• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Suasana jalan Idjen Kota Malang di sore hari tampak sejuk dan ramai kendaraan/tugu jatim

Suasana jalan Idjen Kota Malang di sore hari tampak sejuk dan ramai kendaraan. (Foto: Dokumen/Herlianto. A)

Jalan Idjen Kota Malang Didesain Arsitek Asal Belanda

Herlianto A by Herlianto A
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Idjen Boulevard adalah jalan yang menarik dikunjungi di Kota Malang. Jalan kembar yang berada di tengah kota dingin ini. Letaknya kira-kira dua kilometer dari balai Kota Malang ke arah barat.

Jalan ikonik ini tidak hanya berhias taman yang bagus dan sejuk, tetapi juga memiliki nilai sejarah yang penting bagi Kota Malang. Pasalnya, Idjen Boulevard dibangun pada zaman penjajahan Belanda.

You might also like

Fraksi Gerindra.

Dialog MBG Memanas, Demonstran Soraki Fraksi Gerindra Sanjung Program Prabowo 

18/06/2026 10:37 AM
Jam keberangkatan kereta Surabaya-Malang terbaik.

Jam Keberangkatan Kereta Surabaya-Malang Terbaik agar Terhindar dari Kepadatan Penumpang

18/06/2026 10:00 AM

Keunikan itu membuat banyak wisatawan domestik maupun mancanegara yang berkunjung ke jalan ini. Di bagian tengah jalan terdapat gereja Katolik yang sangat megah. Kemudian di pinggir sepanjang jalan ada rumah-rumah bergaya Eropa. Bangunan-bangunan itu yang membuat kawasan Idjen seperti miniatur kota Eropa.

Saya sendiri sejak berada di Kota Malang, sering bertanya-tanya soal jalan ini, karena memiliki vibes yang berbeda dari jalan-jalan lain yang pernah saya lewati di Kota Bunga ini.

Ternyata jalan tersebut memerupakan peninggalan Hindia Belanda yang keasliannya cukup terjaga hingga hari ini. Jalan Idjen adalah karya seorang arsitektur Belanda bernama Ir Herman Thomas Karsten pada tahun 1935.

Karsten tidak sembarangan dalam merancang desain jalan tersebut. Banyak aspek yang diperhatikan, salah satunya tata letak yang terhubung dengan kota-kota lain. Dia ingin menghubungkan perumahan mewah dengan perumahan warga dengan batasan yang tidak kontras.

Prinsip yang dipegang teguh oleh Karsten adalah harus memaksimalkan pemandangan gunung yang ada di Kota Malang. Seperti Gunung Kawi, Gunung Semeru, dan Gunung Arjuna. Rumah-rumah berbentuk villa dipilih olehnya karena Malang memiliki udara yang dingin dan sering hujan.

Jalannya dibuat berbentuk bundaran dengan dua jalan kembar yang dipisahkan oleh taman bunga yang indah. Benar-benar tatanan Kota yang sangat matang dan indah.

Tidak hanya itu, jalan Idjen juga memperhatikan hak pejalan kaki. Jalur pejalan kaki dibuat membentang sepanjang jalan untuk membatasi antara rumah-rumah dan jalan raya.

Landmarknya disebut sebagai jalan mandiri karena menyediakan berbagai fasilitas penunjang keseharian warga, seperti tempat ibadah, pasar Oro-Oro Dowo, sekolah, serta tempat hiburan berupa lapangan pacuan kuda.

Seiring berjalannya waktu memang terjadi perubahan, beberapa rumah yang ada sudah tidak bergaya Eropa. Volume kendaraan juga membuat suasana berubah. Namun begitu tidak akan mengurangi keindahan jalan ini.

Jika sedang tidak ada pandemi, Anda harus berkunjung ke Jalan Idjen dan merasakan sendiri keindahan serta nyamannya suasana bersantai atau sekedar melepas penat saat libur.

Tags: Arsitektur EropaJalan IdjenKota Malang
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Fraksi Gerindra.

Dialog MBG Memanas, Demonstran Soraki Fraksi Gerindra Sanjung Program Prabowo 

by Dwi Linda
18/06/2026 10:37 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Dialog antara perwakilan DPRD Kota Malang dengan ratusan demonstran di depan Gedung DPRD Kota Malang, Rabu (17/06/2026),...

Jam keberangkatan kereta Surabaya-Malang terbaik.

Jam Keberangkatan Kereta Surabaya-Malang Terbaik agar Terhindar dari Kepadatan Penumpang

by Dwi Linda
18/06/2026 10:00 AM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Jam keberangkatan kereta Surabaya-Malang terbaik ternyata tidak selalu identik dengan jadwal paling pagi atau paling cepat sampai tujuan....

Cuaca di Jawa Timur.

Cuaca di Jawa Timur Mayoritas Cerah 18 Juni 2026, Sebagian Wilayah Muncul Kabut dan Udara Kabur

by Dwi Linda
18/06/2026 8:08 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Kamis (18/06/2026) didominasi kondisi cerah di sebagian besar wilayah, namun kabut dan udara...

45 WNA

45 WNA Dibekuk Polrestabes Surabaya, Kapolrestabes: Semua Korban Dari Luar Negeri

by Mochamad Abdurrochim
18/06/2026 7:54 AM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Sebanyak 45 WNA terdiri dari 30 warga negara China, empat warga negara Jepang, tujuh warga negara Taiwan,...

Next Post
Pengunjung bisa menikmati kuliner unik Pincukan Tawon ini di Warung Pondok Osing, Jalan Raya Dieng, Kota Batu. (Foto: Istimewa/Tugu Jatim)

Kuliner Pincukan Tawon, Sensasi Makan Larva Lebah asal Kota Batu

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID