• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Rektor IAIN Kediri Nur chamid (tengah), WR 1 Ahmad Subakir (kiri) dan WR 3 Wahidul Anam (kanan) saat memberikan keterangan pada awak media terkait petisi yang dituntutkan oleh alumni pada dosen yang diduga melakukan pelecehan seksual pada mahasiswinya. (Foto: Rino Hayyu/Tugu Jatim)

Rektor IAIN Kediri Nur chamid (tengah), WR 1 Ahmad Subakir (kiri) dan WR 3 Wahidul Anam (kanan) saat memberikan keterangan pada awak media terkait petisi yang dituntutkan oleh alumni pada dosen yang diduga melakukan pelecehan seksual pada mahasiswinya. (Foto: Rino Hayyu/Tugu Jatim)

Alumni IAIN Kediri Buat Petisi Terkait Dosen Mesum, Warek Persilakan Kebebasan Berekspresi

Gigih Mazda by Gigih Mazda
5 years ago
in News, Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

KEDIRI, Tugujatim.id – Keriuhan petisi alumni Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri tentang dosen yang diduga melakukan pelecehan seksual kepada mahasiswi terus berlanjut. Menanggapi hal itu Wakil Rektor 1 IAIN Kediri Ahmad Subakir mengatakan, tidak mempermasalahkan hal tersebut. Menurutnya itu merupakan budaya akademis yang memang harus ada.

“Saya tidak bisa bisa melarang orang lain untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu. Tetapi kami di dalam melakukan apa yang harus kami lakukan,” jelas Subakir di Kampus IAIN saat kegiatan kunjungan Kepala Staf Kepresidenan RI Moeldoko, Kamis, (16/9/2021).

You might also like

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

20/07/2026 9:04 PM
Sekolah terpencil di Sidoarjo.

Sekolah Terpencil di Sidoarjo Viral Disebut Tak Dapat Perhatian, Ini Penjelasan Dispendikbud

20/07/2026 7:42 PM

Dia juga mengatakan, selama ini pihaknya telah berupaya melakukan tindakan sesuai dengan peraturan dalam kampus dan telah memberikan sanski kepada pelaku pelecehan seksual.

“Proses investigasi sesuai prosedur standar sudah kami lakukan, soal urusan puas kami memang tidak bisa menjamin orang lain puas,” tuturnya.

Sementara itu, saat ditanyai beberapa dosen yang juga dilaporkan, Subakir mengaku pihaknya masih mendalami hal tersebut. Jika ada bukti kuat maka pihak yang dilaporkan akan ditindak.

“Kami hanya berkutat apa yang memang kami hadapi. Kalau memang ada pasti nanti SOP (standar operasional prosedur, red) yang ada akan kami jalankan,” pungkasnya.

Untuk diketahui, beberapa pekan lalu Kota Kediri dihebohkan dengan kasus pelecehan seksual yang dilakukan dosen IAIN Kediri kepada mahasiswanya.

Belakangan juga ramai kembali di Medsos tentang komunitas alumni IAIN Kediri yang membuat petisi penjarakan pelaku pelecehan seksual.

Tags: dosenIAIN KedirikampusKriminalmahasiswapelecehan seksual
Gigih Mazda

Gigih Mazda

Related Stories

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

by Dwi Linda
20/07/2026 9:04 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id - Perwakilan warga Lingkungan Sukalipura, Kelurahan Dermo, Kecamatan Bangil, mendatangi kantor DPRD Kabupaten Pasuruan untuk audiensi pada Senin...

Sekolah terpencil di Sidoarjo.

Sekolah Terpencil di Sidoarjo Viral Disebut Tak Dapat Perhatian, Ini Penjelasan Dispendikbud

by Dwi Linda
20/07/2026 7:42 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Sidoarjo Netti Lastiningsih angkat bicara setelah kondisi sekolah terpencil...

Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

by Dwi Linda
20/07/2026 6:05 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Ribuan warga memadati Jalan Cokronegoro di depan Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Senin dini hari (20/07/2026). Mereka...

Pungli.

Kasus Dugaan Pungli Sewa Lahan Pemkot Surabaya, LPMK Kalijudan Janji Kembalikan Uang Pedagang

by Dwi Linda
20/07/2026 5:18 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Kelurahan Kalijudan, Surabaya, menggelar pertemuan bersama LPMK Kalijudan dan para pedagang kali lima (PKL) terkait kasus pungutan...

Next Post
Ilustrasi pondok pesantren yang setelah ini bakal mendapatkan alokasi anggaran dari pemerintah daerah. (Foto: Pexels) tugu jatim

Perpres Pendanaan Pesantren Resmi Diteken, Pemda Wajib Alokasikan Dana untuk Ponpes

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID