Anggota DPRD Jatim: Kader PC PMII Harus Berperan Aktif Majukan Kabupaten Trenggalek - Tugujatim.id

Anggota DPRD Jatim: Kader PC PMII Harus Berperan Aktif Majukan Kabupaten Trenggalek

  • Bagikan
Anggota Fraksi DPRD Provinsi Jatim Siti Mukiyarti usai menghadiri pelantikan pengurus PMII Trenggalek di Gedung Nahdlatul Ulama (NU), Minggu (19/09/2021). (Foto: M. Zamzuri/Tugu Jatim)
Anggota Fraksi DPRD Provinsi Jatim Siti Mukiyarti usai menghadiri pelantikan pengurus PMII Trenggalek di Gedung Nahdlatul Ulama (NU), Minggu (19/09/2021). (Foto: M. Zamzuri/Tugu Jatim)

TRENGGALEK, Tugujatim.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jatim mengharapkan kader Pengurus Cabang Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Trenggalek memiliki jiwa intelektual. Hal itu diungkapkan anggota Fraksi DPRD Provinsi Jatim Siti Mukiyarti usai menghadiri pelantikan pengurus PMII di Gedung Nahdlatul Ulama (NU), Minggu (19/09/2021).

Mukiyarti mengatakan, gelora kader PC PMII Trenggalek harus berperan aktif memajukan Kabupaten Trenggalek.

“Hari ini adalah pembuktian, kader intelektual hadir di Nahdlatul Ulama (NU). Saya sangat mengapresiasi, semoga nanti bisa berperan di legislatif, eksekutif, dan yudikatif,” jelas politikus PKB itu pada Selasa (21/09/2021).

Dsinggung Korps PMII Putri (Kopri), Mukiyarti menyambut baik kegiatan-kegiatan saat ini yang sudah berjalan dan kaderisasi yang nanti bisa membawa Kopri untuk meroket.

“Karena kader perempuan seperti Kopri sangat berperan di Trenggalek. Apalagi di tengah pandemi seperti saat ini, motivasi dan support kaum perempuan juga berdampak signifikan dalam pengembangan gerakan yang kreatif di Trenggalek,” tambahnya.

Sementara itu, kerentanan perempuan dan anak di tengah pandemi, Mukiyarti mengatakan, sudah melakukan tindakan yang responsif, di antaranya berkolaborasi dengan instansi terkait untuk mendata anak yatim yang kehilangan orang tuanya.

“Kami sudah melakukan pendataan untuk single parent yang suaminya meninggal karena Covid-19. Selain itu, juga mendata anak yatim piatu yang ditinggal orang tua karena Covid-19. Di Trenggalek, mereka sudah ada hak asuhnya,” ujarnya.

  • Bagikan