• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Suasana Alun-alun Kota Batu yang mulai dibuka untuk pengunjung. (Foto: M Ulul Azmy/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Suasana Alun-alun Kota Batu yang mulai dibuka untuk pengunjung. (Foto: M Ulul Azmy/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Alun-alun Kota Batu Resmi Dibuka, Pengunjung Wajib Gunakan PeduliLindungi

Gigih Mazda by Gigih Mazda
5 years ago
in News, Wisata
0
Share on FacebookShare on Twitter

BATU, Tugujatim.id – Salah satu tempat wisata ikonis di kota di ketinggian 950 mdpl di Jawa Timur, Alun-alun Kota Batu akhirnya resmi dibuka untuk pengunjung Jumat (22/10/2021) ini. Bagi wisatawan yang ingin mendatangi tempat ini, mereka harus sudah vaksin dan memiliki aplikasi PeduliLindungi.

Berdasar pantauan di lapangan, sejak dibuka pukul 13.00 WIB, tempat tersebut langsung diserbu pengunjung. pengunjung mulai dari usia dewasa, remaja dan anak-anak sudah mulai bisa menikmati aneka macam permainan disana seperti bianglala dan komidi putar. Pengamen berkostum juga sudah mulai wara-wiri menghibur pengunjung.

You might also like

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

13/06/2026 6:08 PM
Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

13/06/2026 5:25 PM

Sebelum masuk, pengunjung wajib memindai QR Barcode di aplikasi PeduliLindungi di pintu masuk sebagai bukti mereka telah divaksin. Jika tidak punya, pengunjung masih bisa menunjukkan kartu atau sertifikat vaksin.

Wajah berseri tampak dari raut pasangan suami istri asal Kepanjen, Kabulaten Malang. Angga Wahyu (29) dan Ratna (29). Mereka tampak asyik duduk-duduk sembari mengawasi anaknya yang berlari-lari.

Alun-alun Kota Batu yang telah dibuka untuk pengunjung, wisatawan diwajibkan untuk scan QR Code melalui aplikasi PeduliLindungi. (Foto: M Ulul Azmy/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Alun-alun Kota Batu yang telah dibuka untuk pengunjung, wisatawan diwajibkan untuk scan QR Code melalui aplikasi PeduliLindungi. (Foto: M Ulul Azmy/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Sejak tahu kabar Alun-Alun ini dibuka seminggu lalu, dia sudah antusias untuk berkunjung. Dia merasa rindu karena sudah lama tidak pernah mengajak anak semata wayangnya jalan-jalan ke Kota Batu.

”Senin kemarin sebenarnya sudah kesini, tau kabar dari media, eh tapi kok masih tutup. Tadi siang pas lewat sudah buka, langsung deh saya ajak istri masuk. Untung aja kita sudah vaksin,” kata dia pada reporter.

Dengan protokol seperti itu, dia yakin keluarganya aman dari paparan Covid-19. Artinya, semua orang yang masuk kesini bisa dipastikan sehat. ”Jalan-jalan keturutan, keamanan juga terjamin. Senang sekali karena sudah berapa bulan ini gak jalan-jalan, momong anak,” tuturnya.

Terpisah, Ivan Afandi, Koordinator Taman Alun-alun Kota Batu mengungkapkan, dibukanya alun-alun ini tetap menerapkan protokol kesehatan ketat. Paling penting adalah pengunjung sudah divaksin. Selain itu, pihaknya tetap membatasi jumlah pengunjung masuk.

”Kami batasi 25 persen, hanya 500 orang dari total kapasitas mencapai 1.000-an orang. Itu pun hanya bagi pengunjung yang sudah vaksin. Termasuk petugas itu juga wajib scan PeduliLindungi sehari-hari,” tegas dia.

Dia berharap pengunjung sadar dan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan agar tidak terjadi klaster penularan seperti dikhawatirkan. Alun-alun Kota Batu sendiri sudah tutup selama 4 bulan terakhir.

”Semoga pandemi segera usai dan alun-alun bisa dinikmati lagi oleh pengunjung, baik warga Kota Batu dan juga wisatawan,” tandasnya.

Seperti diketahui, dibukanya fasilitas umum dan tempat wisata seiring dengan penurunan status PPKM Level 2 per 19 Oktober 2021. Selain itu, anak usia di bawah 12 tahun sudah dibolehkan masuk ke tempat umum.

 

 

Tags: BatuKota BatuMalangPeduliLindungiWisata
Gigih Mazda

Gigih Mazda

Related Stories

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

by Dwi Linda
13/06/2026 6:08 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Warga Kota Malang mulai mempertanyakan kelanjutan proyek penataan Pasar Induk Gadang setelah proses relokasi pedagang dilakukan sejak...

Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

by Dwi Linda
13/06/2026 5:25 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi mulai berdampak pada biaya operasional pemerintah daerah. Di tengah...

Gunung Jawa Timur.

Gunung Jawa Timur Pemula Wajib Daki: View Oke, Track Nggak Nyiksa

by Dwi Linda
13/06/2026 11:41 AM
0

Tugujatim.id - Bagi kamu yang baru ingin mencoba hobi mendaki, ada banyak pilihan gunung Jawa Timur ini menawarkan pemandangan indah...

Bukit Bintang Pacitan.

Sunrise Bukit Bintang Pacitan: Lebih Bagus dari Bromo? Buktiin Sendiri

by Dwi Linda
13/06/2026 10:19 AM
0

PACITAN, Tugujatim.id – Bukit Bintang Pacitan mungkin belum sepopuler destinasi wisata lain yang lebih dulu viral di media sosial. Tapi...

Next Post
Anggota kepolisian mengangkat puing atap bagian teras gedung musala An Nur di Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar, yang rusak usai gempa bumi M5,1 di barat daya Kabupaten Malang, Jumat (22/10/2021). (BPBD Kabupaten Blitar) gempa malang

Dampak Gempa Malang, Musala hingga Kantor Desa di Blitar Rusak

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID