• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Eko Yuli Isnanto tampak konsentrasi membuat kerajinan dari cangkang kelapa untuk dijual di pasar. (Foto: Zamz/Tugu Jatim)

Eko Yuli Isnanto tampak konsentrasi membuat kerajinan dari cangkang kelapa untuk dijual di pasar. (Foto: Zamz/Tugu Jatim)

Alami Over Weight, Eko Yuli Terus Geliatkan Ekonomi melalui Kerajinan Batok Kelapa di Trenggalek

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

TRENGGALEK, Tugujatim.id – Dalam kondisi terbatas dalam beraktivitas, tak akan menjadi penghalang seseorang untuk mengubah kehidupannya. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh Eko Yuli Isnanto ini. Remaja kelahiran 2005 silam tersebut terus berkarya, mulai dari menyervis lampu, menganyam reyeng, hingga membuat kerajinan dari cangkang (batok) kelapa meski mengalami over weight.

Menurut keterangan ibu dari Eko Yuli Isnanto, Suyanti, Senin (24/05/2021), anaknya memiliki keterbatasan dalam beraktivitas diawali dengan naiknya berat badan sejak duduk di bangku sekolah dasar (SD). Dia mengatakan, Eko termasuk over weight, tapi dia tak berhenti berkreativitas untuk mengembangkan diri. Meski putus sekolah, dia tetap percaya diri.

You might also like

Jombang

Sukses Kurangi Sampah Lewat Ekonomi Sirkular, Jombang Jadi Acuan Nasional

15/07/2026 10:00 PM
KAI

Viral Dugaan Aktivitas Sesama Jenis di Pos Bekas KAI Commuter Gedangan Sidoarjo

15/07/2026 9:25 PM

“Awalnya anak saya (Eko, red) lahir normal-normal saja, tapi sekilas perkembangan badannya tumbuh cepat semenjak duduk di bangku SD,” jelasnya.

Berbekal keuletan dan kegigihan dalam berkreativitas, Eko mampu menjual kerajinan dari cangkang kelapa ke pasar-pasar terdekat melalui ibunya. Eko menitipkan barang hasil kerajinan tangannya untuk diperjualbelikan di pasar dengan harga Rp 3.000.

Eko pun mampu melayani pesanan pelanggan 150 biji per bulan. Namun, terkadang pesanannya menurun hingga hanya 3 buah dalam sebulan.

“Pemasaran selama ini saya dibantu ibu untuk menjual ke pasar. Awal mula keinginan membuat kerajinan dari cangkang kelapa ini iseng aja liat di YouTube, ternyata ada nilai ekonominya. Ya itung-itung bisa buat beli paketan dan membantu orang tua,” jelas Eko.

Selain membuat kerajinan dari cangkang kelapa, dia juga berkreasi di dunia elektronik servis lampu dengan berbekal alat seadanya dan ilmu otodidak yang dia miliki.

“Dulu saya pernah iseng servis lampu, tapi saat ini alatnya rusak, ya berhenti mencari alternatif lain,” sambung Eko.

Eko Yuli Isnanto begitu cekatan dalam membuat kerajinan. (Foto: Zamz/Tugu Jatim)
Eko Yuli Isnanto begitu cekatan dalam membuat kerajinan. (Foto: Zamz/Tugu Jatim)

Berhadapan dengan sepinya pesanan kerajinan cangkang kelapa, Eko tak putus asa. Semangat remaja berusia 16 tahun tersebut begitu menggebu dan tampak cekatan dalam membantu ibunya menganyam wadah ikan (reyeng, red). Tak tanggung-tanggung, setiap hari dia mampu membuat 200 wadah ikan dari pukul 07.00-12.00.

“Kalau pesanan tidak ada sama sekali, ya membantu orang tua menganyam wadah ikan dari bambu. Kalau baru ada pesanan, ya dikerjakan semampunya,” tandasnya.

Sementara itu, perawat Desa Nurma Yulita mengatakan, untuk pendampingan kesehatan Eko Yuli Isnanto ini sudah sampai pada pengajuan melalui puskesmas sampai rumah sakit daerah.

“Perawat desa dan pemerintah desa mengawal kesehatan Eko secara berkala. Sampai tingkat rumah sakit daerah memberi fasilitas rujukan untuk perawatan di Rumah Sakit Malang. Namun, keluarganya dalam keterbatasan ekonomi untuk akomodasi. Mereka memilih merawat Eko dengan apa adanya,” tegas Nurma.

Nurma juga menambahkan, porsi makannya Eko juga dianggap normal-normal saja. Sehari makan tiga kali, tapi hasil pemeriksaan dari RS, dia ada indikasi mengalami kelainan metabolisme dalam tubuh.

Kepala Desa Jajar Imam Mukaryanto Edy menanggapi semangat yang menggelora dari Eko dalam menggiatkan ekonomi justru akan memacu semangatnya dalam berkreasi.

“Pihak pemerintah desa tentu tidak akan diam saja. Jika kali ini Eko berkreativitas dengan cangkang kelapa, saat ini pihak desa sedang merintis BumdesMa, nanti bisa dimasukkan biar ikut andil dalam pemasaran hasil dari kreativitas itu,” jelas Imam.

Kepala desa yang memiliki sapaan akrab Ime tersebut menegaskan, untuk pendampingan kesehatannya sudah sampai ke daerah, tapi keluarganya tak ada biaya untuk akomodasinya.

Tags: Kasus over weightKerajinan Batok KelapaKerajinan cangkang kelapaTrenggalekWarga Trenggalek
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Jombang

Sukses Kurangi Sampah Lewat Ekonomi Sirkular, Jombang Jadi Acuan Nasional

by Mochamad Abdurrochim
15/07/2026 10:00 PM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Sistem pengelolaan sampah di Jombang dinilai sudah memenuhi, bahkan melampaui, standar nasional dan menjadi contoh sukses yang...

KAI

Viral Dugaan Aktivitas Sesama Jenis di Pos Bekas KAI Commuter Gedangan Sidoarjo

by Mochamad Abdurrochim
15/07/2026 9:25 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Sebuah video yang diduga memperlihatkan aktivitas seksual sesama jenis di sebuah pos bekas KAI Commuter di Dusun...

UINSA

Mahasiswa UINSA Gelar Aksi Tolak Penunjukan Akh Muzaki Sebagai Plt. Rektor, Soroti Dugaan Pelanggaran Aturan dan Tuntut Transparansi

by Mochamad Abdurrochim
15/07/2026 5:47 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Front Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya akan menggelar aksi demonstrasi sebagai bentuk protes terhadap...

Jalan Wonojati.

Pemkab Jember Segera Perbaiki Jalan Wonojati-Sruni, Anggarkan Rp1,48 Miliar

by Dwi Linda
15/07/2026 5:09 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id - Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) segera merealisasikan perbaikan ruas Jalan Wonojati–Sruni...

Next Post
Warga bergotong royong dalam memperbaiki jalan yang rusak. (Foto: Zamz/Tugu Jatim)

Gotong Royong, Warga Watulimo Inisiatif Perbaiki Jalan Kabupaten Trenggalek Sejauh 5 Km

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID