoro, Jawa Timur, ini akan segera digunakan untuk aktivitas perdagangan.

Pembangunan pasar dua lantai ini menghabiskan anggaran sekitar Rp 47 miliar yang diperoleh dari APBD Kabupaten Bojonegoro dan memiliki fasilitas toilet/kamar mandi sebanyak 6 unit di lantai 1 dan 6 unit di lantai 2.

Sumbangan Kemanusiaan Gempa Malang

Bupati Bojonegoro Anna Muawanah mengatakan bahwa sebelum dibangunnya pasar ini, banyak aktivitas yang membuat tidak nyaman karena kendaraan banyak diparkir di pinggir jalan. “Saat melintas di depan Pasar Banjarejo ini sebelumnya banyak yang merasa kurang nyaman karena separo jalan digunakan sebagai aktivitas, salah satunya banyak kendaraan yang diparkir,” ujar Anna Muawanah sesuai keterangan tertulis yang diperoleh Tugu Jatim Kamis (07/01/2021).

Selain itu, Bupati Bojonegoro mengucapkan terima kasihnya kepada dinas perdagangan dan masyarakat yang telah mendukung pembangunan Pasar Banjarejo. Kemarin bupati Bojonegoro juga didampingi Forpimda Kabupaten Bojonegoro, kepala dinas perdagangan, camat kota, kepala Kelurahan Banjarejo, dan perwakilan paguyuban pedagang pasar. Anna Muawanah juga berpesan kepada pedagang untuk tidak mengubah toko menjadi gudang.

“Diharapkan agar para pedagang turut mengelola pasar secara baik, tidak perlu memindahalihkan toko atau dijadikan gudang sehingga kondisi di dalam pasar sepi pengunjung. Jika pasarnya ramai, perekonomian berjalan dengan baik, dan pasar juga menjadi penopang pendapatan asli daerah (PAD).

Anna Muawanah juga menyampaikan program realisasi lainnya yang akan dilakukan pada pasar hewan di Bojonegoro. “Pemkab Bojonegoro pada 2021 ini juga akan merelokasi pasar hewan karena kondisi di perkotaan sudah semakin padat sehingga butuh solusi ke depannya,” ujarnya. (Mila Arinda/ln)

  • Bagikan