Anggota DPR RI Cak Udin: Banyaknya Desa Wisata Jadi Jawaban Pemulihan Ekonomi Pariwisata di Kota Batu - Tugujatim.id

Anggota DPR RI Cak Udin: Banyaknya Desa Wisata Jadi Jawaban Pemulihan Ekonomi Pariwisata di Kota Batu

  • Bagikan
Anggota Komisi X DPR RI Hasanuddin Wahid atau yang akrab disapa Cak Udin (kaus hijau) saat meninjau program Vaksinasi Indonesia Bangkit di Kota Batu, Senin (23/08/2021). (Foto: M. Ulul Azmy/Tugu Jatim)
Anggota Komisi X DPR RI Hasanuddin Wahid atau yang akrab disapa Cak Udin (kaus hijau) saat meninjau program Vaksinasi Indonesia Bangkit di Kota Batu, Senin (23/08/2021). (Foto: M. Ulul Azmy/Tugu Jatim)

BATU, Tugujatim.id – Dalam lawatan ke Kota Batu, Anggota Komisi X DPR RI Hasanuddin Wahid berharap muncul banyak desa wisata di kota kelahirannya itu. Menurut Cak Udin, sapaan akrabnya, desa wisata adalah jawaban dalam memulihkan ekonomi pariwisata yang kini terpukul akibat pandemi Covid-19.

Hal ini sesuai dengan pembahasan Komisi X DPR RI bersama Kemenparekraf yang berkomitmen untuk menyiapkan sejumlah program pemulihan ekonomi pariwisata.

Realisasinya, Cak Udin mengatakan, paling banyak diberikan dalam berbagai rumusan kebijakan seperti refocusing anggaran misalnya dengan cara menghidupkan desa-desa wisata, salah satunya di Kota Batu.

”Harapan kami, di Kota Batu ini banyak dibangun desa wisata. Dan desa wisata ini menjadi program yang tepat untuk menyambut pulihnya kondisi perekonomian nanti,” terang Cak Udin yang juga menjabat sebagai sekjen PKB Kota Batu, Malang, Jawa Timur, Senin (23/08/2021).

Kehadiran desa wisata ini terbilang relevan dengan pasar yang kini mulai banyak bergeser ke aktivitas pariwisata di luar ruangan. Berbeda dengan tren pariwisata sebelumnya.

”Potensi desa wisata itu tinggi. Sekarang ini trennya banyak orang ingin kembali ke alam, berkegiatan di outdoor. Prospeknya bagus dan terpenting adalah pemberdayaan tenaga lokal sebagai penggeraknya,” jelasnya.

Nah, salah satu jalan menuju pemulihan ekonomi pariwisata itu juga tergantung pada satu hal, yaitu percepatan vaksinasi. Jika vaksinasi sudah didapat semua orang, maka dengan sendirinya aktivitas pariwisata kembali normal.

Itulah yang kini sedang diperjuangkan legislatif bersama Menparekraf. Bukan berupa uang, Cak Udin melanjutkan, tapi berupa sejumlah rumusan kebijakan yang mendukung pelaku pariwisata.

”Seperti diberi prioritas vaksinasi, berupa keringanan pajak. Jadi, bukan dalam bentuk logistik saja,” ucap Cak Udin.

Pandemi, dia mengatakan, memang membuat banyak sektor kena imbasnya. Tak hanya pariwisata di Kota Batu saja, dia melanjutkan, semua juga kena dampaknya. Karena itu, masalah ini pun menjadi konsen anggota legislatif.

Namun, dari berbagai macam pandangan yang ada, satu-satunya jalan memecah kebuntuan itu hanya terletak pada vaksin.

”Ini semua bukan salah siapa-siapa, situasinya di seluruh dunia juga seperti ini,” ujar Cak Udin.

Dia mengatakan, solusinya memang mempercepat vaksinasi agar semua normal lagi.

”Solusinya cuma satu, agar vaksinasi dipercepat sehingga semua bisa kembali normal dan aktivitas pariwisata pun kembali jalan,” ujarnya.

Sementara itu, terkait keringanan pajak, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko sendiri mengaku telah membicarakan hal itu kepada Menparekraf Sandiaga Uno. Soal solusi pelaku pariwisata yang tak bisa lagi beroperasi akibat imbas dari kebijakan pengetatan kesehatan.

”Apa pajak dibebaskan, apa pembayaran diundur, atau ada potongan pajak. Saya sudah sampaikan hal itu ke Pak Sandiaga Uno,” ujar Dewanti.

  • Bagikan