• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ilustrasi Klitih.

Ilustrasi Klitih. (Foto: Pixabay)

Aksi Klitih di Yogyakarta, Apa Bedanya dengan Begal?

Herlianto A by Herlianto A
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Aksi klithih di Yogyakarta pada hari Minggu (3/4/2022) lalu menjadi perbincangan yang menghebohkan publik. Pasalnya, aksi klitih di waktu sahur ini menewaskan korban yang merupakan anak anggota DPRD Kebumen.

Tak pelak beberapa pihak turut memberi komentar, termasuk Sultan Hamengkubowono X meminta untuk menindak tegas pelaku. Memang tidak bisa dipungkiri, klitih sendiri sering terjadi di Yogyakarta dan mirisnya dilakukan oleh anak-anak usia sekolah.

You might also like

SPPG di Blitar.

IPAL Bermasalah, 28 SPPG di Blitar Dihentikan Sementara oleh BGN

05/06/2026 11:48 PM
Jemaah haji asal Malang.

Proses Pemulangan, 2 Jemaah Haji asal Malang Meninggal saat Tiba di Bandara Juanda Surabaya

05/06/2026 8:00 PM

Pada Desember 2021 pernah trending #YogyaTidakAman di Twitter karena kasus klitih ini yang menimpa warga. Lalu, apa sebenarnya klitih itu?

Dari berbagai informasi yang dikumpulkan oleh Tugujatim.id, pada awalnya klitih tidak mengandung unsur negatif sama sekali. Istilah ini digunakan oleh masyarakat Jogja yang suka keluyuran tanpa arah atau bisa dikatakan sebagai aktivitas keluar rumah hanya untuk mengisi waktu luangnya dengan mencari angin segar di luar.

Namun seiring perkembangan waktu, klitih mengalami pergeseran makna dan cenderung ke tindakan kekerasan atau negatif. Pada mulanya diawali dengan aksi balas dendam sehingga penyebutan klitih disudutkan kepada seseorang yang mencari musuh dan menunjukkan kekecewaan dalam kehidupan mereka yang kini sasarannya adalah orang-orang yang tidak bersalah sekalipun.

Aksi ini dilakukan oleh remaja dengan melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam dan sepeda motor. Klitih dilakukan pada malam hari dengan menyusuri jalanan yang sepi. Taktiknya, para pelaku bergerombol lalu jika ada orang langsung disabet dengan alat tajam baik celurit, pedang maupun ger. Tak jarang korbannya meninggal dunia atau luka parah.

Sementara itu, aksi klitih sering dikaitkan dengan kasus begal yang sering terjadi di masyarakat pada umumnya. Namun, sebenarnya kedua masalah ini sangat jauh berbeda. Meskipun cenderung sama-sama dilakukan ketika malam hari di jalanan yang sepi, begal dilakukan dengan tujuan ekonomi untuk mengambil harta atau barang milik korban.

Karena disebabkan oleh beban atau masalah yang ditanggung dalam kehidupan si pelaku. Sementara klitih hanya untuk menyakiti tidak untuk mengambil barang milik korban. Dan, pelakunya anak-anak usia sekolah SMA atau SMP. Konon cerita, aksi tersebut bagian dari pembuktian sang pelaku untuk diterima di kelompoknya.

Pelaku yang telah berhasil menyakiti korbannya, maka mendapat respek dari kelompoknya dan dianggap sebagai anggota sejati.

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

SPPG di Blitar.

IPAL Bermasalah, 28 SPPG di Blitar Dihentikan Sementara oleh BGN

by Dwi Linda
05/06/2026 11:48 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Sebanyak 28 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Blitar Raya...

Jemaah haji asal Malang.

Proses Pemulangan, 2 Jemaah Haji asal Malang Meninggal saat Tiba di Bandara Juanda Surabaya

by Dwi Linda
05/06/2026 8:00 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Seorang jemaah haji asal Kota Malang, Jawa Timur, dilaporkan meninggal dunia saat tiba di Bandara Internasional Juanda...

Wakapolres Blitar.

Wakapolres Blitar Diduga Aniaya Ajudan hingga Hidung Patah, Kapolres Buka Suara

by Dwi Linda
05/06/2026 7:21 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Publik heboh dengan beredarnya informasi dugaan tindak kekerasan yang melibatkan seorang perwira menengah di lingkungan Polres Blitar....

Desa Bulukerto.

Desa Bulukerto Wakili Kota Batu di Ajang Lomba Desa Se-Jatim, Ini Sederet Potensi dan Keunggulannya!

by Dwi Linda
05/06/2026 7:01 PM
0

BATU, Tugujatim.id - Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, terpilih mewakili Kota Batu mengikuti ajang Perlombaan Desa dan Kelurahan Provinsi Jawa Timur...

Next Post
Aris Ananda dan Ryan Shahrezade berbagi cerita soal manfaat edukasi lewat boneka tali dalam sesi program Fellowship Jurnalisme Pendidikan (FJP) Batch IV, Rabu (6/4/2022).

Nano Nani, Generasi Baru Boneka Tali Indonesia

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID